Kamis,24 Nov 2016 17:26 WIB

Penulis: otomotifnet

ICE Toyota FJ Cruiser 2014 Manfaatkan Windshield Tegak

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Midrange Ground Zero Plutonium tidak perlu dibuatkan dudukan custom, cukup manfaatkan ruang yang disediakan dasbor FJ Cruiser

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Meski subwoofer Ground Zero Uranium 12 inci ini diletakkan di belakang, konfigurasi windshield lebar dan tegak membuat efek suaranya mudah dibuat datang dari depan

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Alih-alih menggunakan dua power amplfier 4-channel, digunakan 3 amplifier 2-channel Genesis Black Edition yang ditugaskan untuk masing-masing speaker

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Kaca depan bersudut hampir tegak yang jadi sumber keunikan mobil ini

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Head unit Kenwood DDX916WS yang jadi flagship terbaru ini memberi sensasi layar lebar di dasbor yang tadinya audioless

Bermodalkan kaca depan yang bersudut hampir 90 derajat dengan dasbor, ternyata FJ Cruiser dapat menghasilkan panggung suara yang sempurna
    
Jakarta
- Meski memiliki status langka apalagi sudah discontinued, Toyota FJ Cruiser tidak pernah terkenal untuk sistem audionya. Mengetahui hal itu, Tommy membawa SUV bongsornya tersebut ke gerai audio langganannya di Jakarta Utara. Yang tidak diketahui sang pemilik, ternyata kaca depan jip Toyota-nya yang hampir tegak lurus dengan dasbornya itu memberi efek baik pada suara yang dihasilkan.

“Kita baru di FJ Cruiser menemukan kaca depan yang tegak dan paling lebar, biasanya cenderung tumpul,” terang Moelyadi Susanto, owner Dynamics Autosound Kelapa Gading yang dipercaya proyek ini. Efeknya, membuat setting dasbor jadi lebih tinggi yang membuat panggung jadi terasa tinggi, lebar dan juga dalam. Unik juga dan yang sulit dicari di mobil lain adalah, suara bass yang muncul rendah dan dari depan.

Kebetulan, FJ Cruiser juga sudah menyediakan dudukan midrange di dasbor, sehingga tidak perlu dibuatkan dudukan custom di pilar A, yang biasanya menambah blind spot. Akhirnya, dipasangkan speaker 3-way dari Ground Zero. Kemudian, bagian terheboh ada di bagasi. Bukan karena boks besar, tapi langsung terpampang 3 buah power amplifier Genesis yang digunakan untuk mentenagai speaker di depan. Buat apa sebanyak itu?

“Satu amplifiernya 2-channel, biasanya kan kita pakai satu 4-channel kemudian dibagi ke 3 bagian speaker. Kali ini bisa fokus 1 amplifier untuk tweeter, 1 untuk midrange dan 1 untuk midbass. Sehingga suara yang dihasilkan jauh lebih dynamic,” tambah Moelyadi. Meski digunakan harian, tapi jangan salah sangka karena konfigurasi audio simpel ini, membuat sang pemilik mengeluarkan budget lebih dari harga sebuah Toyota Calya. Sano/otomotifnet.com

Data Modifikasi

Head Unit: Kenwood DDX916WS
Processor: Crescendo Music Conductor
Speaker: Ground Zero Plutonium 3-way
Subwoofer: Ground Zero Uranium 12 inch
Power Amplifier: 3 Genesis Dualmono Black Edition 2-channel
Monoblock Amplifier: Groundzero Iridium
Battery: Accu Optima Bluetop, 2 Batcap x300
Kabel: HH Interlude (RCA), HH Interlude (Speaker), HH Interlude (Supply)
Peredam: STP Aero
Workshop: Dynamics Auto Sound telp: 021 4530284

EDITOR

Pilot

Top