Senin,31 Okt 2016 12:08 WIB

Penulis: otomotifnet

Modifikasi Honda S2000 2001, Black Sleeper

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Tampilan luar yang ‘menipu’

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Mesin belum sempat di dyno setelah di up-grade, yang pasti 180 kpj bisa dengan mudah didapat

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Interior dominasi warna coklat, kontras dengan bodi hitam

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Pakai pelek 20 inci supaya enggak over spin

“Jangan terkecoh dengan penampilan luarnya, karena ‘jantungnya’ yang menakutkan”

Pekanbaru - Meski tidak pernah dijual resmi oleh APM Honda di Indonesia, mobil sport yang satu ini memang selalu jadi incaran para pecinta kecepatan di Indonesia. Yang beruntung memiliki mobil ini salah satunya adalah Mr. E yang ada di Pekanbaru, “Saya dapat mobil ini dari Jakarta, langsung saya modifikasi begitu sampai di Pekanbaru,” ujar Mr. E.

Tentu saja modifikasi performa mesin jadi tujuan utama. Mesin asli 4 silinder yang berkapasitas 2.0L dibelah untuk diganti jeroannya agar performa mesin meningkat tajam. Mulai dari camshaft, piston, dan kruk as yang kesemuanya lansiran Skunk2 langsung dipasang. Selain itu belt dan klep berikut retainer Toda juga dipasang.

Bahkan piggyback Dastek Unichip Q+ juga dipasang untuk meningkatkan power mesin.  Untuk exhaust system mulai dari header, down pipe, sampai muffler menggunakan produk Buddy club. Taklupa paking juga diganti dengan produk Comatic agar kompresi mesin makin oke. “Saya ganti baut cover head pakai buatan ARP supaya baut cover head tidak mudah rusak,” ucapnya.

Oya, agar pendinginan lebih maksimal dipasang radiator lansiran Mugen. Mesin tambah kencang, tentu saja faktor pendukung seperti suspensi dan rem juga harus ditingkatkan. Maka BBK Endless 330 mm 6 pot berikut brake damper J’s Racing untuk rem depan segera dipasang menggantikan rem standar sebelum pelek BC Forged ukuran 20x9,5+10,5 inci dengan ban Toyo ukuran 235/35R20 dan 245/35R20 dipasang.

Agar lebih stabil sokbreker adjustable Buddyclub juga dipasang. Soal eksterior, tadinya pria paruhbaya ini menggunakan body kit full Buddy club. “Tapi yang depan karena sering mentok jadi saya lepas ganti bumper standar, sisa side skirt Buddy clubsaja yang masih terpasang,” ucap pria ramah ini.

Malah jadi tampilan sleeper nih! “Hahaha…memang itu tujuannya,” gelak Mr. E. Nah, hati-hati ya kalau ketemu S2000 ini, jangan ditantangin!  Kyn/otomotifnet.com

Data Modifikasi:

Eksterior:SideskirtBuddyclub
Interior :Retrimkulitcoklat
Mesin :Camshaft Skunk2, piston Skunk2, kruk as Skunk2, belt Toda, retainer Toda, klep Toda, radiator Mugen, header Buddy club, down pipe Buddy club, muffler Buddy club spec 1, paking Comatic, baut head ARP
Pelekdan kaki-kaki :BC Forged 20x9,5+10,5 inci, ban Toyo 235/35R20 dan 245/35R20, sokbreker adjustable Buddy club, BBK Endless 330 mm 6 pot

Plus: Modifikasi yang mengutamakanperforma
Minus: Warnahitamkurangmenyiratkankecepatan

 

EDITOR

Bagja

Top