Senin,24 Okt 2016 15:45 WIB

Penulis: andy

GUIDE - in car tainment

Audio OEM Look Mercedez-Benz C -Class

  • Foto: Eko Purboyo

    Audio OEM Look Mercedez-Benz C -Class

  • Foto: Eko Purboyo

    Audio OEM Look Mercedez-Benz C -Class

  • Foto: Eko Purboyo

    Audio OEM Look Mercedez-Benz C -Class

  • Foto: Eko Purboyo

    Audio OEM Look Mercedez-Benz C -Class

  • Foto: Eko Purboyo

    Audio OEM Look Mercedez-Benz C -Class

Menata sistem in car-tainment dengan instalasi OEM Look menjadi tantangan sendiri buat seorang instalatur audio. Dituntut pengalaman dan jam terbang yang tinggi buat menghasilkan suara yang benar-benar bagus.

Mr. ER, pemilik Mercedes-Benz C240 merupakan salah satu contoh yang ingin mobilnya di-upgrade, tapi dari luar terlihat standar alias OEM Look. Keinginan itu diutarakan ke Utanto Wibowo, instalatur audio Elixir Car Stereo. “Ketika pesan awal, pemilik C240 ini minta agar speaker berada di poisisi standar,” bilang Utanto yang punya gerai audio di jalan Kenari 83, Yogyakarta.

Tantangan ini dijawab Utanto atau biasa disapa Yungyung dengan memasang speaker 2-way, yaitu tweeter ScanSpeak R2004 dan midbass ScanSpeak 18W Revelator. Speaker ini dipakai lantaran punya mutu prima.

Brand ScanSpeak terbukti andal dalam hal reproduksi suara selama bertahun-tahun.”Speakernya diitempatkan pada posisi asli, plug and play,” bilang instalatur yang piawai main piano ini. Biar suara midbass bisa bagus, Yungyung membuat custom panel speaker adapter dengan kayu MDF 18 mm.

Lalu, agar  suara dapat  diatur optimal, Yunyung memakai software Fuzz Measure. Dengan software Fuzz Measure dapat dibaca grafik time alignment untuk speaker kanan dan kiri. “Set up time alignment yang presisi adalah kuncinya. Dengan time alignment optimal maka penjumlahan frekuensi di tiap-tiap speaker akan berjalan dengan baik,” ujar Yungyung.  

Dengan software ini juga didapat pengaturan equalizer agar bisa menghasilkan suara yang baik. “Komputer ini sebagai alat bantu, kita lihat grafik, lalu atur di head unit,” kata Yungyung.

Hasil pengaturan dengan bantuan komputer didapat komposisi pemotongan frekuensi masing-masing speaker. Buat high pass filter tweeter 5KHz@12dB, high pass filter midbass  80Hz@12dB, low pass filter midbass 1,2 KHz@12dB, dan low pass filter subwoofer 50Hz@18dB‎.  

Dengan komposi ini didapat suara yang optimal, semua datang dari arah depan, detail instrumen musik dan vokal jernih. Tantangan pemilik ke instalatur berhasil diwujudkan dengan pas. Buktinya Mr. ER, kembali mempercayakan beberapa mobilnya buat di-setting dengan sistem OEM juga.


Aplikasi Power Amplifier Genesis SIII 5 Kanal
‘GIZI’ BERMUTU
Poin penting untuk melahirkan instalasi OEM bermutu adalah dukungan power Genesis 5 kanal buatan Inggris. Power amplifier dengan daya 4 x 30 Watt  +  1 x 120 Watt mengoptimalkan kinerja speaker depan. “Dengan power yang bagus tentu saja speaker mendapat perintah dan 'gizi' yang baik dari amplifier. Sehingga speaker dapat bekerja sebaik mungkin,” bilang Utanto.


DATA DRESS UP

  • Head Unit  Pioneer P99RS
  • Speaker depan 2-way:  ScanSpeak R2004, ScanSpeak 18W Revelator Woofer
  • Subwoofer ScanSpeak 23W Revelator 10 inci
  • Power Amplifier  Genesis SIII 5 kanal
  • Kabel Kimber Cable


WORKSHOP
ELIXIR CAR STEREO
Bengkel Mobil Rajawali
Jl. Kenari 83 Timur SGM  
Yogyakarta

 

EDITOR

andy

TERPOPULER

Top