Selasa,15 Nov 2016 11:33 WIB

Penulis: Iman Firman

TUNING - guide

Tren Velg Billet Jepang Rasa Amerika

  • Foto: Iman Firman

    Tren Velg Billet Jepang Rasa Amerika

  • Foto: Iman Firman

    Tren Velg Billet Jepang Rasa Amerika

  • Foto: Iman Firman

    Tren Velg Billet Jepang Rasa Amerika

  • Foto: Iman Firman

    Tren Velg Billet Jepang Rasa Amerika

  • Foto: Iman Firman

    Tren Velg Billet Jepang Rasa Amerika

  • Foto: Iman Firman

    Tren Velg Billet Jepang Rasa Amerika

  • Foto: Iman Firman

    Tren Velg Billet Jepang Rasa Amerika

  • Foto: Iman Firman

    Tren Velg Billet Jepang Rasa Amerika

  • Foto: Iman Firman

    Tren Velg Billet Jepang Rasa Amerika

  • Foto: Iman Firman

    Tren Velg Billet Jepang Rasa Amerika

  • Foto: Iman Firman

    Tren Velg Billet Jepang Rasa Amerika

  • Foto: Iman Firman

    Tren Velg Billet Jepang Rasa Amerika

  • Foto: Iman Firman

    Tren Velg Billet Jepang Rasa Amerika

  • Foto: Iman Firman

    Tren Velg Billet Jepang Rasa Amerika

  • Foto: Iman Firman

    Tren Velg Billet Jepang Rasa Amerika

Belakangan ini ada tren dress up baru di kalangan pemilik mobil Jepang. Tak lagi berburu velg racing yang sudah umum, mereka memilih untuk menggunakan velg billet buatan Amerika di mobil Jepang mereka.

Salah satu alasan mereka adalah kemudahn dalam melakukan dress up dengan hasil yang signifikan. Memang mobil-mobil yang melakukan tren ini umumnya memiliki ubahan yang minimalis, dan tidak banyak modifikasi. Meski begitu penampilan mobil Jepang langsung berubah drastis.

Velg-velg billet ini dibuat dari bahan aluminium billet yang ringan dan kuat. Karena umumnya merupakan velg buatan Negeri Paman Sam, modelnya boleh dibilang sangat ‘Amerika’. Di negeri asalnya velg-velg semacam ini biasanya dipakai oleh pick-up (truck), atau mobil-mobil yang sudah dimodifikasi ala hotrod.

Di Indonesia umumnya velg billet ini digunakan oleh mobil-mobil hobi yang kebanyakan merupakan merek Amerka atau Australia seperti Holden, Ford Australia, juga beberapa tipe Jeep seperti Wrangler dan Cherokee. Mobil Jepang yang menggunakannya hanya jenis dan merek tertentu seperti Toyota Land Cruiser VX.

Di Tanah Air, velg billet mulai ramai digunakan kurang-lebih sejak era 1990-an. Umumnya yang banyak dijumpai di sini adalah merek Centerline, Boyds, Billet Specialties, juga Weld Racing.

Paling populer adalah Centerline yang penggunaannya banyak terlihat di jip, SUV, dan mobil lawas seperti Holden. Selain untuk harian, ada juga yang menggunakan velg billet untuk kompetisi off-road atau drag race.

Ukuran yang jamak ditemukan di sini adalah diameter antara 15 inci sampai 17 inci. Meskipun ada juga yang pernah menggunakan velg billet sampai ukuran 20 inci, tapi jumlahnya masih bisa dihitung dengan jari tangan.

Soal harga velg billet saat ini kurang-lebih sama dengan velg racing buatan Jepang atau Eropa yang populer di sini. Pasarannya berkisar antara Rp 10 juta sampai dengan Rp 20 juta per set.

Nah, jika Anda ingin tahu seperti apa tren yang sedang mewabah, berikut adalah beberapa contoh mobil Jepang yang menggunakan velg billet Amerika. Aplikasinya tidak terlalu sulit, asalkan Anda bisa mendapatkan PCD yang sesuai dengan mobil Anda. Kalau tidak pun, Anda masih bisa mengakalinya dengan menggunakan adaptor atau mengubah PCD di bengkel bubut kenamaan seperti Sarinande di kawasan jalan Fatmawati Raya, Jakarta Selatan.  


Centerline dan Boyds

Adalah Indra Kharisma, Dewa Arthur, dan Dennis Andreas yang menjadi trend setter velg billet di mobil Jepang ini. Awalnya dari Dewa memasang velg Centerline Teardrop ukuran 17x7+8 inci di Toyota Fortuner. Memang pemilik Holden Premier bermesin V8 ini sudah lama ingin bereksperimen memasang velg billet di mobil Jepang miliknya.

“Obsesi saya dari dulu itu memang pasang velg Amerika di mobil Jepang. Pas kebetulan beli Fortuner ini,.ya sudah langsung cari velgnya,”  bilang Dewa. Beruntung pemukim di Pondok Labu, Jakarta Selatan, ini berhasil mendapatkan velg Centerline Teardrop Star dari seorang temannya.

“Untungnya lagi velg ini PCD-nya sama dengan Fortuner, yaitu 6x139,7 dengan offset +30 depan-belakang,” jelasnya. Kemudian velg ini dibalut ban bawaan Fortuner, yaitu Bridgestone Dueler H/T ukuran 265/65R17.

Dari Dewa, virus kemudian ini menular ke Indra Kharisma yang akrab disapa Growong. “Saya pasang di Toyota Kijang Innova dan Toyota All New Kijang Innova saya. Keduanya pakai Centerline,” tutur Growong.

Di Toyota Kijang Innova berwarna putih ini Growong memasang Centerline Star ukuran 15x8 inci dengan PCD 5x114,3 sesuai PCD Kijang Innova. Untuk bannya dipilih Accelera Alpha 225/60R15. Agar setting suspensinya menjadi lebih tinggi, ia memasang suspension lift kit custom dari bahan alumunium. “Jadi naik sekitar 5 cm,” bilang pemilik bengkel Garasi941 di sentra onderdil Pasar Segar Cinere ini.

Berbeda dengan Toyota All New Kijang Innovanya yang dipasangi velg billet lansiran Boyds ukuran 16x7 inci dengan PCD 5x114,3. Bannya pakai Accelera Alpha ukuran 215/65R16. “Saya lupa ini Boyds tipe apa, cuma dopnya saja yang saya ganti pakai Centerline. Hehehe,” kekehnya.

Agar lebih ‘rata bodi’ Growong menambahkan spacer setebal 2 cm. Selebihnya ia melapisi semua panel chrome di All New Kijang Innova ini dengan stiker black gloss.
Terakhir virus ini menular ke Dennis Andreas, pemilik Nissan X-Trail Xtremer. Dennis memasang velg Boyds Coddington ukuran 17x8 inci yang dipasangkan dengan ban Bridgestone Dueler H/T 225/65R17. “Saya cuma tambah center ring karena lubang as tengahnya besar, supaya pas di X-Trail,” bilang Dennis. Sebagai sentuhan terakhir ia memasang deflecta EGR.

Nah, bagaimana? Tidak sulit modifikasinya kan? Yang pasti, ketiga pria ini membuktikan kalau velg Amerika pun tak haram dipasang di mobil Jepang. Oh ya, tentunya dapat bonus tampilan mobilnya jadi lebih keren dan lebih gagah ya.

 

EDITOR

andy

Top