Selasa,1 Nov 2016 18:35 WIB

Penulis: Gombak

FDR Bikin Ban Mobil Untuk Dipakai Lomba

Foto: Gombak

Ban mobil dari FDR untuk lomba irit di Prambanan

Yogyakarta- FDR enggak hanya bikin ban motor. Produsen yang terkenal di balap motor ini juga menyiapkan sebanyak 134 unit prototipe ban mobil yang dipakai di ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE)  2016.

Lomba mobil irit energi tersebut dilangsungkan di taman wisata Prambanan, Selasa-Jumat (1-4/11).

KMHE 2016 yang berskala nasional itu diikuti oleh 60 tim dari berbagai universitas, institut, politeknik di Indonesia.

Ada dua kategori yang dilombakan yakni prototype dan urban concept.

Nah FDR sendiri fokus menyediakan ban untuk kelas urban concept, baik yang menggunakan bahan bakar gasoline, diesel, etanol dan listrik.

"Kami  ingin peserta bisa mencoba ban prototipe. Dan bisa memberikan masukan yang sangat berguna bagi pengembangan riset ban hemat energi," ungkap Herry Junaedi direktur marketing PT. Suryaraya Rubberindo Industries (SKI), produsen ban FDR.

Ban mobil FDR
Ban mobil FDR untuk lomba adu hemat energi

Bila diamati, ban protoptipe FDR mempunyai pattern  mirip MP27. Ukurannya 90/80-17.

Berdasar data yang diperoleh, tekanan ban prototipe tersebut minimal 28 psi dan maksimal  85 psi.

Bobot ban luar tersebut 1.6 kg. Bila ditambah ban dalem pun, bobotnya enggak sampai 2 kg, Namun hanya 1.9 kg (ban dalam 300 gram).

Nah, peran ban diakui ikut menyumbang koefisien gesek rendah yang mengakibatkan daya gelinding ban semakin ringan dan jauh.

Imbasnya akan berpengaruh pada konsumsi bahan bakar. Hal tersebut diungkapkan oleh Jimmy Handoyo, technical service and development department head PT SRI.

Lantas teknisnya, ban prototipe FDR dipersilakan digunakan oleh tim peserta KMHE2016.

SAtu tim menerima 4 unit ban lengkap ban dalam.

"Sebelumnya kami pakai ban reguler. Imbasnya bobot mobil kami nambah. Bayangkan ban dengan pelek bobotnya bisa sampai 5 kg. Itu satu roda, kalau dikalikan 4 ya makin berat,” bilang Afitro Adam  mahasiswa dari Universitas Pendidikan Indonesia
Bandung.

“Adanya ban ini membuat kami penasaran dan ingin membuktikannya," ucap Afitro yang terlibat dalam mobil urban concept menggunakan baterai. (otomotifnet.com)

 

EDITOR

Haryadi Hidayat

Top