Kamis,10 Des 2015 09:00 WIB

Penulis: bagja

Mercedes-Benz G700 6x6 Brabus, Produksi Terakhir Hanya 15 Unit di Dunia

Foto: Paultan

Mercedes-Benz G700 6x6 Brabus

Petaling Jaya - Malaysia begitu istimewa ketika Mercedes-Benz memutuskan untuk hanya memproduksi Mercedes-Benz G700 6x6 Brabus melalui Naza World. Menariknya lagi, hanya tersedia jatah 15 unit untuk seluruh dunia.

Tersedia untuk dilihat di showroom Naza World Automall di Petaling Jaya. Naza World telah secara khusus ditugaskan Brabus untuk memproduksinya, hanya 15 unit, tak peduli seberapa besar permintaan mobil langka di dunia ini.

Sengaja tersedia versi setir kanan, sehingga mobil yang sempat mejeng di film Jurrasic World ini bisa dinikmati orang-orang kaya di Indonesia juga. Hadirnya versi 6x6 ini juga sekaligus mengakhiri produksinya, yang artinya ini merupakan model terakhir dari jenisnya di manapun di dunia.

Mercedes-Benz G700 6x6 Brabus
tampak samping Mercedes-Benz G700 6x6 Brabus

Pertama kali terungkap di Frankfurt Motor Show 2013. Mengusung mesin yang sama 5,5 liter biturbo V8 yang awalnya memproduksi tenaga 544 dk, sekarang ditingkatkan jadi 700 dk dan torsinya 960 Nm antara 2.000 dan 4.500 rpm. 

Brabus telah menggantikan dua unit turbo dengan kompresor yang lebih besar untuk meningkatkan tekanan lebih tinggi. transmisi otomatis AMG Speedshift Plus 7G-Tronic dipasang sebagai standar.

Dengan bobot 3.850 kg, berkonfigurasi enam roda, Mercedes-Benz G700 6x6 Brabus, masih sanggup berakselrasi dari diam sampai 100 kpj dalam waktu 7,4 detik. Namun kecepatan maksimalnya dibatasi hanya 160 kpj. Pembatasan ini lebih karena pemilihan ban 'Heavy-duty off-road' pada mobil raksasa ini.

Mercedes-Benz G700 6x6 Brabus
buritan Mercedes-Benz G700 6x6 Brabus

High-performance metal catalyst dengan 75 mm downpipes terpasang untuk menurunkan tekanan balik dari knalpot. Knalpot ini pun bisa menawarkan dua mode “Coming Home” dan mode “Sport” dengan suara lebih berisik. 

Tertarik untuk mendapatkan salah satu barang langka dari Brabus ini? Buruan deh pesan langsung ke Malaysia. (Bagja)

EDITOR

Bagja

Top