Senin,31 Agust 2015 17:04 WIB

Penulis: pewete pewete

Honda Civic Estilo 1995 Andalkan Frankenstein

Foto: Hardy

Honda Civic Estilo 1995 Andalkan Frankenstein



Hatchback keluaran Honda ini memang tidak lekang oleh waktu. Masih banyak kolektor yang memelihara dan harganya juga stabil mulai di Rp 100 juta untuk kondisi standar dan bagus


Jakarta
- Salah satu kolektor Civic dengan kode bodi EG ini ialah Putu Saswira Pramana Inggas. Sengaja hatchback 2 pintu terakhir keluaran Honda Prospect Motor ini tidak dibiarkan standar. Terlebih sektor mesin yang sudah waktunya dilakukan peremajaan.



Tampilan engine bay rapi dan bersih berkat proses wire tucked

Mesin SOHC non VTEC telah berubah dengan mesin frankenstein, yang memadukan blok silinder B20B bawaan Honda CR-V generasi 1, dengan kepala silinder B16A kepunyaan EG6. Sedangkan penerus daya menggunakan milik B16B Type R dengan kode gearbox S4C.



Radiator tersembunyi khusus buat penggemar tampilan mesin ala Amerika Serikat

Mesin sengaja tidak dibiarkan dengan kondisi jeroan standar. Trik ini cukup populer di kalangan penggila B series. "Dengan biaya yang lebih murah dibanding membeli mesin B18C, kepunyaan Integra Type R DC2 yang harganya mencapai Rp 50 juta. Membuat frankenstein cukup populer," terang Wira panggilan akrabnya.



Setelan damping coilover Aragosta, handling mantap

Agar mampu menghasilkan tenaga 270 dk, tentu komponen semacam camshaft, cam gear, piston dan stang piston harus menggunakan parts kompetisi. Masih merasa kurang puas, pria berumur 27 tahun ini melakukan proses wire tucked dan shaved. Kabel-kabel bukan keperluan mesin seperti head lamp, sein dan klakson disembunyikan di balik fender kiri dan kanan.



Shifter unik buatan K-Tuned bisa disetel tinggi rendah sesuai selera

Nah wiring yang berhubungan dengan mesin, langsung lewat firewall tengah agar lebih ringkas. Aki dan boks sekring juga dipindah ke dalam kabin. "Agar ruang mesin terlihat lebih luas, sengaja saya tidak pakai AC dan power steering. Lagian memang diperuntukan buat kontes saja," terang pria yang tinggal di daerah Ubung, Bali.



Kabin kosong menyisakan 1 jok saja membuat kesan kendaraan balap lebih kental

Kaki-kaki turut digarap serius. Walaupun untuk kontes, tapi bisa dikatakan cukup untuk spesifikasi balap turing nasional. Tengok saja keempat sokbreker menggunakan lansiran Aragosta yang sudah tidak perlu diragukan kualitasnya di kancah balap aspal.



Tenaga besar harus didukung dengan pengereman yang ciamik

Tidak cuma itu saja, mesin tenaga besar perlu didukung dengan pengereman yang mantap. "Urusan rem tidak mau ambil resiko. Taruhannya nyawa," terang anggota komunitas Next Team ini.  Tidak sia-sia dengan melakukan engine swapped, frankestein, wire tucked dan shaved, Wira berhasil memborong 6 piala pada kontes beberapa waktu lalu di Bali. • (otomotifnet.com)

Plus;
- Mesin kencang, bodi ringan dan handling mantap

Minus:
- Sayang tidak menggunakan rollbar atau rollcage agar makin sempurna racing look-nya

Data Modifikasi:
Mesin Frankenstein B20B Block + B16A Head
Gearbox S4C B16B
Cam Gear + Oil Cap Spoon Sports 
Camshaft Brian Crower
Fuel Pressure Sard
Radiator RyWire 
Intake Manifold JG Edelbrock Victor X
Throttle Body Edelbrock 70 mm
Slang-slang Samco Sport
Piston CP 84.5mm CR 11.5:1
Stang Piston Brian Crower
Kopling Set Exedy 3 Puck 
Piggyback Dastek Q
ECU P28 Remapped
Pompa Bensin Walbro 255lph
Saringan Udara HKS
J's Racing Tsuchinoko Air Intake
Per Klep Brian Crower
Header Mugen 4-1 
Center Pipe Buddy Club
Muffler Buddy Club
ACL Race Bearing Eksterior Spion Spoon Sports
Cat Spies Hecker Brilliant Yellow
Cat Premier + Epoxy Spies Hecker
Cat Dasar Spies Hecker White
Dempul DuPont 
Clear Coat PPG Interior Setir + Shift Knob Spoon Sports
Seat Belt Takata 
Jok Bucket ZYR
Pedal Sparco
Handbrake Momo
K-Tuned Shifter
Doortrim Suede Kaki-kaki Pelek Spoon Sports SW388 15x6.5
Ban Toyo R1R 195/50 R15
Coilover Aragosta
Brake Kit Wilwood
ASR Subframe Brace
Beaks Subframe Tie Bar
Skunk2 Lower Control Arm









EDITOR

Otomotifnet

Top