Jumat,21 Okt 2016 09:14 WIB

Penulis: otomotifnet

Modifikasi Honda Civic Estilo 1992, Swapped & Boosted!

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Interior cukup ganti jok eks Civic Type R dan setir Momo

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Engine swap Plus turbo. Mantap!

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Kabin belakang dipenuhi audio

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Big brake kit Willwood 4 pot untuk pengereman yang lebih pasti

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Modifikasi luar dalam yang pol banget!

Enggak cuma engine swap, tapi sekaligus pasang turbo biar tambah kencang

Jakarta - Kota Pekanbaru memang semakin maju di dunia modifikasi. Tidak hanya keluaran baru, tapi juga varian dream cars back to 90’s! Salah satunya adalah Honda Civic Estilo ini, ubahannya pol luar dalam sampai ke mesin. Begitu didapat, yang ada dalam benaknya adalah ‘proper modification’ agar tetap bisa dipakai kapan saja. “Jangan asal yang akhirnya malah enggak bisa dipakai, hehehe,” kekeh Syafriady, sang pemilik.

Langkah pertama adalah cat ulang jadi warna yellow candy, “Sebenarnya sudah beberapa kali ganti warna, dari biru ke merah, sekarang yellow candy,” sebut pria ramah ini. Mumpung lagi bongkar bodi, sekalian saja atap dijebol untuk pasang sunroof Webasto biar makin keren. Sementara di bumper depan dipasang fog lamp OEM EG6 dan front lips-nya.

Berikutnya adalah engine swap, awalnya cuma naik kelas ke mesin D series VTEC dan pasang turbo. Namun belakangan, ia sekalian ganti seri H22 yang kapasitasnya lebih besar, yakni 2.200 cc. Paling butuh ganti engine mounting lansiran Innovate, agar bisa menampung mesin eks Honda Prelude ini. Belum cukup, jeroannya juga ikut diganti seperti connecting rod dari Eagle, piston low comp 87 mm dari Wiseco, cam stage 2 dari Brian Crower, sampai ke turbo TD05 eks Mitsubishi Evolution.

“Saya pikir sudah tanggung engine swap, sekalian deh pasang turbo,” ujar pria yang berprofesi sebagai kontraktor ini. Boost turbonya jika dipakai sehari-hari diset di 0,5 bar, kalau lagi mau kencang diset maksimal hingga 1,2 bar. Mendukung mesin kencang, ia beralih ke kaki-kaki. Pelek misalnya, dipilih OZ Racing F1 ukuran 16x7 inci dengan ban Toyo R888 ukuran 195/50R16, sementara suspensinya pakai sokbreker adjustable D2 agar lebih stabil. kyn/otomotifnet.com

Data Modifikasi

Eksterior: Repaint yellow candy, sunroof Webasto, fog lamp OEM EG6, front lips
Interior & Audio: Jok eks Hond Civic Type R, setir Momo, quick shift, headunit Pioneer, speaker PCA Resolution, power 4 channel Audiosystem M-Line 75.4, power monoblock Orion XTR 2200.1, subwoofer 12 inci Rockford Fosgate HX-2
Mesin: Swap to H22 2.200 cc, metal set King Bearing, con rod Eagle, piston low comp 87 mm Wiseco, Cometic head gasket, ARP head stud, camshaft Brian Crower stage 2, valve spring Brian Crower, retainer Brian Crower, cam gear Work, Turbo TD05, intake manifold Skunk2, throttle 70 mm Skunk2, injector 560 cc Evo IV, fuel rail Skunk2, fuel pressure AEM, timing belt Power Enterprise, kabel busi NGK, coil MSD2, ECU Mega Squirt, fuel pump Wabro 320
Pelek dan kaki-kaki: Pelek OZ Racing F1 16x7 inci, ban Toyo R888 195/50R16, sokbreker adjustable D2, big brake kit Willwood 4 pot

Plus: Modifikasi di semua sektor
Minus: Minus rollbar

 

EDITOR

Bagja

Top