Kamis,11 Agust 2016 12:15 WIB

Penulis: otomotifnet

Modifikasi Suzuki Karimun Wagon R GL 2014, Penuhi Keinginan Anak

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Injektor yang pernah diganti distandarkan, ECU juga dikembalikan ke standar namun dapat tambahan reflash, redline kembali ke 6.500 rpm

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Sempat bikin heboh di media sosial, sunroof terpaksa dicopot untuk menghindari pecah akibat flexing saat menikung dalam kecepatan tinggi karena tidak pakai roll cage

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Ban dengan diameter pelek 13 inci jadi kunci menikung cepat untuk ground clearance rendah, sekaligus mengakali penggunaan ban terjangkau

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Yudho dan Tristan, kesampaian juga untuk mengajak anaknya ke Sirkuit Sentul

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Dibuatkan sistem brake cooling custom dengan melubangi dudukan foglights

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Biasanya mengincar tampilan elegan, sekarang justru fokus ke performa

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Interior dikembalikan ke standar untuk merasakan kenyamanan aslinya bila dibawa ke track day

Sudah lama tidak turun ke sirkuit, justru jadi pengalaman tidak terduga membawa Kei Car kesayangan ke Sentul
    
Jakarta -
Nama Yudho Handadi sudah tidak asing lagi. Di OTOMOTIF saja, Wagon R keluaran 2014-nya saja sudah pernah tampil 3 kali dengan tampilan yang total berbeda. Mulai dari gaya simpel, elegan, hingga rally tarmac sudah pernah dicobanya. Nah, bagaimana kalau ikut track day?

“Sebenarnya sih sudah enggak mau turun ke sirkuit lagi, tapi anak menagih janji dulu pernah mau diajak ke sirkuit. Jadi ‘Donkey’ kesayangan harus diubah buat masuk track day,” ujar Yudho. Akhirnya, transformasi pun sekali lagi dilakukan. Mulai dari eksterior, tampilan ala rally tarmac terakhir diubah total. Kini body kit Dilago dipasang, namun karena bagian depan kurang ceper, jadi ditambahkan lips bumper.

“Side skirt aslinya Dilago kurang tebal, jadi angin masih masuk kalau melaju kencang. Jadi harus custom, pakai punya Honda Civic dipotong,” tambah pria yang juga pernah memiliki Karimun Kotak ini. Kemudian fog lights juga dicabut untuk dibuatkan struktur pendinginan rem, sehingga tidak membuat kerjanya terlalu berat dan overheat saat dibawa ke Sentul.

Namun paling unik, adalah perubahan di kaki-kaki. Bila dulu selalu tampil ‘nyaris celup’, sekarang dipilih pelek dengan ukuran sangat kecil. “Sengaja pilih pelek Bridgestone Las Vegas ukuran 13 inci dan lebar 6 inci, supaya beloknya lebih mudah,” tambah Yudho. Per tidak pilih yang neko-neko, justru melirik Eibach milik VW Golf ‘jadul’. Diambil belakangnya, kemudian dibelah dua untuk menurunkan ketinggian.

Agar bantingannya tidak terlalu empuk, sokbreker diambil milik Carry Futura untuk di depan dan VW ‘Kodok’ di belakang. Begitu pula sektor mesin. Meski sebelumnya sudah cukup sangar dengan memakai piggyback Dastek Unichip, perangkat tersebut justru dilepas saat akan turun ke Sirkuit Sentul. Kembali ke ECU standar, namun di-reflash dengan bantuan dari Maju Niac Motor.
 
Prngalaman Menyenangjan

Sudah waktunya, akhirnya mobil bermesin 3-silinder segaris ini siap dimasukkan ke event Fastin’ Fastout 2016 di Sirkuit Sentul. Ditemani sang anak, Tristan, duduk di jok penumpang depan dengan perlengkapan safety komplit, Wagon R ini pun melaju. “Tadinya sempat pakai stabilizer di depan, tapi ternyata justru membuat grip di depan berlebihan, jadi akhirnya dilepas,” ujar bapak dari 3 orang anak ini.

Setelah beberapa putaran, baru terasa efek positif tambahan dari penggunaan pelek 13 incinya, yaitu bisa dimanfaatkan untuk late braking hingga 50 meter. Bonus lainnya, lebih dari 10 lap dilewati dan baru menggunakan satu set ban saja. Masalah juga sempat dialami Karimunnya, yaitu ketika terjadi oil catch tank failure, sehingga slangnya masuk ke throttle body dan oli masuk ke mesin yang menyebabkan asap bertebaran.

Namun yang dirasakan pria yang berdomisili di Bekasi itu, justru perasaan senang dan terasa seperti muda lagi, apalagi karena berhasil membuat keinginan anak untuk turun ke sirkuit tersampaikan. “Tidak disangka, fun juga ikut track day dengan Karimun begini. Mungkin seharusnya diadakan juga kelas untuk Kei car, jadi para pemula bisa belajar juga,” tutup pria ramah itu.

Data Modifikasi:

Eksterior: Karimun Wagon R Dilago Body Kit, Honda Civic Side Skirts, Rubber Front Lips, Rubber Lips for Multi Deflector, Chrome Window Lining, Custom Brake Cooling  
Interior: Custom Wood Panel for Interior, Retrim Seats by LederLux
Mesin: Standard ECU Reflash by Maju Niac Motor, Denso Iridium Tough Spark Plug, HKS Grounding Cable, HKS Capacitor, Custom Air Box Cold Air Induction, K&N Replacement Filter, Custom Muffler Pipe Made by Purbalingga (Brayan)
Kaki-kaki: Custom Springs VW Golf Eibach, Custom Shock Breaker Carry Futura (Depan), Shock Breaker VW Beetle Kayaba Gas Adjust (Belakang), Bridgestone Las Vegas 13x6, Achilles 122 165/30R13 (depan), Achilles 122 165/65R13 (Belakang)
Audio: Subwoofer Rockford Fosgate 12 Inch P2D212, Power Amplifier Rockford Fosgate Prime 500.1 & Rockford Fosgate Prime 500.4, Speaker Viva 3-way (Depan), Speaker Pioneer (Belakang)

 

EDITOR

Bagja

Top