Selasa,30 Agust 2016 11:08 WIB

Penulis: Fransiscus Rosano Adi Prakoso

Laporan Langsung dari Jepang

Apa Beda Sistem Passive Safety dan Active Safety Toyota?

Foto: Toyota

Membedakan sistem keselamatan yang berfungsi sebelum dan sesudah kecelakaan terjadi

Shizuoka - Memenuhi undangan dari Toyota Motors Asia Pacific (TMAP) dan Toyota Astra Motor (TAM), OTOMOTIFNET.COM berkesempatan untuk mengunjungi langsung salah satu tempat paling penting bagi pabrikan Jepang ini, yaitu pusat penelitian dan pengembangan (R&D) Toyota Higashi-Fuji Technical Center di Susono, Jepang.

Selain menyaksikan langsung uji tabrak atau crash test dengan metode teranyar, oblique frontal crash test, kami juga berksempatan untuk mempelajari langsung teknologi-teknologi keselamatan terbaru milik Toyota.

Dijelaskan oleh Seigo Kuzumaki, Assistance Chief Safety Technology Office Toyota Motor Corporation, Toyota mengkategorikan konsep keselamatan dalam kategori kendaraan menjadi sebuah “Toyota Integrated Safety Concept”. Di antaranya adalah Parking, Active Safety, Pre-Collision Safety, Passive Safety dan Rescue.

Ada Safety dan Passive Safety, bedanya apa?

Toyota Integrated Safety
Setiap unsur keselamatan Toyota dalam Toyota Integrated Safety Concept

Passive Safety adalah fitur keselematan untuk melindungi para penumpang saat kejadian kecelakaan terjadi,” jelas Seigo Kuzumaki.

Maksudnya adalah, teknologi keselamatan dalam passive safety ini baru akan berguna ketika kecelakaan sudah terjadi. Di antaranya, terdapat bodi yang berstandar GOA (Global Outstanding Assesment) dengan kemampuan untuk menyerap tabrakan, safety belt, airbag, jok dan juga pop-up hood atau kap mesin yang dapat terangkat saat terjadi tabrakan.

Sedangkan Active Safety berupa fitur untuk mencegah kecelakaan tersebut terjadi.

Teknologi Active Safety ini sedang gencar dikembangkan oleh Toyota guna semakin mengurangi tingkat kecelakaan yang terjadi. Yang paling familiar adalah VDC (Vehicle Dynamic Control) yang terdiri dari VDIM (Vehicle Dynamics Integrated Management), VSC (Vehicle Stability Control), TRC (Traction Control), BA (Brake Assist) dan ABS (Anti-lock Braking System).

Sedangkan yang teranyar dan masih jarang didengar oleh masyarakat Indonesia berupa Blind Spot Monitor, Lane Departure Alert, Adaptive High Beam System, Automatic High Beam, Radar Cruise Control, Lane Keep Assist, Intelligent Adaptive Front Lighting System, Night View, Navigation Collaborative System dan Collaborative Intelligent Transport System.

EDITOR

Bagja

Top