Selasa,13 Sept 2016 11:10 WIB

Penulis: Tribowo Laksono

CAR - first drive

Mazda CX-3 Jadi Ancaman Serius Honda HR-V

  • Foto: Trybowo Laksono

    Mazda CX-3 diantara Mazda2 dan CX-5 versi Thailand

  • Foto: Trybowo Laksono

    Tampak muka Mazda CX-3

  • Foto: Trybowo Laksono

    Tampak muka Mazda CX-3

  • Foto: Trybowo Laksono

    Buritan Mazda CX-3

  • Foto: Trybowo Laksono

    Kursi depan Mazda CX-3

  • Foto: Trybowo Laksono

    Dasbor Mazda CX-3 tak beda dengan Mazda2

  • Foto: Trybowo Laksono

    Panel instrumen Mazda CX-3 indentik dengan Mazda2 GT

Sebenarnya sudah lebih dari setahun rumor tentang Mazda CX-3 akan hadir di Indonesia. Tapi PT Mazda Motor Indonesia (MMI) tak kunjung menerbitkan kendati fanatis SUV – dan penyuka Mazda cukup antusias membicarakannya.

Namun titik terang muncul seiring undangan PT MMI dalam event “Mazda SKYACTIV ASEAN Caravan” (26-29/6). Di perhelatan ini kami merasakan pengendaraan Mazda CX-3 dengan rute yang tak tanggung-tanggung, melintas di perjalanan jarak jauh di tiga negara: Thailand, Laos hingga Vietnam.

Jika Anda sudah terbiasa dengan paras lini produk Mazda kontemporer, menyaksikan CX-3 bisa jadi tak merasa terlalu impresif. Tampangnya mirip 2 si hatchback, pun dengan bodi samping hingga belakang yang relatif serupa. Tak heran karena memang CX-3 sejatinya berbagi platform dengan Mazda2 Hatchback.

Bedanya ada pada keberadaan overfender, sideskirt, dan velg yang didesain dengan citarasa macho khas SUV. Begitu juga dengan desain fascia, garis bahu, serta kaca di pilar C dan D yang memberi impresi SUV. Sedangkan ground clearance diset lebih tinggi dari 2 demi fleksibilitas melaju di medan lebih beragam.

Mirip di luar, mirip pula di dalam. Dasbor, kemudi, door trim, hingga jok bisa dibilang sama dengan 2. Untuk bagian yang satu ini bisa menjadi sebuah kabar baik karena kami suka dengan desain dan kualitas material yang digunakan Mazda. Fancy, namun tetap mewah.

Masalah muncul ketika membicarakan akomodasi. Seperti Mazda2 Hatchback, legroom dan headroom CX-3 relatif terbatas. Ini akan menyulitkan CX-3 jika nanti beradu langsung dengan Honda HR-V. Karena SUV Honda itu lebih lapang dan pada akhirnya lebih nyaman untuk perjalanan jauh.

Kini saatnya kami merasakan impresi berkendara Compact SUV Mazda itu. Dengan posisi duduk yang sungguh ergonomis, kami menekan tombol start mesin. Bukan unit 1.500 cc seperti Mazda2 Hatchback yang menjadi basis platform-nya, CX-3 justru dibekali oleh Mazda mesin SKYACTIV-G berkapasitas 2.000 cc. Benar, mesin ini bahkan lebih besar dari milik HR-V 1.800 cc dan jelas pula lebih bertenaga.

Output mencapai 147 dk dan menjadi yang paling bertenaga di kelasnya. Di Indonesia, HR-V 1.800 cc pun ‘hanya’ merilis 139 dk. Sementara penantang lain di kelas SUV kompak seperti Nissan Juke, Chevrolet Trax, Renault Duster, Toyota Rush dan Daihatsu Terios berada di rentang tenaga maksimum 109-120 dk. Hanya Mitsubishi Outlander Sport yang sama-sama bermesin 2.000 cc saja memiliki tenaga lebih besar (150 dk).

Itu sebab soal melaju di jalan, CX-3 sungguh nikmat. Rute dari Bangkok menuju Nakhorn Phanom yang lebar, lurus, dan panjang membuat CX-3 leluasa menunjukkan potensinya.

Terlebih tenaga besar itu disalurkan via girboks reaktif 6-percepatan otomatis. Tidak seperti HR-V yang memakai CVT, entakan tenaga di CX-3 lebih intens saat pedal gas diinjak dalam. Ini jelas meningkatkan aspek fun to drive.Dimensi kompak dengan tenaga mesin seperkasa itu, kami yakin tak sulit bagi CX-3 berakselerasi 0-100 km/jam dalam waktu kurang dari 10 detik.

Apresiasi juga muncul dari pengendaliannya. Bayangkan Mazda2 yang gesit, nah, CX-3 berkarakter mirip hanya saja dengan postur yang lebih tinggi. Beberapa kali kami menikung tajam dengan kecepatan tinggi dan CX-3 mampu meladeni dengan sangat baik. Kami ingat HR-V juga istimewa soal stabilitas bermanuver, tapi CX-3 dengan set suspensi yang lebih rigid terasa lebih tajam saat bermanuver kencang.

Bisa ditebak, pola bantingan seperti ini membuat kenyamanan CX-3 jadi terkompromi. Saat melaju di atas speedbump, guncangannya menjalar hingga ke kabin. Tidak sampai mengganggu, tapi jelas membuatnya bukan yang paling nyaman di kelasnya.

Seperti umumnya line-up Mazda di Indonesia, CX-3 bukan tidak mungkin dibekali fitur lengkap, mewah, dan modern. Fasilitas seperti HUD atau Smart City Brake Support (SCBS) rasanya sangat mungkin juga ada di CX-3.

Bisa dibilang CX-3 adalah SUV yang fun, mewah, modern dan lengkap. Selaras dengan selera kebanyakan konsumen Mazda yang mementingkan nilai-nilai itu.

MAZDA CX-3

Harga Rp 380-400 juta (estimasi)
Dimensi (PxLxT) 4.275 x 1.765 x 1.550 mm
Wheelbase 2.570 mm
Mesin     4 silinder DOHC S-VT (SKYACTIV-G), 1.998 cc
Tenaga maksimum 147 dk/6.000 rpm
Torsi maksimum 192 Nm/2.800 rpm
Transmisi     Otomatis 6-speed, FWD
Velg, ban    Alloy wheel, 215/60 R16

 

EDITOR

andy

Top