Jumat,14 Okt 2016 21:00 WIB

Penulis: Harryt MR

Ini Ekspor Toyota Ke Lebih Dari 80 Negara Yang Diganjar Primaniyarta

Foto: Arief

Ekspor PT TMMIN mencakup mobil CBU, CKD serta mesin termasuk komponen

Jakarta - Kinerja ekspor sepanjang bulan September 2016, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) telah membukukan ekspor CBU sekitar 123.700 unit, CKD sebanyak 34.500 unit, mesin bensin lebih dari 90.300 unit, mesin ethanol sebanyak lebih dari 16.200 unit dan komponen kendaraan sekitar 64,7 juta buah.

Produk-produk ekspor Toyota ke lebih dari 80 negara di kawasan Asia, Afrika, Amerika Latin, Kepulauan Karibia, Pasifik, serta Timur Tengah.

“Sejak beberapa tahun terakhir kami berusaha menampilkan kinerja ekspor yang dapat memberikan sumbangsih bagi pengembangan industri otomotif Indonesia,” ungkap Edward Otto Kanter, Senior Direktur TMMIN.

Lebih lanjut, Edward mengungkap saat ini rata – rata volume ekspor kendaraan utuh dari pabrik Toyota dan groupnya di Indonesia telah mencapai 12.000 unit per bulan dan rata – rata volume ekspor mesin/CKD/komponen sebanyak 750 container (FeU) per bulan.

“Peningkatan volume ekspor kendaraan Toyota juga kami iringi dengan peningkatan penggunaan komponen dalam negeri, sehingga produk yang kami hasilkan tidak hanya berkualitas global namun juga sarat dengan kandungan lokal” sambung Edward.

Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) ini tentu bermanfaat untuk memperkuat industri otomotif dalam negeri. Upaya meningkatkan TKDN telah dilakukan TMMIN di sejumlah produk.

Diantaranya Kijang Innova memiliki TKDN hingga 85%, sementara produk baru Sienta sudah mencapai 80%. Fortuner sebesar 75%, serta Vios, Yaris, dan Etios Valco telah memiliki kandungan lokal 60%.

Peningkatan ini tidak dapat diperoleh tanpa kehadiran serta dukungan dari keberadaan pemasok lokal. Hingga tahun 2016, tercatat sebanyak 139 pemasok lokal lapis pertama yang mendukung kegiatan produksi pabrik TMMIN.

Maka tak salah jika TMMIN kembali diganjar penghargaan Primaniyarta oleh Kementerian Perdagangan RI untuk yang ke-7 kalinya dan diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo (12/10).

Predikat Primaniyarta diperoleh TMMIN sejak tahun 2008, 2010, 2011 dan berturut – turut diterima 4 kali sejak tahun 2013 hingga tahun 2016.

Pengakuan prestasi atas kinerja ekspor juga dikukuhkan oleh Bank Indonesia pada Desember tahun lalu melalui penghargaan sebagai “Perusahaan Pelapor Devisa Hasil Ekspor Terbaik 2015” dengan pencatatan nilai ekspor Toyota sebesar USD 2 milyar dan akumulasi mencapai lebih dari USD 15 milyar.

EDITOR

Harryt MR

Top