Jumat,25 Nov 2016 13:55 WIB

Penulis: andy

CAR - exposed

Mitsubishi GT PHEV, Cikal Bakal Pajero Generasi Mendatang

  • Foto: Mitsubishi

    Mitsubishi GT PHEV Cikal Bakal Pajero Masa Depan

  • Foto: Mitsubishi

    Mitsubishi GT PHEV Cikal Bakal Pajero Masa Depan

  • Foto: Mitsubishi

    Mitsubishi GT PHEV Cikal Bakal Pajero Masa Depan

  • Foto: Mitsubishi

    Mitsubishi GT PHEV Cikal Bakal Pajero Masa Depan

  • Foto: Mitsubishi

    Mitsubishi GT PHEV Cikal Bakal Pajero Masa Depan

Begini tampilan Mitsubishi GT PHEV yang dipamerkan di Paris Motor Show lalu. Sebagai high-end nextgeneration SUV, mobil ini mengandalkan teknologi plug-in hybrid EV (PHEV) dengan tiga buah motor listrik dan teknologi all-wheel control.

Wajahnya sesuai ciri Mitsubishi yang familier dengan sebutan Dynamic Shield. SUV berukuran besar ini mencerminkan konsep Ground Tourer yang cocok digunakan untu petualangan jarak jauh.

Atap rendah dengan desain floating diberi warna Burgundy Dark Red yang senada dengan interior, memberi sentuhan berbeda. Desain pilar C di SUV konsep ini terinspirasi dari bentuk ekor pesawat. Kap mesin horizontal, atap rata, dan garis-garis tegas membuatnya sangat menarik perhatian.Interiornya turut didominasi warna burgundy, dilengkapi dsabor horizontal yang memberi kesan lapang sekaligus melindungi seisi kabin.

Menurut konsepnya, GT-PHEV dilengkapi tiga motor elektrik disuplai oleh baterai berkapasitas besar 25 kWh di bawah lantai dan dihubungkan dengan inverter Silicone Carbide (SiC). Mesin yang digunakan berkapasitas 2.500 cc dan mampu mengisi baterai dengan cepat.

Saat bekerja pada Series Drive Mode, mesin berfungsi sebagai generator dan bekerja dalam efisiensi thermal tinggi. Kapasitasnya juga telah dihitung  untuk memaksimalkan kerja Parallel Drive Mode dengan transaxle dua speed di depan. Sistem ini akan menggunakan rasio gigi tinggi untuk efisiensi saat melaju konstan dan low gear ketika sedang berakselerasi, menanjak, atau menyalip kendaran lain.

Denga mode full elektrik, mobil ini mampu berjalan sejauh 120 km. Sementara dengan model kombinasi bisa dicapai jarak hingga 1.200 km. Ketiga motor elektrik – satu buah bertenaga 90 kW di depan, dan dua buah 45 kW di belakang – bekerja sama dengan drive train 4WD dan Super All Wheel Control (S-AWC) untuk menghasilkan handling yang stabil.

Sistem S-AWC sendiri terdiri dari Active Front Differential (AFD yang mengontrol pembagian torsi di roda depan), Active Yaw Control (AYC) di belakang, dan Active Stability Control (ASC).

Teknologi komunikasi yang turut disematkan pada GT-PHEV memungkinkan mobil mendapatkan informasi rute, cuaca, dan kondisi jalan. Sistem tersebut juga dapat mengatur penggunaan daya listrik dan bahan bakar serta penyetelan AWC yang paling sesuai dengan kondisi real time.

 

EDITOR

andy

Top