Kamis,31 Maret 2016 19:02 WIB

Penulis: Otomotifnet

Toyota Grand Fortuner VNT 2013 Slammed SUV

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Interior tampil mewah dengan balutan kulit

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Pelek dari 24 inci turun ke 20 inci demi tampilan ceper

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Racikan suspensi didapat dalam waktu dua hari saja

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Jok baris ketiga dilepas untuk peranti audio

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Aliran antimainstream, kandas maksimal!

Sempat pakai pelek 24 inci karena penasaran pengin ceper habis turun ke pelek 20 inci

Jakarta - Awalnya Fortuner saya ini pakai pelek diameter 24 inci, terus saya penasaran pengin nyeperin habis Fortuner ini. Karena enggak mungkin pakai pelek 24 inci akhirnya ganti ke diameter 20 inci,” ujar Michael Damanik, pemilik  Toyota Grand Fortuner VNT 2013 berwarna putih ini. Jadilah pelek ukuran 20x9 inci dengan ban Accelera 245/40R20 langsung dipasang menggantikan pelek 24 inci tadi.

Tentu saja settingan suspensinya jadi cingkrang, “Langsung saya bawa ke tukang per langganan buat diceperin,” tukas Michael, sapaan akrabnya. Sayang pertama kali datang kesana ia kesorean sehingga pengerjaannya kurang maksimal. Keesokannya ia datang lagi untuk menyempurnakan pekerjaan kemarin.

Rahasianya ada dipenggantian per dan sokbreker. “Depan ganti pakai per Mercy Masterpiece W124 dan sokbreker Toyota Prado, belakang per Peugeot dan sokbreker Honda CR-V, baru pas cepernya,” ungkap pria 23 tahun ini dengan nada lega. Slammed! Beres urusan suspensi dan pelek, Michael memasang body kit TRD Sportivo untuk Fortuner versi Thailand dari bahan plastik grade B. “Saya cuma ganti yang depan aja, sisanya masih bawaan mobil,” ucap Michael. Keren juga modelnya ya.

Beralih ke interior, seluruh jok dilapis ulang dengan bahan Autoleder agar terlihat mewah. Nah, karena hobi Michael mendengarkan musik maka audio pun digarap secara serius, “Settingan sebelumnya SQL dan sempat 2 tahun ikut kontes audio dan dan dapat 9 piala, tapi sekarang saya ubah jadi SQ aja,” bilang pria asli Medan, Sumut ini.

Tak tanggung-tanggung, jok baris ketiga dilepas untuk perangkat audio. Mengandalkan head unit Alpine W520E, untuk keluaran suara dipasang tweeter dan midbass RS Audio Pro 165. Lalu mid range Venom Intelligent VI3M juga dipasang berikut processor Venom Pandora VPR 1 MK2. Sedangkan power mengandalkan 6 buah power Marantz 750A dan 1 power Venom Intelligent VI 150.4. Terakhir barulah memasang subwoofer 10 inci dari Design By Seas. “Cukuplah buat sehari-hari, hehehe,” kekeh calon dokter ini. • (otomotifnet.com)

Plus:
- Berhasil menceperkan SUV ke batas maksimal dengan suspensi statis

Minus:
- Fungsi SUV jadi berubah

Data Modifikasi

Kaki-kaki  Sokbreker depan Toyota Prado, sokbreker
belakang Honda CR-V, per depan Mercy Masterpiece
W124, per belakang Peugeot, pelek 20x9
inci, ban Accelera 245/40R20

Audio Head unit Alpine W520E, 6 power Marantz
750A, power Venom Intelligent VI 150.4,
subwoofer Design by Seas 10 inci, tweeter dan
midbass RS Audio Pro 165, mid range Venom
Intelligent VI3M, processor Venom Pandora VPR
1 MK 2, kabel Tchernov cable

Eksterior Body kit TRD Sportivo Thailand plastic B grade

Interior Jok Autoleder

EDITOR

Bagja

Top