Sabtu,20 Agust 2016 11:25 WIB

Penulis: Vierko Moviarto

CAR - test drive

Merasakan si Volume Maker : ALL NEW AUDI A4 QUATTRO

  • Foto: AYUB WASKITA

    Tampak muka ALL NEW AUDI A4 QUATTRO

  • Foto: AYUB WASKITA

    ALL NEW AUDI A4 QUATTRO on the move

  • Foto: AYUB WASKITA

    Tampak belakang ALL NEW AUDI A4 QUATTRO

  • Foto: AYUB WASKITA

    Mesin TFSI ALL NEW AUDI A4 QUATTRO

  • Foto: AYUB WASKITA

    Ruang kemudi ALL NEW AUDI A4 QUATTRO

  • Foto: AYUB WASKITA

    Lingkar setir ALL NEW AUDI A4 QUATTRO

  • Foto: AYUB WASKITA

    Tuar transmisi ALL NEW AUDI A4 QUATTRO

  • Foto: AYUB WASKITA

    Ruang penumpang belakang ALL NEW AUDI A4 QUATTRO

Merasakan si Volume Maker All New AUDI A4 QUATTRO. Bagi kami, Audi A4 adalah sedan yang memiliki sejarah di Indonesia. Anda masih ingat di zaman pertengahan 1990-an, A4 masuk kategori sebagai sedan dengan penggemar cukup banyak. Tak salah, banyak pecinta premium sedan yang kepincut dan pada akhirnya memiliki A4 di garasi rumah mereka.

Unit tes yang ada di halaman ini adalah Audi A4 quattro. PT Garuda Mataram Motor sebagai pemegang merk Audi di Tanah Air memperkenalkan A4 quattro di bulan Mei 2016. Resmi meluncur pada Frankfurt Motor Show 2015, pesaing Mercedes-Benz C-Class, BMW Seri-3, dan Jaguar XE ini merupakan generasi terbaru. Atau lebih tepatnya keturunan kesembilan bila dirunut mulai dari munculnya Audi 80 sebagai kakek moyangnya.

Sepimtas sosoknya terlihat tidak berbeda jauh dari generasi sebelumnya. Lekuk tubuhnya masih menyerupai bentuk generasi B8.  Tapi di sinilah letak kecerdasan para insinyur di Audi. Meski terlihat mirip, dari sisi dimensi ia lebih panjang 25 mm dan lebih lebar 16 mm dari pendahulunya.

Lekuk garis memanjang dari spatbor depan hingga bagian belakang seolah menyamarkan panjangnya dimensi A4 terbaru. Dan menurut kami, desain A8 memang layak dipertahankan karena mewakili sisi elegan yang merupakan roh dari compact sedan andalan kubu Ingolstadt ini.

Audi A4 menggunakan platform baru yaitu MLB Evo. Platform ini merupakan kelanjutan dari platform MLB yang mulai digunakan di A4 B8. Kalau MLB saja sudah sanggup mengurangi bobot, maka MLB Evo lebih dahsyat.

Dibandingkan dengan generasi sebelumnya, Audi A4 terbaru memiliki bobot yang 120 kilogram lebih ringan. Pengembangan terhadap platform ini juga berdampak terhadap wheelbase. Dalam pernyataannya Audi mengatakan, bahwa wheelbase B9 lebih panjang dibandingkan B8. Sudah tentu, hal ini memberikan sisi positif pada dimensi ruang kabin yang menjadi lapang.

Beberapa highlight eksterior dari sudut pandang kami. Pertama adalah desain headlamp yang terlihat atraktif dengan matrix LED. Di dalam headlamp tersemat deretan lampu dengan sudut sangat lancip seperti huruf L terbalik.

Kedua single frame grille yang dimilikinya begitu menonjol dan menjadi pusat perhatian mata. Ketiga adalah desain lampu belakang yang terlihat modern karena dilengkapi sequential turning signal LED. Fitur kedip lampu seperti yang digunakan oleh Audi A8 tetapi dengan pendar lebih rapat.

Masuk interior, ruang kabin A4 terbaru tampak mewah dengan balutan kulit, hampir di seluruh permukaan panelnya. Audi kembali menyatakan, ruang kabin merupakan pengembangan dari Audi TT dan SUV andalan mereka Q7.

Sisi paling menarik dan sepertinya susah ditandingi oleh pesaingnya adalah Virtual Cockpit. Instrumen LCD yang berada di area pemantau kecepatan dan putaran mesin disajikan secara digital. Dengan layar 12,3 inci, seluruh informasi akan tersaji disini.

Menariknya, layar ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan pengemudi. Tampilan spidometer dan takometer dapat diminimalisasi untuk menampilkan peta dengan lebih jelas. Caranya cukup mudah,  yaitu dengan menekan tombol view yang ada di kemudi, maka tampilan layar pun akan berubah.

