Rabu,2 Des 2015 09:00 WIB

Penulis: parwata

Honda Civic Estilo 1994 FILOSOFINYA DARI KUE

Honda Civic Estilo 1994 Filosofinya Dari Kue

  • Foto: Gombak/otomotifnet

    Mesin terlihat meriah, cuma dikorek sedikit biar performanya lebih enak

  • Foto: Gombak/otomotifnet

    Interior racing, penuh aksesori lansiran Momo

  • Foto: Gombak/otomotifnet

    Walau racing tapi bagasi masih ada audio, teman kala sepi di jalan

  • Foto: Gombak/otomotifnet

    Kaki-kaki Skunk2, bikin handling lebih enak kalau lagi ngebut

  • Foto: Gombak/otomotifnet

    Theo. Memodifikasi mirip bikin kue atau roti. Mesti dari bahan berkualitas dan penuh warna

Jakarta - Theodorus Iwan Fabianto setiap hari bisnis dengan roti. Maklumlah, warga Rejowinangun Utara, Magelang ini memang pemilik toko roti bernama Theo Bakery. Namun kalau ditanya soal modifikasi. Wow doi paham banget. Mirip hafal resep bikin rainbow cake.

Intip langsung koleksi miliknya, yakni Honda Civic Estillo kelahiran 1994 yang terlabur kuning ngejreng. Pilihan bright yellow dari Spies Hecker ini ada alasannya.

“Supaya segar kalau dilihat. Fresh, enggak ngebosenin. Cocok dengan konsep racing karena hatchback dua pintu ini identik dengan kesan kencang. Jadi tinggal mengaplikasikan part racing yang oke juga buat daily use,” papar pemilik Honda Scoopy keluaran 2010 yang dilabur kelir sama.

Kalau diibaratkan kue, kata Theo mirip rainbow cake yang diklaim paling laris terjual pada tokonya.

Bertabur aksesori berkonsep racing, tentu yang dipilih bukan label kacangan. Seperti sunroof Hollandia Webasto tipe large di atap. Pun perangkat kaki buritan yang tampak disangga LCA full system dari Skunk2.

Komponen itu dikawal pelek Spoon 15 inci, lebar 7 inci yang dibungkus ban GT Radial Champiro SX2 ukuran 195/50R15. “Lebih ringan, lebih stabil dan keren. Karena bahannya aluminium,” sahut member Vostro Magelang ini sembari sebut ban depannya yang berbeda label yakni Achilles 123 ukuran 195/50R15.

Intip pula interiornya, sangat full kompetisi. Label Momo Italy melanda beberapa lini. Mulai setir model quick release, pedal set, handbrake, tuas persneling juga karpet dasar. Pastinya sepasang jok Brigde Ergo lengkap dengan seatbelt Sparco enggak ketinggalan.

Eh ini masih ditambah peranti audio yang diwakili head unit Alpine sebagai pelengkap. “Walau berkonsep racing, enggak apalah ada audio. Fungsinya sebagai pengusir sepi,” alasan lajang 30 tahun asli Magelang yang sangat suka menyantap menu ikan beong.

Makanya boleh dibilang modifikasi Estillo ini idem dengan filosofi rainbow cake. Rasanya komplet, enak banget digeber, ehh disantap. Begitu ya. • (otomotifnet.com)

Plus:
- Konsep modifikasinya senada dengan motor hariannya

Minus:
- Sektor mesin masih bisa diolah lebih lanjut

DATA MODIFIKASI:

Eksterior Cat: Paint bright yellow by spies hecker Sunroof: Hollandia Webasto large Spoiler: orisinal Estilo SR3 Stop lamp: Custom crystal Spion: Estillo Japan Retract Head lamp: Crystal smoke Lampu: Autovison super yellow Lips Bumper: Spoon Kaki-Kaki Lower Arm: LCA full system by Skunk2 Pelek: Spoon 15 inci Ban depan: Achiless 123, 195/50R15 Ban belakang: GT Radial Champiro SX2, 195/50R15 Baut roda: D1 spec Mesin Knalpot: Header by Yuda Tuning Surabaya Open filter: K&N Slang radiator: full set Mugen Kabel busi: Thunder Penampung radiator: Skunkz Audio dan Interior Head unit: Alpine Speaker 2-way: Venom black Subwoofer: 2 buah Venom 10 inci Power monoblock: Venom Power 4 channel: Venom Setir: Momo Italy Quick release: Sparco Pedal set: Momo Italy Persneling: Venom Jok racing: Bride Ergo Seatbelt: Sparco Handbrake: Momo Italy Bengkel: Evolution Garage, 0817-857899

EDITOR

Otomotifnet

Top