Rabu,20 April 2016 09:00 WIB

Penulis: Otomotifnet

Honda Jazz S 2008, Yellow Geboy

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Body kit custom Noblesse dan Veilside

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Mesin pasang turbo buat tambah nilai di kontes

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Jok bucket Bride merah terlihat kontras

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Harness bar buat pasang seatbelt 4 titik Takata

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Atap pun dijebol buat pasang sunroof

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Pelek Rota sengaja pilih yang lebar biar kelihatan penuh

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Coilover Tein bikin ceper

  • Foto: KYN/otomotifnet

    BBK AP Racing 6 pot bikin pengereman jadi maksimal

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Over fender custom carbon supaya pelek lebar bisa masuk

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Repaint kuning agar terlihat lebih eye catching

Mengusung tema modifikasi street racing, mulai dari tampilan sampai performa semua dimodifikasi maksimal

Jambi - Honda Jazz S 2008 milik Ikhwanes Syafa ini sudah malang melintang di dunia modifikasi di Jambi, bahkan jadi The King di kontes modifikasi sebanyak empat kali di Pekanbaru, Jambi, Lampung, dan Palembang. Apa saja sih ubahannya?

Yang pasti, untuk ikut kontes sudah memenuhi syarat karena modifikasi di semua sektor. Mulai dari bodi, pelek dan kaki-kaki, interior, sampai mesin semua sudah kena sentuhan. Bahkan Ia rela mengirim mobilnya ke Jakarta dan Bandung untuk melengkapi. “Demi dapat gelar The King gue rela deh, hahaha,” gelaknya. Btw, arti geboy apaan sih? “GE 8 On Yellow, hahaha,” gelaknya. Oalaaaahhhh… • (otomotifnet.com)

Mesin Pasang Turbo

Agar nilai yang didapat di kontes semakin besar, mesin dipasangi sistem forced induction. Turbo dan intercooler dari Zage langsung dipasang di RS Tuning di Bintaro. “Setting di 0,3 bar karena masih sering dipakai, lagipula takut matiknya enggak kuat,” bilang pemukim di Jambi ini. Piping-nya dipasang HKS dan filter udara pakai K&N. Kemudian downpipe sampai muffler custom juga dipasang biar gas makin enteng

Interior Street Racing + Audio

Mendukung aura street racing, interior juga dipermak. Sepasang jok Bride Cuga berwarna merah kombinasi panel karbon langsung dipasang.  Di belakang jok ini terpasang harness bar untuk memasang seatbelt 4 titik Takata. Sementara di kabin belakang terpasang X-bar Cusco

custom. Selebihnya di kabin belakang disesaki peranti audio. Head unit Pioneer AVH-X5550BT dan speaker 2-way SPL langsung dipasang. Di belakang terlihat controller Pioneer WeGoo3 yang berfungsi seperti turn table DJ dengan laptop yang berfungsi untuk memutar lagi ketika kontes.

Pelek Super-Lebar

Bagian kaki-kaki, dipasang pelek buatan Rota P45R ukuran 18x9,5+12,5 inci dengan offset +20. Pelek berwarna matte black ini kemudian dibalut ban Accelera Phi 215/40R18 depan dan 265/35R18 belakang. Pol! Untuk menceperkan suspensinya, dipasang coilover Tein S Basic yang di set paling ceper. Alhasil ban pun nyaris hilang di dalam overfender tadi. Di depan dipasangkan BBK AP Racing 330 mm 6 pot untuk meningkatkan pengereman.

Body Kit Bikinan Jakarta

Sektor eksterior, tentu saja body kit jadi pilihan utama. Karena sudah kenal dengan Opik dari rumah modifikasi Lm&T di Kemandoran, Jakbar, ia pun langsung mengirim mobilnya ke Jakarta. “Sama Opik, mobil ini dibuatkan body kit ala Noblesse PS untuk depan, side skirt-nya model Noblesse Lux, dan belakang custom yang desainnya diambil dari Veilside,” jelas pria 25 tahun ini.

Belum cukup, ke empat sepatbor di-wide body sekitar 4 cm depan dan belakang sekitar 6 cm, agar bisa memuat pelek yang lebarnya 9,5+12,5 inci nantinya. Oh iya, over-fender custom motif carbon pun juga ditambahkan agar kesan street racing semakin kuat. Ines juga rela menjebol atap untuk memasang sunroof eks Honda Odyssey Absolute biar lebih maksimal. Terakhir, sekujur bodi disiram cat warna kuning dari Spies Hecker. Keren!

Data Modifikasi Honda Jazz S 2008  :

Eksterior
Body kit ala Noblesse PS depan, side skirt Noblesse Lux, belakang custom Veilside, wide body 4 cm depan dan belakang 6 cm, over-fender custom motif carbon, sunroof eks Honda Odyssey Absolute, repaint kuning SpiesHecker

Interior
Jok Bride Cuga merah kombinasi panel karbon, harness bar, seatbelt 4 titik Takata, X-Bar Cusco custom, tachometer Defi

Audio
Head unit Pioneer AVH-X5550BT, speaker 2-way SPL, controller Pioneer WeGoo3, 2 power Lanzar Viberant 4 channel, subwoofer Rockford

Fosgate Punch XLC 12 inci, speaker coaxial Pioneer

Mesin
Turbo dan intercooler Zage, piping HKS, filter udara K&N, downpipe dan muffler custom Pelek dan Kaki-kaki Pelek Rota P45R ukuran 18x9,5+12,5 inci offset +20, ban Accelera Phi 215/40R18 depan dan 265/35R18 belakang, coilover Tein S Basic, BBK AP Racing 330 mm 6 pot

Plus:
- Modifikasi di semua sektor dan masih bisa dipakai harian

Minus:
- Detail body kit sudah kurang rapi

EDITOR

Otomotifnet

Top