Kamis,27 Okt 2016 16:30 WIB

Penulis: Rchmad Sadeli

TUNING - in car tainment

Audio Mitsubishi Pajero Sport Exceed 2009 99% Seperti OEM

  • Foto: Didik

    Audio Pajero Sport Exceed 2009 99 Persen Seperti Oem

  • Foto: Didik

    Audio Pajero Sport Exceed 2009 99 Persen Seperti Oem

  • Foto: Didik

    Audio Pajero Sport Exceed 2009 99 Persen Seperti Oem

  • Foto: Didik

    Audio Pajero Sport Exceed 2009 99 Persen Seperti Oem

  • Foto: Didik

    Audio Pajero Sport Exceed 2009 99 Persen Seperti Oem

  • Foto: Didik

    Audio Pajero Sport Exceed 2009 99 Persen Seperti Oem

  • Foto: Didik

    Audio Pajero Sport Exceed 2009 99 Persen Seperti Oem

Salah satu hal penting dalam membangun audio di mobil adalah penempatan peranti audio. Seorang instalatur audio mesti jeli melihat peluang agar bisa menempatkan peranti dengan cerdik. Nah, penempatan perangkat dengan cerdik ini dilakukan Andreas Tjahjadi, instalatur audio FI Audio, jalan Guntur, Jakarta Selatan di Pajero, miliknya. “Konsepnya: pasang audio denga kualitas bagus, tapi tanpa terlihat, seperti  OEM 99%,” ujar Andreas.

Ketika kita melihat ke dalam kabin, tak terlihat adanya perubahan, layaknya melihat mobil standar. “Dari depan ke belakang orang seperti tak melihat adanya penggantian komponen audio,” kata Andreas. Nah berkat instalasi cerdik dan suara optimal,  dalam kontes audio EMMA di kelas Master OEM, Pajero ini sukses dapat piala “Tahun 2013 mobil ini juara 2 EMMA Asia kelas Master OEM,” kata Andreas.

Salah satu yang dimanfaatkan Andreas untuk menempatkan peranti audio di bagasi adalah bagian di belakang jok. “Di bawah ada ruang untuk taruh barang. Saya pikir  power ampli, digital analog converter bisa masuk situ. Dibuatkan ruang dengan penutup plat berlubang. Pelatnya punya lubang halus, impor dari Amerika,” ujar Andre. Dengan adanya plat berlubang ini, ketika taruh barang, power amplifier, dan lain-lain tak tergencet. Efeknya ketika ditutup karpet, bagasi terlihat tampak standar layaknya versi OEM.  

Berikutnya yang tak kalah menarik adalah penempatan subwoofer Crescendo 10 inci yang ditaruh di tempat dongkrak. “Dongkraknya saya pindah ke tempat sepatu di belakang jok yang kecil, saya pikir bisa masuk situ,” bilang Andreas. Boks subwoofer-nya ukuran 10 liter. Untuk melindungi  subwoofer, dibuatkan penutup dari pelat berlubang. Efeknya tak ada perubahan dimensi pada bagian bagasi.


Tips Penempatan Tweeter
BIKIN TIPIS GRIL
Terlihat sepintas grill dari tweeter di depan kabin tak ada perubahan. Tapi sebenarnya di dalamnya ada tweeter Crescendo Opus 9. Biar suara optimal, Andreas sampai membuat grillnya lebih tipis dengan ampelas. Efeknya suara tinggi bisa menyembur optimal ke telinga. “Tak hanya itu dudukannya diperkuat dan diarahkan agar bisa bersuara bagus,” kata Andreas.  


DATA DRESS UP

  • Head unit Alpine F#1 DVI 9990E
  • DAC Alpine F#1 DAI 9990
  • Processor Crescendo Music Conductor
  • Power amplifier Crescendo Sonata 6
  • Speaker  Crescendo Evolution 9 2-way (OEM location)
  • Subwoofer Crescendo Evolution 110 10 inci
  • Kapasitor bank Batcap X400 2 pcs
  • Kabel RCA Harmonic Harmony Direct Link
  • Kabel spaker Harmonic Harmony Concerto
  • Kabel  power Harmonic Harmony Interlude


Workshop:
FI Audio, Jl. Guntur, Jakarta Selatan

EDITOR

andy

Top