Kamis,13 Agust 2015 13:05 WIB

Penulis: pewete pewete

Modifikasi Suzuki Karimun Estilo 2008 & Suzuki Karimun Estilo 2010

Foto: Rian

Modifikasi Suzuki Karimun Estilo 2008 & Suzuki Karimun Estilo 2010

Coba perhatikan kedua Karimun Estilo ini, sama-sama mengadopsi gaya Kei-VIP. Namun selain warna, ternyata fokus modifikasi yang dilakukan keduanya berbeda

Jakarta - Silver & Gold, walau beda warna namun keduanya sudah seperti pasangan. Pun begitu dengan kedua pemilik Suzuki Karimun Estillo ini. Dengan gaya dan preferensinya masing-masing, kini kedua Kei Car Jepang tersebut terlihat cocok untuk dipajang bersamaan.

“Awalnya sih suka mobil ceper dengan tampilan simpel dan elegan, namun harus bisa dipakai harian," jelas Tubagus Reza, pemilik Karimun Estilo 2010 berkelir Silky Silver. Sedangkan bagi Rey Rizal, tuan dari Karimun Estilo 2008 berwarna Dusky Brown, konsep VIP memang sudah jadi incarannya. "Dari dulu saya suka konsep VIP," sahutnya.

Nah, soal beda gaya yang dimaksud, ternyata Rey lebih fokus mengutak-atik bodi. Sedangkan Reza lebih bereksperimen memilih pelek yang paling cocok untuknya. Nah, simak yuk bagaimana keduanya memodifikasi small city car-nya. • (otomotifnet.com)



Karimun Estilo 2008
- Rey


Body Kit Serba Custom

Dari awal mau memodifikasi, pria berumur 21 tahun ini memang sudah ingin mengeset penggunaan untuk show off alias pamer. Lihat bodi berkelir emasnya? Sebenarnya itu hanya body wrap stiker dengan warna copper, karena warna aslinya adalah cokelat tua. Jelas bertujuan agar terlihat lebih mencolok di jalan.



Pelek Rondell 0073 17 inci harus ubah PCD jadi 4x100 dan roll fender supaya muat

Namun sebelum membungkus ulang, ia memasangkan body kit terlebih dahulu. Bedanya dengan Reza yang membeli versi OEM, pria yang satu ini lebih tertarik menggunakan bumper dan side skirt custom. Akhirnya ia memasang side skirt Daihatsu Ayla, bumper depan Toyota Agya dan bumper belakang Karimun Estilo.

 
 


Side skirts pakai punya Daihatsu Ayla, masih dicustom juga agar terlihat lebih besar

Namun meski sudah menggunakan body kit yang berbeda-beda, tetap tidak dibiarkan standar. "Bumper depan dan belakang saya custom lagi di Auto Arizona agar terlihat padat. Sesudah itu baru dilapis stiker di Dice Sticker," ujar pria berdomisili Jakarta itu. Biar sekalian, lampu depan juga diberikan black housing supaya terlihat sporti.

 


Boks custom dengan power amplifier dan subwoofer JBL memenuhi bagasi

Setelah puas main pada sektor bodi, baru lah pria yang akrab disapa Rey ini mulai main kaki-kaki. Tak tanggung-tanggung, langsung diselipkan pelek Rondell 0073 buatan Jerman berukuran 17 inci. Namun karena PCD 5x112, mau tidak mau ia harus ‘naik baut' agar masuk PCD standar Karimun Estillo yang 4x100.



Sampai cari body kit custom berbeda-beda dan body wrap agar terlihat mencolok

Meskipun sama-sama mempunyai lebar 7,5 inci, tapi offset 35 pada pelek Rondellnya membuatnya sedikit nongol. Oh ya, ternyata fender juga harus di-roll agar fitment-nya pas.•

 




Karimun Estilo 2010
- Reza
Eksperimen Ragam Pelek

Sebelum memodifikasi Estilo miliknya, pria berumur 22 tahun ini memastikan sudah melakukan semua perhitungan yang tepat. "Namanya juga mahasiswa, masih terbentur dana nih. Jadi sebelum membeli parts harus teliti memilihnya," jelas Reza.



Kabin dipenuhi dengan aksen wood panel custom sehingga lebih meriah

Meski berhati-hati, tapi ternyata pelek yang pernah dicoba sudah lumayan banyak loh. Pertama kali dipasangkan pelek OEM Jazz diameter 15 inci. Lalu berganti Largo 15 inci. Terasa kurang besar, selanjutnya Borbett Type D 16 inci yang dipilih. Beberapa kali ganti pelek, ia mendapat pencerahan dari sang senior.



Pelek Momo Ferrari Engineering 17 inci menjadi pilihan terakhir, dengan per milik APV custom karena lebih keras

"Sebelumnya saya selalu pakai replika, tapi waktu ketemu om Yudho Handadi dari Karimun Club Indonesia, disuruh pakai yang asli. Jadi ya saya coba OZ orisinal deh, hehehe," canda mahasiswa itu. Selain orisinal, diameternya lebih besar, 17 inci. Kini pelek Momo Ferrari Engineering dengan PCD 4x100 yang terpasang.



Bagasi diisi boks dengan 2 subwoofer Visonik, Power The Punch dan A/D/S

"Nanti ke depannya mau coba yang baut 5 deh kalau ganti lagi," tambahnya. Oh iya, untuk dapat menggunakan pelek 17 inci itu, ia memakai per milik APV yang di-custom karena mencari ulir yang lebih besar. Setelah puas berganti-ganti pelek, pria berdomisili Bekasi ini mulai melengkapi besutannya dengan perlengkapan lain.  Interior pun mulai disentuh, pertama menggunakan penambahan panel kayu yang dibuat dengan teknik water printing, sehingga terlihat lebih elegan.•



Agar terlihat elegan, body kit OEM Karimun Estilo wajib mendandani eksterior


Plus:
-
Kombinasi warna pelek & bodi

Minus:
-
Panel interior terlalu heboh












EDITOR

Otomotifnet

Top