Rabu,10 Agust 2016 11:08 WIB

Penulis: otomotifnet

Modifikasi Honda C-RV A/T 2000, Gara-Gara Turun Dari Merapi

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Pelindung lampu dan lainnya, gara-gara pengalamam hajar ayam di tol Pejagan, Cirebon

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Mesin dipapas bagian head, karena pakai piston berkepala flat

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Hella jadi ciri khas untuk ubahan rally style ala pengajar mahasiswa ini

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Per Jamex asal comot dari per titipan rekan yang ada di rumah

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Pelek Compomotive dengan ban Hankook yang ukurannya dipilih lebih kecil dari standarnya

Sebenarnya pria yang berprofesi sebagai dosen ini enggak suka dengan gaya ubahan model kendaraan rally

Yogyakarta - Biasanya, untuk urusan modifikasi, Christanto Dwi Nugroho Spd. SE. Mpd., lebih memilih model street racing. Tapi hal biasa itu dilanggar, ketika pria yang kesehariannya sebagai dosen itu turun dari wisata di Gunung Merapi, Jateng.

“Hobi adventure dan kalau ingin kotor-kotoran. Makanya dari pengalaman ke Merapi itu, punya niatan untuk bikin kendaraan yang bisa digas pol di aspal dan tanah,” ucap Tanto, panggilan akrabnya.

Dari keinginan tersebut, maka dipilih modifikasi yang bergaya rally dan bukan off-road. Soal bahan, pria ramah ini memilih Honda C-RV bertransmisi otomatis keluaran 16 tahun silam.

Pemilihan bahan untuk modifikasi itu, tentunya bukan tanpa alasan. Menurutnya, Honda C-RV A/T 2000 memiliki mesin B Series, kaki-kaki yang mudah dimodifikasi dan bodi yang pas untuk bermain di aspal juga tanah.

Umur pakai yang sudah 16 tahun, membuat rekondisi jadi hal pertama yang dilakukan. Salah satunya seperti melakukan penggantian slang-slang yang sudah mulai getas. “Pada intinya, jangan sampai saat dipakai luar kota malah bikin masalah. Apalagi kalau bareng rombongan teman sesama pengguna C-RV, biasanya saya jadi sweeper,” terangnya.

Setelah urusan rekondisi selesai, barulah melakukan modifikasi. Di bagian kaki-kaki misalnya, walau sokbreker masih pakai aslinya, tapi posisi mangkok per diubah supaya lebih tinggi. Per pun sudah berganti lansiran Jamex.

“Di rumah ada banyak per racing dan dijajal satu per satu. Ketemunya yang dipasang sekarang, nyaman dan handling-nya enak,” papar dosen mata kuliah Teknik Informatika dan Bahasa Inggris.

Paduan di kaki-kaki adalah pelek Compomotive berdiameter 15 inci, dibalut ban Hancook 195/65R15. Sengaja dibuat lebih kecil dari ukuran biasanya yang 205/70, biar bisa gas pol saat ketemu trek aspal. Kayak gini nih, ubahan ala dosen yang doyan modifikasi street racing tapi ingin bergaya di trek tanah.

Data Modifikasi Honda C-RV A/T 2000
Mesin: Porting Polish
Sokbreker: Standar Custom
Ban: Hankook 195/65R15
Pelek: Compomotive R15
Lampu: Hella
Lamp Guard: Metal
Foot step: Metal
Bumper Guard: Metal
Slang: Samco

 

EDITOR

Bagja

Top