Minggu,10 Jan 2016 12:59 WIB

Penulis: parwata

Mercedes-Benz C250 W204 2014, Ketika Performa Bertemu Estetika

  • Foto: KIPLI/otomotifnet

    Meski bukan mesin AMG, tapi tenaga enggak malu-maluin

  • Foto: KIPLI/otomotifnet

    Mach 5 exhaust system, pertama di Indonesia

  • Foto: KIPLI/otomotifnet

    Aplikasi JB4 tuning box, sebabkan lonjakan tenaga sebesar 25 dk

  • Foto: KIPLI/otomotifnet

    Air Wing carbon fiber menambah aksen sporty pada kontur C250 yang elegan

  • Foto: KIPLI/otomotifnet

    Ketika Performa Bertemu Estetika

Kalau Mercedes-Benz versi AMG sudah dikenal punya mesin kencang. Namun bukan berarti tipe C250 biasa enggak bisa dibikin kencang

Jakarta - Mercedes-Benz C250 dengan kode sasis W204 milik Ardiansyah Nur ini memang terlihat elegan dengan pelek BC Forged 19 inci 2 pieces. Namun siapa yang menyangka bahwa di bawah kap mesinnya, sudah terpasang beberapa perangkat peningkat performa untuk mengelabui penampilan mewahnya.

Meski demikian, anggota Mercedes-Benz W204 Community Indonesia ini rupanya tidak ingin tampil terlalu elegan. Terbukti dengan aplikasi panel-panel carbon fiber merek Air Wing pada ducktail, juga lips pada bumper depan dan belakang.

Yap, setelah penampilan dirasa cukup, pemilik Rumah Sakit di kawasan Banten ini langsung beralih ke dapur pacu. Ia pun mengaplikasikan air intake dari K&N beserta air box-nya, yang diklaim dapat memberi pasokan udara dingin dengan intensitas serta volume yang lebih baik ke ruang bakar.

Penggemar kuliner sate padang ini juga memasang knalpot Mach 5 tipe valvetronic buatan negeri Paman Sam, dari downpipe hingga belakang yang diklaim dapat mendongkrak tenaga sebesar 20-30%.

“Sejauh ini baru saya yang pasang full exhaust system dari Mach 5 di Indonesia. Itu karena hasil konsultasi saya dengan Rocky Cockpit Autowork biar mobil ini bisa tetap datang ke acara resmi tanpa suara bising, sekaligus bisa hang out dengan suara ganasnya kalau katup knalpotnya dibuka, hehehe,” kekehnya.

Bagian charge pipe pun di-custom menggunakan produk Cockpit Autowork agar sanggup ditempa tekanan boost twin-scroll turbocharger-nya. Sedangkan proses ‘sentuhan’ terakhirnya, Ardi mempercayakan tuning box merek JB4 dari Burger Motorsports pada sistem komputerisasi yang mampu mendongkrak performa sebanyak 25 dk dan meingkatkan torsi 40 Nm.

Tetap hati-hati ngebutnya ya bro... • (otomotifnet.com)

EDITOR

Bagja

Jumat,23 Sept 2016 10:30 WIB

Toyota Sienta - Test Drive Review

Senin,19 Sept 2016 15:15 WIB

All New Honda BeAT ESP 2016 - Test Ride

Jumat,9 Sept 2016 13:30 WIB

KUN Bali & Banyuwangi 2016

Top