Jumat,13 Nov 2015 12:01 WIB

Penulis: pewete pewete

Modifikasi Toyota Kijang Innova G 2005 One ‘Sleeper’ Family Car

Foto: KIPLI

Modifikasi Toyota Kijang Innova G 2005 One ‘Sleeper’ Family Car



Owner-nya mengaku bahwa setiap mobil yang ada di tangannya tidak ada yang dibiarkan dengan kondisi standar, termasuk Kijang Innova ini


Jakarta - Awalnya nyokap punya keinginan punya satu Kijang buat mobil keluarga. Kesampaian juga sekarang walaupun tangan gue ‘gatal’ buat ngoprek mesin,” ujar Sebastian Pramudita, sang pemilik. Hasil akhirnya mengubah MPV keluarga ini jadi ‘sleeper’ yang siap beraksi di lintasan 402 meter kelas 14 detik.



2KDFTV mengalami lonjakan tenaga cukup signifikan untuk sebuah mobil harian

Sepintas, hanya bermodalkan upgrade tampilan ke Kijang Innova keluaran 2008. Plus di sektor kaki-kaki, satu set pelek OEM Mitsubishi Evolution VIII diaplikasi. Tapi Bastian rahasianya ada di balik kap mesin. Sempat pakai turbocharger milik Isuzu D-Max tipe RHF4, dengan boost 1,7 – 1,8 bar. Kini di-upgrade dengan tipe RHF5 yang dapat menghasilkan boost hingga 2,3 – 2,4 bar.



Pilihan akhirnya di jatukan pada Turbo RHF5 yang ganas di putaran atas

“Sebenarnya RHF4 lebih responsif di mid rpm, cocok banget buat yang doyan akselerasi spontan. Kalau RHF5 lebih enak untuk diajak ngebut di rpm tinggi, karena tenaga bawahnya agak nge-lag,” jelas pria yang rajin mengikuti drag race di sirkuit Sentul, Jabar ini.



Pelek OEM Mitsubishi evolution VIII memiliki “fitment” pas di Innova

Karenanya, Bastian pun mengantisipasi kekurangan itu dengan aplikasi camshaft AE Performance dengan material billet. Namun khawatir dengan tenaga yang mengalami lonjakan cukup drastis dan turbo spool up spontan. Beberapa parts vital seperti transmisi dan mesin dijaga dengan pemasangan oil cooler dari Autobahn.



Sedangkan pada bagian transmisi, Bastian juga menambahkan ATF cooler dari B&M yang didukung kit dari Trans Go untuk mendapatkan akselerasi responsif. “ATF cooler & Trans Go memang gue rasa sangat ngebantu saat akselerasi. Bikin mobil matik ini enggak lemot,” tuturnya.



Bukti otentik lonjakan sebesar 20-30% dari standard

Terus rencana ke depan gimana? “Masih fokus di riset karena sebenarnya belum optimal. Jujur saja dengan modifikasi yang gue lakuin ini, harusnya masih bisa dapat tenaga yang lebih besar,” tuturnya.

Namun dengan catatan waktu 14,7 detik dan tenaga yang mencapai 322 dk dengan torsi 649 Nm, Bastian memiliki niat untuk memasang external wastegate dari Tial dengan diameter 44 mm. Well, godspeed on the track, bro... • (otomotifnet.com)

Plus:
- Unik dengan pelek evolution VIII

Minus:
- Belum menemukan setup mesin yang optimal

DATA MODIFIKASI:

Eksterior Front bumper Innova 2008, rear bumper Innova 2008, tail lights Innova 2008, grille Innova 2008, optional side skirt Kaki-kaki Pelek OEM Mitsubishi Evolution VIII 17 x 8 inci et 38, Ban Toyo R1R 235/35/17, Sokbreker YSS DTG Mesin RHF5 Turbocharger, Aluminium FMIC, Stainless steel piping, ECU=Shop ECU, ECU=Shop Monster Gauge, Gizmo boost controller, Bosch injectors, Autobahn oil cooler, B&M ATF cooler, Trans Go kit, AE Performance billet camshaft, custom stainless steel oil catch tank, custom stainless steel 3 inci full exhaust system.







EDITOR

Otomotifnet

Top