Senin,26 Okt 2015 19:53 WIB

Penulis: pewete pewete

Toyota Crown Athlete 2005 BIPPU STYLE

Foto: KYN

Toyota Crown Athlete 2005 BIPPU STYLE



Tadinya mau gue bangun buat drifting, tapi akhirnya malah gue modifikasi dengan aliran VIP


Jakarta
- Punya mobil langka seperti Toyota Crown Athlete tidak membuat Raden Aditya Notosuprapto lantas sayang untuk memodifikasinya. “Tadinya malah mau gue pakai buat drifting, tapi karena teman-teman pada bilang sayang, akhirnya malah modif dengan style VIP deh,” ujar Adit Kodok, sapaan akrabnya.

Kalau dilihat spesifikasi mesinnya, sebenarnya Crown ini sudah siap banget turun drifting. “Mesin sudah gue blue print, terus internalnya mulai dari metal sampai piston sudah pakai TRD semua, ECU Motec M800, juga deft force d1Spec LSD sudah kepasang semua, tinggal bangun kaki-kaki lah,” ucap Adit lagi. Wuihhhh…



Interior tak banyak ubahan, shift knob bubble bersanding dengan indikator air sus

Berhubung pindah aliran, Adit pun memilih VIP atau yang sekarang banyak disebut Bippu style. “Sebenarnya sama saja, cuma Bippu lebih dikenal di Jepang. Mobil yang buat dimodifikasi ya sekelas Crown begini,” jelas pria 23 tahun ini.

“Di Jepang malah ada yang lebih ekstrem, sampai lantai deknya dibolongin juga, hahaha,” gelaknya. Kalau melihat foto-fotonya sekarang, ini adalah penampakan terakhir setelah ia melakukan radius fender, ganti pelek, dan juga pasang air suspension. Penasaran? • (otomotifnet.com)




Side skirt Aimgain ini pesan langsung ke Jepang


BODY KIT CUSTOM DAN AIMGAIN

Karena semua sepatbor sudah ‘lebar’, jadi aneh kalau bumper tetap standar. Akhirnya untuk bumper depan belakang Adit membuatkan body kit custom di bengkel Rudi Motor, langganannya di kawasan BSD Otopart. “Body kit dari bahan fiberglass, desainnya campuran antara sporty dan juga masih ada kesan elegannya,” tukas Adit.



Bumper hasil custom ingin terlihat elegan tapi ada aura sporty

Yang unik, untuk bumper depan Adit menggunakan desain custom, sementara bumper belakang mengambil desain Aimgain yang dibuat di Akasia Motor. Sementara untuk side skirt-nya ia langsung memesan ke Jepang. “Gue pesan side skirt asli buatan Aimgain ke Jepang langsung, karena menurut gue kalau side skirt masih aman kalau nempel aspal.



Hasil potong Fender 19 cm, sekarang pelek aman kalau amblas

Kalau bumper depan belakang sayang juga,” tukas pengusaha muda di bidang spare part ini. Sebagai aksen, di bumper belakang dibuatkan lubang untuk 4 buah tailpipe Remus. “Ini semua aktif loh, enggak cuma tempelan,” cetus Adit lagi. Oh iya, gril depan juga diganti dengan gril aero lansiran Tom’s, salah satu tuner pabrikan Toyota selain TRD.

Sementara di bagasi, ia memasang ducktail orisinal buatan Silkblaze berikut roof spoiler-nya. Keren!




Pelek DPE 20 inci ini lebar banget!




Bodykit hasil mix and match versi custom dan Aimgain, keren!

RADIUS FENDER 19 CM!


Saat ini Adit pakai pelek DPE Forging Wheels ukuran 20x10,5+11,5 inci dengan offset -15 dan -30! Kemudian pelek ini dibalut ban Accelera Phi ukuran 225/35R20 depan dan 245/35R20 utuk belakang. “Pokoknya bannya stretch habis deh, hahaha,” ucap Adit sambil tertawa.



Nah, bosan dengan settingan suspensi static, Adit pun beralih ke suspensi pintar yaitu air suspension. Ia pergi ke bengkel Akasia Motor di kawasan Jaktim untuk membeli air sus ini. “Minta pasang air sus ViAir, tapi tabung dan kompresornya gue maunya pakai punya Universal Air. Karena tabungnya lebih besar, jadi enggak cepat habis anginnya,” jelasnya.

Nah, masalah baru pun timbul pada saat air sus diceperin habis. “Mentok sepatbor!” serunya. Solusinya yang paling manjur adalah melakukan radius fender supaya ban dan pelek bisa amblas di dalam sepatbor. “Akhirnya semua fender diradius sekitar 19 cm, itu sepatbor aslinya loh yang dipotong!” serunya.

Tak hanya radius fender saja, seluruh sepatbor juga dikembungkan. “Lupa berapa ukurannya, yang pasti sekarang benar-benar bisa amblas di dalam sepatbor nih, hehehe,” kekeh pemukim di kawasan BSD ini.



Mesin sudah Blueprint karena disiapkan untuk drifting


MESIN BLUEPRINT


“Untuk mesin, karena awalnya gue mau bangun buat jadi mobil drifting, mulai dari semua metal sampe piston gue ganti pakai TRD untuk mesin 2GR, terus mesin juga di-blueprint. ECU Motec M800, Limited Slip Differential Deftforce d1spec, pokoknya banyak lah yang sudah gue ganti,” bilangnya.

Dengan settingan mesin dan suspensi seperti sekarang ini, Adit dengan enteng bisa memacu mobilnya di atas kecepatan 200 kpj. “Enak banget tenaga mesinnya sekarang, kayak enggak pakai pelek 20 inci saja,” serunya.

Plus:
- Modifikasi di hampir semua sektor dan dipakai harian

Minus:
- Cat kurang eye catching

DATA MODIFIKASI:

Eksterior: - Custom body kit
- Original side skirt by Aimgain
- Custom Rear bumper Aimgain 
- Original Silkblaze Ducktail dan roof spoiler
- Radius Fender 19 Cm depan + Custom Fender 
 Vent 
- Radius rear fender + Door 19 cm 
- Tom’s aero gril orisinal
- Custom Leather pillars Interior: - Retrim Original leather car seat
- Dildo bubble shift knob
- Wood panel trunk
- Viair tank 
- Viair Comperessor 
- Viair Psi tacho 
- Original Universal air button 4 channel Mesin: - 2GR Blueprint engine 
- Stainless steel Fujitsubo full exhaust Piping 
 2,5 inch
- 4 muffler tip Remus Suspensi dan Pelek: - Universal air suspension 4 channel
- Upper arm Driftworks
- Custom camber depan belakang
- custom super angle front wheels
- DPE Forging Wheels 20x10,5+11,5 inci offset -15 & -30







EDITOR

fauzi

Top