Jumat,28 Okt 2016 13:45 WIB

Penulis: Boy Beding

GUIDE - teknopedia

Ketika 10 Tak Lagi Cukup Transmisi 11-Speed Honda

  • Foto: Honda

    Ketika 10 Tak Lagi Cukup Transmisi 11-Speed Honda

  • Foto: Honda

    Ketika 10 Tak Lagi Cukup Transmisi 11-Speed Honda

  • Foto: Honda

    Ketika 10 Tak Lagi Cukup Transmisi 11-Speed Honda

  • Foto: Honda

    Ketika 10 Tak Lagi Cukup Transmisi 11-Speed Honda

  • Foto: Honda

    Ketika 10 Tak Lagi Cukup Transmisi 11-Speed Honda

Dua puluh tahun lalu, jumlah tingkat percepatan yang umum dijumpai pada mobil-mobil bertransmisi otomatis yang beredar di Tanah Air adalah 4-speed. Secara gradual, jumlah ini meningkat menjadi lima, enam, atau tujuh. 

Lima tahun belakangan muncul mobil dengan transmisi 8-speed, seperti Lexus IS F. Jumlah ini belum cukup, karena saat ini sebagian line-up Mercedes-Benz sudah dilengkapi transmisi 9G-TRONIC yang memiliki 9 tingkat percepatan. Ini berarti sudah lebih dari dua kali lipat dibanding era 1990-an akhir. Di Amerika, Ford dan General Motors bahkan sudah memiliki model yang dilengkapi transmisi 10-speed. 

Apakah 10 tingkat percepatan sudah cukup? Ternyata tidak. Pabrikan Jepang, Honda, dikabarkan baru saja mendaftakan hak paten untuk transmisi terbarunya yang memiliki 11-speed. Pendaftaran paten ini pertama kali diketahui oleh Auto Guide, dilakukan pada tanggal 27 Mei 2016 atas nama Izumi Masao sebagai penemunya. 

Memang Honda bukanlah pabrikan pertama yang memiliki paten untuk transmisi 11-percepatan karena Ford pernah melakukannya tiga tahun lalu. Yang membedakan adalah transmisi Honda ini memiliki mekanisme triple clutch sebagai pengembangan dari sistem kopling ganda yang sudah banyak digunakan saat ini. 

Dengan mekanisme triple clutch transmisi ini diyakini bisa melakukan perpindahan gigi lebih cepat dibanding dual clutch. Selain itu perpindahannya juga menjadi lebih halus dengan menghilangkan entakan seperti pada transmisi konvensional. 

Jumlah tingkat percepatan yang mencapai sebelas juga membuat transmisi lebih mudah ‘menyesuaikan diri’ dengan kondisi berkendara tertentu. Dengan perbandingan gigi yang lebih rapat tentu semakin mudah mendapatkan tingkat percepatan ideal saat mengemudi. 

Perbandingan gigi transmisi lebih rapat ini juga membuat mesin dapat dijaga agar selalu bekerja pada rentang performa optimal. Dengan cara itu juga akan diperoleh konsumsi bahan bakar yang semakin efisien. 

Meski hak patennya sudah didaftarkan oleh Honda, belum diketahui kapan transmisi ini akan mulai digunakan pada mobil produksi massal. Jadi dunia masih harus bersabar untuk menyaksikan kelahiran mobil pertama dengan transmisi 11-speed. 

EDITOR

andy

Top