Senin,1 Feb 2016 17:13 WIB

Penulis: Admin OTOMOTIFNET.COM

Suzuki Splash M/T 2012 Perdana Jadi Juara

Suzuki Splash M/T 2012 Perdana Jadi Juara

  • Foto: Rio/Otomotifnet

    Mesin cukup pasang volt stabilizer Qmax 2 buah, tipe GT3 untuk maksimalkan tarikan atas, sementara LV benerin tarikan bawah

  • Foto: Rio/Otomotifnet

    Roll-cage jadi pekerjaan paling lama dari total waktu 2 minggu, bantu bodi lebih rigid dan handling lebih enak

  • Foto: Rio/Otomotifnet

    Sekitar suspensi depan dan belakang di-reinforced supaya handling makin akurat

  • Foto: Rio/Otomotifnet

    Coilover HKS Hypermax Ini masih sementara karena turun di trek aspal, next Project mau pakai yang khusus reli

  • Foto: Rio/Otomotifnet

    Pasangan Yoyok dan Omen, berhasil jadi juara 1 walau kelasnya digabung dengan N15, dan total bawa pulang 5 piala loh!

Pertama turun, ‘cipratan’ Splash merah ini menunjukkan kalau mesin mungilnya ternyata kompetitif di ajang reli

Jakarta - Penasaran dari seri sebelumnya ingin nurunin Splash, akhirnya hanya dalam waktu 2 minggu dibangun lah sosok small hatchback Suzuki ini untuk turun di kelas N12. Selama ini, di kelasnya baru ada Toyota Etios, Honda Brio dan Mitsubishi Mirage. “Buat nunjukkin juga, masih ada Suzuki nih yang bisa fight,” terang Yoyok Cempe, pereli senior yang kali ini harus kerja keras turun di 2 kelas, lainnya andalkan Baleno spek reli.

Enaknya, turun di kelas N adalah harus memakai mesin sesuai bawaannya. Enggak bisa tuh seenaknya modifikasi. Makanya pekerjaan paling lama saat meracik roll-cage dan pilih suspensi. “Mesin cukup tambah Qmax volt stabilizer, satu untuk tarikan bawah, satu lagi benerin tarikan atas,” sambung pria berkaca-mata ini. Sisanya, paling muffler tip saja yang pakai besi stainless.

“Setingan ini sudah jauh lebih enak, nyetirnya jadi fun. Tinggal diurut saja nyari traksi sama racing line deh. Soalnya di trek tarmac kan,” papar pria ramah yang berpasangan dengan Normansyah sebagai navigator. Sisanya lebih banyak mencari sokbreker yang pas dengan waktu yang mepet. Coba sana-sini, dipilih lah coilover HKS Hypermax untuk depan dan Bilstein di belakang, dengan kombinasi per HKS. “Itu juga nyopot dari Swift milik saya. Sekarang jadi nganggur tuh di garasi,” ujarnya sambil tertawa.

Enggak sia-sia mesti kerja keras balap di dua nomor. Sore hari saat pembagian piala, Yoyok pun berhasil naik panggung menyabet juara 1 di kelas gabungan N12/N15, yang kapasitas mesinnya lebih besar. Selamat! • (otomotifnet.com)

Plus:
- Bisa fight di kelas yang lebih besar dengan ubahan minimal

Minus:
- Suspensi masih bisa di-upgrade lagi

Data Modifikasi:

Volt stabilizer Qmax GT3 dan Qmax LV, transmisi standar dengan LS, body kit SGA (Suzuki Genuine Accessories); add-on bumper depan/belakang, side skirt, rear spoiler, door visor, Roll-cage 6 titik seamless, reinforced bodi, Pelek standar, Ban Achilles ATR K-Sport 195/50R15, COilover HKS Hypermax (depan), Sokbreker Biltein, per HKS (belakang), Jok Sparco Pro2000, safety belt OMP 5 titik, setir Sparco 3 spokes deep cone, pedal set Sparco

EDITOR

Bagja

Top