Senin,29 Agust 2016 18:10 WIB

Penulis: Fransiscus Rosano Adi Prakoso

Laporan Langsung dari Jepang

Ini Lima Alasan Umum Tidak Menggunakan Sabuk Pengaman

Foto: Toyota

Berdasarkan Toyota Regional Safety Campaign Survey 2014, ini lima alasan paling banyak tidak mengenakan sabuk pengaman

Yokohama - Untuk ketiga tahun berturut-turut, Toyota kembali mengadakan kampanye regional soal safety atau keselamatan, kali ini dengan tema “Be a Safety Leader”. Dalam kampanye terbarunya, paling terlihat jelas pabrikan The Big T ini menggalakkan pemakaian sabuk pengaman yang sering kali terabaikan.

“Kami meminta pengemudi dan penumpang untuk menggunakan sabuk pengaman untuk menjaga mereka dan keluarganya aman,” ujar Hiroyuki Fukui, President Toyota Motor Asia Pacific Pte. Ltd (TMAP) saat peluncuran event safety campaign ini.

Menurut Toyota Regional Safety Campaign Survey 2014, ada lima alasan utama mengapa masyarakat tidak mengenakan sabuk pengaman di sepanjang perjalanannya menggunakan mobil.

Yang pertama adalah “Good Driving Skills” atau kemampuan menyetir yang mahir, sering kali membuat pengemudi terlalu percaya diri sehingga berpikir penggunaan sabuk pengaman tidak diperlukan.

Kemudian “Feeling Restrained” atau tertahan oleh ikatan safety belt itu sendiri jadi alasan kedua, membuat para pengemudi atau penumpang terasa tidak nyaman karena batasan tersebut.

Safety Belt Toyota 1
Regional Safety Campaign Survey, 22,9 persen orang tidak menggunakan seat belt karena probabilitas tabrakan dianggap terlalu rendah

Selanjutnya adalah “Your Car’s Airbags” atau kantung udara di mobil anda. Kehadiran alat keamanan pasif ini membuat pengemudi dan penumpangnya berpikir bantalan udara tersebut akan menahannya dengan aman di saat kecelakaan, membuat sabuk pengaman tidak dibutuhkan.

Lalu ada “Short Journey” atau perjalanan pendek dan “Wrinkled Clothes” atau baju lecek, dua alasan yang juga sering membuat pengemudi dan penumpang tidak mengenakan safety belt.

Toyota menganggap, menggunakan sabuk pengaman ini sudah jadi kewajiban dan seharusnya jadi refleks sebelum memulai setiap perjalanan. Lebih lagi, penggunaan safety belt juga akan meningkatkan efektivitas airbag sebesar 15 kali lebih besar.

So, buckle up?

EDITOR

Bagja

Top