Audi juga memasangkan Multi Media Interface (MMI) terbaru pada A4. Bentuknya kini lebih besar dan penempatannya ada di depan tuas transmisi. Penempatan MMI ini mirip dengan yang dimiliki oleh Audi Q7. Hanya saja, tangan kiri harus sedikit hati-hati untuk memfungsikan MMI dengan permukaan sentuh ini. Mengingat tuas transmisi bisa saja bergeser ketika lengan tangan sedang menyentuh atau memutar fitur canggih ini.

Audi A4 quattro menggunakan mesin 1.984 cc TFSI. Mesin ini memiliki output cukup buas, yaitu 252 dk dan 370 Nm. Sementara untuk transmisi, A4 quattro edisi 2016 mengandalkan 7-percepatan otomatis yang dilengkapi S tronic. Sedan yang juga dikenal sebagai pelopor Daytime Running Light ini memiliki empat mode berkendara: Auto, Dynamic, Individual, dan Efficiency. Empat mode berkendara ini secara otomatis akan melakukan penyesuaian pada power steering, output mesin, termasuk mengubah karakter transmisi sesuai kebutuhan.

Kami merasakan bagaimana buasnya performa sedan dengan wheelbase 2.820 mm ini. Dengan penggerak empat roda terasa bahwa berada di balik kemudinya sangat menyenangkan. Fungsi quattro bukan sekadar isapan jempol.

Meski bodinya cukup panjang, tapi ketika dibawa melakukan maneuver, terasa minim gejala understeer maupun oversteer. Kami merasa siapa pun yang ada dibalik kemudi akan memiliki rasa percaya diri dengan kondisi seperti ini.

Seperti kami sebutkan di atas, mode berkendara yang dimiliki A4 ikut mengubah suspensi. Menariknya, saat mencoba menggunakan mode selain Auto, bantingan pada 3 mode lainnya seperti tidak ada perubahan. Kami merasakan suspensi A4 terbaru cukup kaku, utamanya pada roda belakang dan terasa saat melalui lubang atau jalan dengan permukaan kasar.

Waktu yang kami dapatkan untuk mencapai kecepatan 100 km/jam dari posisi diam adalah 6,8 detik. Saat itu mode yang kami pilih adalah Auto, karena secara otomatis pada mode ini akan mengatur berbagai kebutuhan. Catatan menyenangkan lain dari kami, diameter lingkar kemudi A4 terasa ideal. Kemudi cukup responsif juga kami rasakan ketika melakukan manuver.

Tak lupa, A4 juga dilengkapi fitur yang bisa menonaktifkan mesin ketika kondisi jalan stop and go. Fitur ini bisa dimatikan jika pengemudi merasa sisi kenyamanan berkendara sedikit terganggu. Tapi ingat, bila fitur ini dalam posisi on, maka bahan bakar yang dikeluarkan pasti lebih hemat dan Anda tak terlalu sering bertandang ke pompa bensin.

Harga Audi A4 TFSI quattro adalah Rp 1,2 miliar. Menilik dari apa yang ditawarkan, rasanya harga ini patut menjadi perdebatan. Tapi kalau Anda adalah pecinta, penggemar, atau penggila Audi, rasanya harga dengan status on-the-road tersebut seharusnya tidak masalah.

Nah, kalau dikaitkan dia adalah salah satu volume maker Audi secara global, apakah dengan harga tersebut ia akan menjadi volume maker di Indonesia? Biar waktu yang menjawabnya.

 

SPESIFIKASI

APM             PT Garuda Mataram Motor – Audi
MODEL          Audi A4 TFSI quattro
HARGA   Rp 1,2 miliar
MESIN:  
Tipe 4 silinder TFSI & Audi Valvelift System
Kapasitas 1.984 cc
Jumlah katup 16
Tenaga (PS/RPM) 252/5.000-6.000
Torsi (Nm/RPM) 370 /1.600-4.500
DIMENSI (MM):  
PxLxT 4.726 x 1.842 x 1.427
Wheelbase 2.820
TRANSMISI:  
Tipe 7-speed S tronic,AWD
REM:  
Depan Ventilated disc
Belakang Disc
SUSPENSI:  
Depan Strut bar suspension
Belakang Multi link suspension
BAN:    
Ukuran Alloy wheel, 245/40R18

 

DATA TES

Audi A4 TFSI Quattro  
0-60 km/jam 3,4 detik
0-100 km/jam 6,8 detik
20-40 km/jam N/A
40-80 km/jam 2,3 detik
80-100 km/jam    1,8 detik
Konsumsi BBM Dalam Kota 10,9 km/liter

EDITOR

andy

TERPOPULER

Top