Rabu,5 Okt 2016 12:05 WIB

Penulis: otomotifnet

Modifikasi Mitsubishi Outlander Sport 2012, Akibat Enggak Boleh Sedan

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Pelek berdiameter 19 inci terlihat pas setelah pakai per dan sokbreker custom

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Bodykit DAMD yang tidak dipasangkan hanya bagjan samping karena aslinya sudah seperti pakai

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Interior tidak banyak sentuhan, hanya trim panel yang dilapisi stiker bermotif karbon

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Cukup pakai remote, bisa tentukan output suara dari dual mufflernya tenang atau keras

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Body kit DAMD dari Autobless Sunter

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Agar makin proper mengikuti tampilannya, mesin pun sedikit dapat sentuhan dari TC, replacement filter dan penggantian header

Dilarang orang tua ambil mobil pendek, terpaksa SUV-nya di’sedan-sedan’kan

Jakarta - Bawa mobil ke kampus, jelas tampilannya harus mendukung. Pun begitu dengan Elvan Ryan Utama, ketika berkuliah di Universitas Pelita Harapan dan ingin memilih mobil, Ia menargetkan sebuah sedan yang sudah lama sangat diincar. “Akhirnya ambil Outlander Sport karena sama orang tua dilarang ambil sedan. Makanya langsung pengin buat SUV-nya jadi mirip sedan,” ujar Elvan.

Caranya paling mudah jelas dengan menceperkan. Namun mahasiswa ini pun mengakui, tidak mudah menurunkan ketinggian Outlander Sport. “Pakai per SSS saja seperti enggak turun sama sekali, jadi saya cari yang custom,” jelas Elvan. Sedangkan sokbreker diganti milik saudara sedannya karena berdudukan sama, yaitu Evolution X. PR selanjutnya dengan mengganti pelek, diameter aslinya 17 inci dinaikkan 2 inci dengan lebar 9,5 inci, kemudian dilapis profil ban lebih tipis.

Melengkapi tampilan eksterior, pria berumur 21 tahun ini memesan body kit DAMD dari Autobless Sunter, kecuali side skirts. Kemudian housing headlights dibuat berwarna hitam dan ditambahan demon eyes di Avantgarde Autostyle, agar menyerupai cat bodinya. Pria yang berdomisili di Lippo Karawaci ini tidak mau jika tampilan ala sedannya selesai hanya di eksterior. “Mesinnya juga harus disentuh meski sedikit, biar enggak diejek kalau ikut meet up, hehehe,” tambahnya.

Karena itu, dipasanglah throttle controller dari Shadow, filter udara K&N dan yang paling unik, knalpot dengan valvetronic dari Tech Pro Exhaust, alias katup yang bisa dibuka atau tutup dengan remote. “Soalnya orang tua enggak mau kalau knalpotnya sampai berisik. Jadi pas sampai rumah, valve knalpotnya ditutup supaya suaranya seperti standar. Tapi begitu keluar, buka pakai remote jadi suaranya berubah sangar,” canda Elvan. * Sano/otomotifnet.com

Data Modifikasi:
Eksterior: DAMD Front Lips, DAMD Rear Diffuser, DAMD Spoiler, Black Housing Headlights and Red Demon Eyes by Avantgarde Auto
Interior: Comfort Carpet, Custom Interior Trim Panel Carbon Sticker
Kaki-kaki: TE37 R19 Lebar 8,5-9,5, Custom Front & Rear Springs, Custom Lancer Evolution X Shock Absorber
Mesin: Shadow Throttle Controller, K&N Replacement Filter, Custom Lancer Evolution X Header, Tech Pro Exhaust Dual Out Valvetronic Muffler
Audio: Flux Split Coaxial Speaker, Power Amplifier MA Audio 4-channel, JL Audio Subwoofer

EDITOR

Bagja

Top