Sabtu,21 Mei 2016 10:00 WIB

Penulis: Fransiscus Rosano Adi Prakoso

Laporan Langsung Mercedes-Benz Driving Experience Malaysia 2016

Ada Varian Hybrid, Mercedes-Benz S-Class di Malaysia Laku Keras

Foto: Mercedes-Benz

Setelah ada varian hybrid, harganya lebih terjangkau dan membuat S-Class jauh lebih laku

Kuala Lumpur - Siapa yang tidak suka hybrid? Teknologi canggih yang memadukan bensin pembakaran internal dengan motor listrik ini sanggup memberikan banyak keuntungan dibanding mesin diesel atau bensin konvensional.

Bila saja harga teknologinya murah, mobil dengan mesin ini tentu akan bertebaran dimana-mana.

Beruntung bagi negara yang pemerintahnya memberikan insentif karena teknologi ini diklaim lebih ramah lingkungan, seperti Malaysia, mobil hybrid justru dijual dengan harga lebih murah dibanding versi mesin bensin atau dieselnya.

Contoh Mercedes-Benz S-Class anyar berkode bodi W222. Sebelum ada varian hybridnya, kisaran harga mobil ini ketika dijual di Malaysia dimulai dari RM 1 juta atau kira-kira Rp 3,35 miliar.

"Sekarang, varian S400 Hybrid mulai dijual hanya dengan kisaran harga dari RM 600 ribuan atau turun hampir RM 400 ribu," jelas Elaine Hew, General Manager Marketing Communications Mercedes-Benz Malaysia.

Harga tersebut kira-kira berada di Rp 2 miliar atau turun sekitar Rp 1,3 miliar. Jauh lebih murah ya?

Respon masyarakat Malaysia pun sangat positif. Dari jumlah penjualan sedan ultra mewah Mercedes-Benz ini saja, peningkatannya menjadi berkali-kali lipat.

MB Hybrid
E300 Bluetec Hybrid dengan mesin diesel hybrid jadi varian paling laku di Malaysia

Hanya dari 200-300an unit Mercy S-Class sebelum ada versi hybrid, kini mencapai angka fantastis hingga 2300 unit per tahun!

Tidak hanya S400 Hybrid, sedan mewah yang mengkombinasikan mesin diesel dengan motor listrik juga tersedia, yaitu E300 Bluetec Hybrid. Bahkan, model ini jadi salah satu best seller di Malaysia.

Hmm, kalau saja di Indonesia bisa diberikan insentif agar murah seperti ini ya...

EDITOR

Bagja

Top