Jumat,1 April 2016 15:30 WIB

Penulis: Otomotifnet

Toyota Land Cruiser FJ40 1975 Wajib Terlihat Lawas

  • Foto: sano/otomotifnet

    Midbass Baffle akhirnya ditanam di kickpanel karena tidak mau ‘bobok’ pintu

  • Foto: sano/otomotifnet

    Berhubung pilar A custom akan mengubah penampilan, tweeter dan midrange Reverb Acoustic dibuatkan dudukan di dasbor

  • Foto: sano/otomotifnet

    Dibuatkan soundbar di belakang ala-ala Jeep Wrangler agar dapat efek suara surround

  • Foto: sano/otomotifnet

    Subwoofer Dominations dibuatkan dudukan custom sekaligus jadi centre console, amplifier dan prosesor pun tidak mengganggu tampilan

  • Foto: sano/otomotifnet

    Head unit Pioneer 1-DIN DVD dengan layar 3 inci dan processor controller diselipkan di dasbor

Kebanyakan modifikator FJ40 mengubah tatanan interior demi hiburan kabin yang lebih baik, tidak dengan yang satu ini

Jakarta - Usai merestorasi Toyota Land Cruiser FJ40 1975-nya dan pasang transmisi baru, Agung Budi Santoso tidak ingin sistem audionya tetap standar. Sama seperti tidak membiarkan jipnya itu tercebur ke lumpur, bagian interior pun juga dijaga bersih dengan tidak membuat ubahan-ubahan yang terlihat mengubah tampilan asli.

Akhirnya, FJ40-nya dibawa ke Cartens Autosound di Fatmawati untuk mendapat treatment ala SQ atau Sound Quality. “Kata pemiliknya harus terlihat seperti standar, jadi tidak bisa asal bikin dudukan custom di sana sini,” ujar Eddie Soesanto, owner dan instalatur di Cartens Autosound. Speaker depan pun dibuatkan sistem 3-way. Midbass yang biasa diletakkan di door trim jelas akan merusak tampilan, maka diakali dengan dibuatkan dudukan di kickpanel.

“Karena bentuk mobilnya kotak dan jarak jok ke dasbor pendek, jadi pakai midbass 5 inci di kick panel, supaya jarak speaker ke pendengar simetris dan hasil suara antara midwoofer dan midranger-nya nge-blend,” terang Eddie. Kemudian dudukan tweeter dan midrange harus dibuat di dasbor, karena pilar A terlalu tipis dan terlalu mengubah penampilan jika di-custom. Uniknya, frekuensi tengah diisi menggunakan speaker fullrange dan masih ditambah output frekuensi tinggi dari tweeter.

“Speaker di depan pakai modifikasi fullrange dengan crossover pasif, sehingga cakupan frekuensinya lebih kecil. Untuk frekuensi tinggi yang lebih detail, ditambahkan driver kecil tweeter untuk spektrum frekuensi yang lebih lebar dan lengkap,” tambah pemilik gerai di ITC Fatmawati tersebut.

Kemudian agar menambah efek surround dan ambience suara pada keseluruhan ruangan, ditambahkan juga speaker untuk di belakang. Karena tidak ada dudukan standarnya, maka dibuatlah model soundbar dengan speaker fullrange dan tweeter yang diberikan dudukan di atap ala-ala Jeep Wrangler. Hasilnya, keluaran ala SQ berhasil diraih tanpa mengubah desain lawasnya. • (otomotifnet.com)


Data Modifikasi Toyota Land Cruiser FJ40 1975

Head Unit: Pioneer 1-DIN DVH-755AV, DSP: Processor Alpine H800 (Red Edition), RUX Alpine, Speaker Depan: 3-way, Midbass Baffle Kick Panel, Midrange, Fullrange Reverb Acoustic, Tweeter Reverb Acoustic, Crossover Passive Reverb Acoustic, Speaker Belakang:  3-way Soundbar, Midbass Reverb Acoustic, Fullrange Reverb Acoustic, Crossover Passive Reverb Acoustic, Subwoofer:  Dominations Boombox Power Amplifier Mosconi One 120.4, Mosconi One 120.2

 

EDITOR

Otomotifnet

Jumat,23 Sept 2016 10:30 WIB

Toyota Sienta - Test Drive Review

Senin,19 Sept 2016 15:15 WIB

All New Honda BeAT ESP 2016 - Test Ride

Jumat,9 Sept 2016 13:30 WIB

KUN Bali & Banyuwangi 2016

Top