Jumat,28 Okt 2016 19:45 WIB

Penulis: Rahmat Hirnomo

TUNING - cars

Karismatik Mercedes-Benz C 250 AMG 2015

  • Foto: Rahmat Hirnomo

    Karismatik Mercedes-Benz C 250 AMG 2015

  • Foto: Rahmat Hirnomo

    Karismatik Mercedes-Benz C 250 AMG 2015

  • Foto: Rahmat Hirnomo

    Karismatik Mercedes-Benz C 250 AMG 2015

  • Foto: Rahmat Hirnomo

    Karismatik Mercedes-Benz C 250 AMG 2015

  • Foto: Rahmat Hirnomo

    Karismatik Mercedes-Benz C 250 AMG 2015

  • Foto: Rahmat Hirnomo

    Karismatik Mercedes-Benz C 250 AMG 2015

  • Foto: Rahmat Hirnomo

    Karismatik Mercedes-Benz C 250 AMG 2015

  • Foto: Rahmat Hirnomo

    Karismatik Mercedes-Benz C 250 AMG 2015

  • Foto: Rahmat Hirnomo

    Karismatik Mercedes-Benz C 250 AMG 2015

  • Foto: Rahmat Hirnomo

    Karismatik Mercedes-Benz C 250 AMG 2015

Bukan pertama kali mengulas profil besutan pria yang satu ini. Setelah puas meng-upgrade VW Scirocco miliknya dengan tema street racing, kini salah satu mobil kesayangannya yang juga berwarna putih mendapat giliran untuk dikisahkan. 

Berkebalikan dari yang dilakukan pada mobil sebelumnya, kini arah tuning tidak lagi menghasilkan karya yang galak dan agresif.  Pria yang enggan disebutkan namanya ini memulai kreasinya dengan menyentuh dapur pacu: menyempurnakan sistem pernapasan dengan penambahan filter udara merek Arma. “Agar nafas mesin semakin panjang, Speed Buster chiptuning box juga diaplikasikan. Efeknya akan lebih terasa saat melintas di jalur bebas hambatan,” bilang Ferry, pemilik bengkel Clovertech Garage Bandung yang dipercaya menanganinya. 

Speed Buster chiptuning box khusus untuk Mercedes-Benz C 250 ini bekerja dengan memanipulasi data dari empat sensor yang ada pada mesin. Yakni sensor boost pressure, throttle valve switch, camshaft position, dan manifold pressure. 

Keempat parameter dari sensor-sensor tersebut diintegrasikan dengan program yang ada pada chip untuk mengoptimalkan tenaga dan torsi. Yang bisa menjadi catatan sejak awal adalah sang pemilik mengerti benar kualitas produk ternama seihingga baru bicara sektor mesin saja tak kurang dari Rp 30 juta dianggap menjaddi angka yang layak untuk mendapatkan performa terbaik bagi mobil kesayangannya. Namun itu baru permulaan…

Melengkapi semburan tenaga yang dihasilkan dari konfigurasi di atas, sistem saluran gas buang pun diatur lebih detail. Untuk sistem pembuangan dipilih formula dari Armytrix seharga 3.800 dolar AS (sekitar Rp 50 juta). Alasan pemilihan ini karena pengaturannya sangat user friendly melalui remote yang juga bisa terhubung langsung dengan gadget pribadi. 

Di bagian remote hanya terdapat tiga tombol pilihan: standar. mode balap, dan silent mode. Mode ini bisa pula disetel otomatis, jadi jangan kaget jika pedal gas diinjak dalam di atas 3.500 rpm suara knalpot akan berubah drastis dan meraung keras. 

Menyematkannya tentu saja terbukti efektif memainkan sisi vital mesin baik tenaga maupun torsi yang dihasilkan. Setidaknya entakan tenaga 13,8 dk mampu membawa adrenalin sang pemilik ke level lebih tinggi. 

Berbicara sektor eksterior, mobil dengan label AMG tentu saja telah mengedepankan desain dengan detail yang lebih sempurna. Termasuk model dan lekuk bodi yang anggun, sehingga tak jarang konsep ini malah dijadikan referensi dalam memodifikasi mobil-mobil lain. 

Namun lagi-lagi pria yang juga hobi musik-musik jazz ini merasa perlu menyempurnakan keanggunan dan kharisma C 250 AMG. Bisa dilihat di sektor kaki-kaki, dimana pelek Vorsteiner seharga 5.000 dolar AS duduk manis di dalam fender. Ketinggian dudukan fitmen dibuat semakin layak dengan mengaplikasikan lowering kit lansiran Eibach. 

Baik dari sudut belakang maupun tampak muka mobil ini telah siap untuk tampil lebih anggun dan berkelas. 
    

DATA DRESS UP 

  • Knalpot Armytrix
  • Velg Vorsteiner 20x9+10 ET 42/45
  • Ban Falken FK452 225/30R20 (depan), Pirelli Cinturato P1 275/30R20 (belakang) 
  • Lowering kit Eibach 
  • Filter udara Arma Speed 
  • Speed Buster chiptuning box  

Workshop

Clovertech Garage Indonesia 
Jl. Karapitan no. 117 
Bandung 
Telp. (022) 7317117 

 

EDITOR

andy

TERPOPULER

Top