Senin,9 Nov 2015 12:03 WIB

Penulis: pewete pewete

Toyota Fortuner Diesel A/T 2012 BETE? OPREK AJA

Foto: Hardy

Toyota Fortuner Diesel A/T 2012 BETE? OPREK AJA



Awalnya hanya mengganti pelek agar tampil lebih up to date menyaingi Fortuner VNT. Tapi setelah mengadopsi pelek diameter besar, malah menyisakan dampak lanjutan


Jakarta - Tahun 2012 menjadi tahun peralihan SUV terlaris dari Toyota ini dari turbo biasa ke VNT. "Sayang tidak lama setelah saya beli, tipe VNT meluncur ke pasaran," keluh Rio Tanumihardja. Walaupun harganya lebih mahal tetapi worth-it dengan spesifikasi turbo yang lebih canggih.



Tenaga mesin bisa naik 2 kali lipat dengan 5 step opsi tenaga yang diatur lewat piggyback

Dari tampak eksterior sekilas sama hanya paling mencolok terletak pada air scoop di kap mesin. "Daripada berlama-lama bete tidak dapat unit VNT, mendingan dioprek sekalian deh," terang pemukim wilayah Kedoya, Jakbar.



Midrange dan tweeter diletakan pada pilar A dengan custom mounting

Awal mula proyek upgrade dengan mengganti kaki-kaki terlebih dahulu. Pelek standar bawaan pabrik segera dilengserkan, berganti merek Ballistic diameter 20 inci dan lebar 9 inci. Tentu tidak ada masalah menggunakan pelek sebesar itu di ruang fender Fortuner.



Jok dibungkus ulang dengan bahan kulit sintetik MBtech

"Ruang fendernya sangat lega, tidak ada masalah ketika belok patah sekalipun tidak gesrot," ujar pria bertubuh tambun ini. Tapi efek menggunakan pelek dan ban diameter lebih besar, membuat akselerasi semakin berat. "Bete laju kendaraan semakin berat saja," sebut pria yang juga sering menggunakan All New Honda CR-V. Makanya mesin perlu sekalian di-upgrade.



Bagasi masih muat barang bawaan walaupun tidak terlalu banyak

Masih tergolong stage 2 saja dengan bermain parts plug and play. Belum sampai taraf ganti turbo. Cukup ganti sistem pembuangan, air filter dan pasang intercooler, serta piggyback Dastek Unichip. Tenaga langsung melonjak 2 kali lipat. Dari bawaan pabrik yang berkisar 100 dk hingga 105 dk pada alat uji dyno.

Upgrade mesin bukannya tidak menyisakan masalah. Malah sekarang lagi pusing dengan pengereman. "Ke depannya harus segera ganti disc brake dan kaliper yang lebih mumpuni agar aman. Pasti karena power besar, bobot berat dan pelek 20 inci," terang pemilik salon mobil Gloss Detailing di Ruko Bellmont, Kebun Jeruk, Jakbar.

Benar tuh, upgrade rem biar lebih safety dong. • (otomotifnet.com)

Plus:
- Tenaga mesin mudah diatur tinggal putar selector mau kencang atau mau standar

Minus:
- Penggunaan lampu rotor dilarang untuk mobil harian

DATA MODIFIKASI:

Mesin:

- Piggyback Dastek Unichip Q4
- Dastek I-Drive
- Custom (Downpipe, Center Pipe, Header, Piping)
- Intercooler KEN Performance
- Saringan Udara BMC
Eksterior:
- Body Full Wrapping Oracale Black Matt
Interior:
- Jok MBtech
- Karpet Comfort
Kaki-kaki:
- Pelek Ballistic 20x9
- Ban Toyo Open Country A/T 275/55 R20
In Car Entertainment:
- Head Unit Pioneer AVH 8650 BT
- Power Amplifier Gladen 100.4
- Power Amplifier Gladen 1000.1 Monoblock
- Subwoofer Gladen 10 Inci 2 Unit
- Speaker Depan Flux BC361
- Speaker Belakang Stealth Coaxial
- Peredam StP







EDITOR

fauzi

Top