Senin,2 Nov 2015 19:07 WIB

Penulis: pewete pewete

BMW 318i Cabriolet E36 1998 CINTA PERTAMA

Foto: CHRISTO

BMW 318i Cabriolet E36 1998 CINTA PERTAMA



Sudah punya versi sedan, compact dan cabrio, tinggal coupe dan station nih yang belum tercapai


Jakarta - Berawal dari ibunda tercinta, Dean Zen punya rasa kecintaan yang sangat besar sama BMW 318i dengan kode bodi E36. Sejak 1995, varian dengan transmisi manual itu selalu menemaninya. "Sejak gue SD, nyokap sudah pakai itu mobil," beber Dean, panggilan pria murah senyum ini.

Ketika Dean SMP, sang ibu memutuskan untuk mengganti dengan versi otomatis. Akhirnya sedan tersebut diwariskan. "Mobil ini gue pakai lama banget, dari belajar nyetir, belajar ngepot sampai akhirnya jadi mobil balap drift," kekeh pria yang juga drifter ini.

Seiring berjalannya waktu, pria bertubuh subur ini merasa semakin suka dengan E36. Mudah dimodifikasi, enak dikendarai dan harga parts yang terjangkau jadi alasannya. Bahkan saking sukanya, Dean sampai membelikan lagi sebuah E36 versi Compact untuk adiknya.

Belum cukup juga, kali ini Dean meminang E36 Cabriolet keluaran 1998, yang didapat dari teman dekatnya. "Sebenarnya pengin beli yang coupe, cuman ini dulu deh," ujar pemukim kawasan Bintaro ini. Karena besutan ini terbilang rare item, modifikasi yang dilakukan enggak banyak.

Sektor kaki-kaki, Dean memilih pelek Jerman berlabel BBS dengan tipe RS 744berdiameter 18 inci. Kombinasi bentuk pelek dan bodi sangat serasi menjadikan E36 Cabrio ini tampil menawan. Untuk memperoleh tampilan ceper, dipercayakan kepada coilover ISC Full Race yang dapat disetel sesuka hati.

Untuk eksterior dibiarkan standar. "Soalnya pas gue beli bumper depan dan belakang sudah pakai M-Technic berikut side skirt," ujar Dean. Supaya terlihat lebih ceper, bumper depan mendapat tambahan lips M-Tech stage 1.

Urusan interior enggak ada yang diganti, hanya ada penambahan On Board Computer (OBC) optional BMW E36 versi tertinggi, di bawah panel AC. Fungsinya adalah untuk memantau keadaan mobil . • (otomotifnet.com)

Plus:

- Kombinasi desain pelek pas dengan bentuk bodi

Minus:
- Mesin masih standar



OBC menggantikan jam analog dan laci kecil, sudah lumayan jarang barangnya nih




Car air freshner juga dari BMW, bukti kecintaan pada merek tersebut



Rem depan pakai punya E46 330i, diameter lebih besar



Body kit M-Tech membuat tampilan lebih sporti



Lagi iseng pake hardtop, convertible top ada di dalam bagasi


EDITOR

fauzi

Top