Minggu,14 Agust 2016 13:30 WIB

Penulis: andy

CTG - news

Lexus Indonesia Padukan Budaya Indonesia – Jepang

  • Foto: Lexus Indonesia

    Lexus Omotenashi Lounge

  • Foto: Lexus Indonesia

    Ornamen Batik Kawung Menghiasi Lexus Omotenashi Lounge

  • Foto: Lexus Indonesia

    Puteri Indonesia 2016 Kezia W Bermain di Area Putting Green Golf Lexus Lounge

  • Foto: Lexus Indonesia

    Putting Green Golf Area Lexus Lounge

  • Foto: Lexus Indonesia

    Tamu di Lexus Lounge Dihibur oleh Alunan Musik Tradisional Sasando

Tidak hanya Toyota, Lexus juga turut meramaikan pameran otomotif di Gedung Indonesian Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang. Kali ini, booth Lexus mengusung tema Visionary Anticipation yang merupakan akulturasi budaya Indonesia dan Jepang.

General Manager Lexus Indonesia, Adrian Tirtadjaja mengatakan booth Lexus tersebut dirancang dengan matang dan rinci sehingga setiap sisinya memiliki makna terkait dengan filosofi Omotenashi yang berarti melayani dengan ketulusan dan sepenuh hati, dipadu dengan keagungan karya budaya lokal.

“Menggunakan semangat yang diambil dari konsep Lexus Global Booth, yaitu bernuasa modern dan dinamis saat dilihat dari luar. Namun, pada bagian interior kami menampilkan sesuatu yang spesial berupa paduan budaya Indonesia dan Jepang yang diharapkan dapat memberikan semangat dan juga kehangatan di dalam booth.,” ungkap Adrian Tirtadjaja.

Akulturasi budaya terlihat dari sisi interior yang menggunakan bahan dasar bambu dan menonjolkan ornamen khas Indonesia berupa batik bermotif Kawung, simbol dari keramahan, dedikasi serta loyalitas. Sementara nuansa budaya Jepang digambarkan pula dengan sangat apik melalui taman dan musik yang menenangkan di dalam area lounge, serta hamparan putting green golf yang menjadi hal yang benar benar baru dan pertama kali di acara ini. Hal tersebut menggambarkan filosofi Zen dalam budaya Jepang sebagai refleksi ketenangan, kehangatan dan kebahagiaan.

Semua ini diupayakan agar para pengunjung Lexus dapat merasakan suasana hangat dan kekeluargaan, seperti prinsip Omotenashi dimana pelanggan sejak melangkahkan kaki untuk pertama kali memasuki booth langsung merasakan pelayanan dengan sepenuh hati.

EDITOR

andy

Top