Jumat,11 Nov 2016 09:18 WIB

Penulis: otomotifnet

Modifikasi Suzuki Swift GT3 2012, Rios’s Big Toy

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Bagasi belakang full audio

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Interior retrim kulit asli

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Pelek 18 inci harus di wide body dulu

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Sunroof webasto ukuran large berhasil ditahan

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Apliaksi turbo guna menambah nilai di ajang kontes

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Dari putih jadi magic violet, keren ya! 3. Pelek 18 inci harus di wide body dulu

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Pasang air suspension dengan wireless remote untuk beraksi

Dari yang awalnya bingung mau dimodifikasi seperti apa, sampai akhirnya malah untuk ikutan kontes modifikasi

Jakarta - Dulunya Suzuki Swift milik Rio Wisnu ini berwarna putih dan modifikasinya masih ‘sopan’, tapi rupanya belakangan mulai bosan. “Gue pengin bikin tampilannya jadi beda lagi, anggap aja seperti mainan yang mau di-custom,” ungkap Rio, panggilannya. Lalu ia pun membawa mobilnya ke Akasia Motor di kawasan Jatibening untuk dimodifikasi lagi. Tak pakai lama, seluruh bodi pun langsung berubah warna menjadi magic violet custom by Akasia.

“Catnya kita custom sendiri,” ujar Ronny yang mewakili dari Akasia Motor. Selain itu, “Gue juga ganti bumper depan belakang Swift GT JDM, add-on Suzuki Sport plus splitter carbon. Lalu ganti head lamp dan stop lamp dari Swift Sport juga,” jelas Rio. Tak cuma itu, atap turut dijebol untuk memasang sunroof Webasto size L.

Oiya, karena mau ganti pelek yang lebih lebar, maka semua sepatbor pun di wide body 3 cm depan dan belakang. Pakai pelek apa sih emangnya? “Gue ganti pelek Leon Hardiritt Orden 18x8,5+9,5 inci, bannya Accelera ukuran 215/35R19 depan dan 225/35R19 belakang,” tukas pria ramah ini. Sedangkan suspensinya gunakan Airgen air suspension 2 channel dengan wireless remote. Cusss!

Beres dengan eksterior dan kaki-kaki, Rio beralih ke interior. Semua jok dilapis ulang dengan bahan kulit Wollsdorf, lalu door trim dikombinasikan motif kulit ular. Lantas ditambah wood panel di beberapa bagian dasbor plus ganti setir Nardi model deepcorn dan pedal set Suzuki Sport foot work.

Terakhir mesin tak luput dimodifikasi. Satu set peranti pendongkrak tenaga turbo T28 RB20 eks-Nissan Sylvia langsung dipasang dengan piping dan turbo manifold custom. Agar power mesin makin meningkat ditambahan piggyback Dastek Unichip Q+ dan turbo module. Membantu pendinginan oli dipasang oli cooler HKS dan ATF cooler Hayden.

Begitu beres, Rio malah keranjingan ikutan kontes modifikasi. “Meskipun belum menang, tapi gue senang karena mobil gue ini jadi banyak yang tahu hehehe,” kekehnya. Sip deh!   Kyn/otomotifnet.com

Data Modifikasi:

Exterior
Bumper depan Suzuki Swift GT + Add-on Suzuki Sport, bumper belakang Suzuki  Swift GT + Add-on Swift Sport, widebody, splitter carbon, Mega Option Swift Sport Headlamp, Swift Sport stoplamp, sunroof Webasto size L, repaint Magic Violet Color by Akasia Motor,

Interior :
Retrim Jok by Wollsdorf, customized and retrim doortrim by wollsdorf kombinasi snake skin, customized dan retrim dashboard, retrim plafon dan customized, customized panel wood, customized floor carpet, setir Nardi deepcorn, pedal set Suzuki Sport Foot Work

Pelek Dan Kaki – Kaki :
Pelek Leon Hardiritt Orden 18x 8,5+9,5 inci, BBK K-Sport 8pot, Airgen air Suspension + Selenoid + Wireless remote 2 Channel, ban Accelera 215/35R18 depan dan 225/35R19 belakang, ubah PCD 4x100 ke 5x114,3

Audio :
Head Unit Alpine IVE554BT, speaker 3 way German Maestro, subwoofer Orion Cobalt 12 Inch 2 pcs, power Orion Cobalt 4 channel, power monoblock Orion Cobalt, PCA Capacitor Bank 5 Farad, 5 Farad PCA Capacitor Bank, processor Venom Pandora Engine

Mesin :
Turbo T28 RB20 Nissan Silvia, Dastek Unichip Q+ & Turbo Module, BOV HKS, open filter K&N Inlet 3 inci, piping & turbo manifold custom 3DS Engineering, ATF Cooler Hayden, HKS Oil Cooler, Dei Titanium Exhaust Wrap, boost meter Mechanical Autometer, turbo timer Pivot, fan blade OEM Grand Vitara, Samco Radiator Hose, extra injector, tailpipe Akrapovic

Plus: Modifikasi total di semua sektor
Minus: Kinerja mesin belum terlalu sempurna

 

EDITOR

Bagja

Top