Minggu,2 Okt 2016 09:01 WIB

Penulis: otomotifnet

In Car Entertaintment: Toyota Alphard 2014 Executives Only!

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Eko Susanto, diajarkan Eddie Soesanto untuk mengatur konfigurasi surround sendiri menggunakan laptop ke prosesor (+insert DSP di armrest)

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Speaker 3-way Focal di tengah yang jadi pusat output suara, karena di depan dinon-aktifkan

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Melengkapi konfigurasi surround, di belakang dibuatkan dudukan custom untuk speaker coaxial

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Demi OEM looks, dudukan amplifier dibuatkan rapi di lantai

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Head unit flagship seri terbaru Pioneer untuk menyetel media, paling optimal DVD

Sound system hanya diperuntukkan untuk menghibur sang pemilik, maka difokuskan ke jok tengah saja
 

Jakarta - Biasanya, memodifikasi sistem audio mobil fokus di bagian depan terutama pengemudi, karena driver yang biasa menikmati nikmatnya suara yang dihasilkan. Beda dengan MPV mewah satu ini, justru speaker di bagian depan dinonaktifkan.

Karena mobil yang digunakan adalah Toyota Alphard, bagian depan yang biasanya hanya digunakan sopir pun dirasa tidak perlu kebagian sistem audio barunya. “Speaker first row dimatikan dengan tujuan suara lebih merata dari bagian tengah ke belakang,” ujar Eddie Soesanto, owner gerai audio Cartens Autosound di ITC Fatmawati, JakSel.

Sedang di tengah, digunakan sistem surround sound. “Saya maunya sistem entertainment yang fokus di posisi duduk baris kedua supaya terasa menjadi ruangan teater sendiri, akhirnya oleh Cartens disarankan menggunakan sistem SQ surround,” terang Eko Prasetyo, pemilik Alphard ini.

Mulai dari depan, head unit menggunakan Pioneer AVH-X8850BT yang mengandalkan layar sentuh 7 inci, karena media yang akan jadi kuncian adalah DVD maupun CD live. Kemudian agar output bisa surround, dipasangkan ke DSP dari Helix yang kemudian disambungkan ke remote.
    
Lantas ke baris kedua, pilar B dipasangi dudukan custom untuk memuat midrange dan tweeter dari Focal seri KRX3POWER, sedangkan midbass tetap di dudukan aslinya di door trim. Uniknya, peredaman tambahan tidak diberikan di pintu karena takut merusak sistem electric sliding door-nya.

Sewajarnya suara ala teater, di baris ketiga pun harus ditambahkan speaker lagi. Akhirnya, dipasangkan coaxial dari Morel Integra. “Sebenarnya agar ideal, pemakaian speaker harus sama baik tipe maupun merek agar suara merata dan maksimal. Tetapi praktikya sulit diterapkan karena harus mengorbankan interior mobil untuk dibuatkan dudukan custom, sehingga kita mengkombinasikan Focal dan Morel,” tambah Eddie.

Karena pemilik mobil sangat menjaga aura OEM dari Alphard kesayangannya, maka dudukan amplifier pun dibuat rapi di lantai baris ketiga, tanpa mengganggu railing jok sehingga jok tetap dapat dipakai dengan normal.
“Rencananya, dudukan speaker yang di pilar B mau saya tutup pakai kasa lagi, supaya tidak kelihatan ada speaker tambahan,” tanggap sang owner.

Sementara penguat suara digunakan tiga. Pertama Mosconi AS1004 4-channel yang dialirkan ke tweeter dan midrange di tengah, kemudian Mosconi kembar satu lagi untuk midbass dan speaker di belakang. Terakhir, subwoofer Focal 10 inci di belakang dikuatkan amplifier 1-channel dari Crescendo Evo.

Hasil akhirnya, suara dari speaker surround tersebut terasa sangat real-alike dan live, sehingga paling cocok untuk menonton media live dari DVD seperti konser musik. Wah, pas banget nih untuk eksekutif yang enggak punya waktu nonton? Sano/otomotifnet.com


Data Modifikasi:
Head Unit: Pioneer AVH-X8850BT
Processor: Helix DSP Pro
DSP Controller: Helix DSP Pro Director
Speaker (1st Row): Focal 6x9 Oval
Speaker (2nd Row): Focal KRX3POWER
Speaker (3rd Row): Morel Integra Coaxial
Power Amplifier: 2 Mosconi AS1004
Monoblock Amplifier: Crescendo Evo Mono Infinity Series
Subwoofer: Focal Flax 10 Inch
Cabel: Stinger, Tchernov

EDITOR

Bagja

Top