Rabu,20 Jan 2016 13:41 WIB

Penulis: parwata

Mobil Baru 2016: Suzuki Full Mobil Kompak

  • Foto: Dok.OTOMOTIF

    S-Cross

  • Foto: Dok.OTOMOTIF

    Baleno

  • Foto: Dok.OTOMOTIF

    Karimun Wagon 7

Suzuki
Full Mobil Kompak

Jakarta - Niatan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) untuk terus menguatkan citra mobil penumpang semakin fokus pada satu  segmentasi, mobil kompak. Namun, tetap menyuguhkan berbagai jenis, mulai dari city hatchback seperti Baleno,  SUV mini diwakili Jimny, crossover ada S-Cross dan juga MPV kompak Karimun Wagon R berkapasitas 7 penumpang. • (otomotifnet)

Suzuki Jimny

Masih ingat Suzuki Jimny? Masih dong. Suzuki seolah tahu banyak yang rindu. Apalagi setelah sebelumnya sudah ‘tes pasar’ melalui segmen fleet. Ya, rumor kehadiran Jimny sebenarnya sudah mencuat sejak Agustus 2015 saatpameran otomotif nasional berlangsung. OTOMOTIF tidak melihat sosok Jimny dipajang seperti tahun-tahun sebelumnya.

Ketika ditanyakan, Suzuki ternyata sudah punya rencana untuk memasarkan kembali Jimny di Indonesia. apalagi model ini sudah terdaftar untuk proses homologasi di Kementrian Perindustrian belum lama ini. Rencana kehadiran Suzuki Jimny juga diperkuat dengan konfirmasi dari Deputy 4W Managing Director SIS, Davy J Tuilan. “Ada permintaan khusus dari konsumen perusahaan dalam jumlah besar. Jadi ini proyek konsumen fleet.

Kalau semua sudah selesai baru saya mau bicarakan lebih lanjutnya,” ujar Davy. Informasi tersebut diperkuat dengan informasi dari Donny Saputra, Head of 4W Product Development PT SIS. “Tahun ini ada beberapa produk baru yang akan kita luncurkan, salah satunya sang legendaris, Jimny. Semester pertama tahun ini rencananya,” ujar Donny.

Asyiknya lagi, meskipun bakal diimpor langsung secara utuh (CBU) dari Jepang, namun harga jualnya akan menggiurkan. Kabarnya, kisaran harga Rp 200 jutaan bakal ditawarkan. Jimny mengandalkan mesin berkapasitas 1.300 cc, 4 silinder yang sanggup menghasilkan tenaga sebesar 85 dk pada 6.000 rpm dan torsi puncaknya 110 Nm pada 4.100 rpm. Mesin tersebut disanding dengan transmisi manual 5 percepatan dan otomatis 4 percepatan. Sistem penggerak 4WD pun jadi standarnya.

Karimun Wagon 7

Sudah sekitar 2 tahun berlalu sejak 2013 lalu, SIS memajang versi ‘panjang’ dari Karimun Wagon R. Pertanda Suzuki sedang tes pasar untuk dipertimbangkan masuk ke Indonesia. Kabar kehadiran Karimun Wagon R 7 penumpang untuk Indonesia diperkuat dengan rencana peluncurannya di India pada Maret tahun ini, sehingga hanya tinggal menunggu waktu, setidaknya pada semester kedua tahun ini sudah bisa dinikmati di Indonesia.

“Selama ini kan kita riset pasar. Hasilnya sih sudah mantap lah. Sabar saja, karena masih banyak yang harus kita pertimbangkan, termasuk harga jualnya. Enggak mungkin dalam waktu dekat ini, kan di India saja baru semester satu ini dipasarkan,” cetus Makmur, Marketing Director SIS.

Harga jual menjadi penting, lanjut Makmur, karena nantinya Karimun Wagon R ini akan juga dihadirkan sebagai mobil murah LCGC seperti Datsun GO+ Panca. “Iya dong masuk LCGC, kita maunya gitu. Jadi pertimbangan harga harus benarbenar,” tambah Makmur.

Ditanya lebih lanjut kapan Suzuki akan menghadirkan Karimun Wagon R 7 penumpang ini, Makmur menjawabnya dengan kelakar. “Tunggu saja. Kita tunggu sampai masyarakat bilang ‘Suzuki tolong hadirkan Karimun Wagon 7 Penumpang dong’, baru deh kita segerakan untuk masuk,” canda Makmur.

S-Cross

SIS belum mau berhenti memberikan kejutan mobil barunya, ada juga S-Cross, sang penerus Suzuki SX4 yang bakal jadi andalan segmen crossover. Sudah lebih dulu diluncurkan di India tahun lalu, S-Cross ditawarkan dengan dua pilihan mesin diesel dan 7 varian tipe.

Bagaimana di Indonesia? “Untuk penerus SX4 kita rencananya hadirkan semester dua,” bisik sumber internal SIS. Varian tipe standar, S-Cross menawarkan mesin diesel berkapasitas 1.300 cc, DDiS 200. Mesin ini sanggup memproduksi tenaga sebesar 89 dk dan torsinya 200 nm. Mesin ini disanding dengan transmisi manual 5 percepatan.

Kalau mau lebih bertenaga, pilih mesin diesel yang berkapasitas 1.600 cc, DDiS 320. Asyiknya mesin ini sudah disokong variable geometry turbocharger. Sehingga wajar kalau tenaga yang diproduksinya bisa mencapai 120 dk dan torsinya 320 nm.

Baleno

Kejutan dari Suzuki diawali ketika SIS memunculkan versi konsep Suzuki iK-2 di pameran otomotif nasional Agustus 2015 lalu. Dikatakan Suzuki, konsep ini bakal jadi cikal bakal Baleno terbaru. Benar saja, tak lama diluncurkan versi produksi dari hatchback terbaru Suzuki, ya hatchback bukan sedan, yang dinamakan Baleno. Selang beberapa waktu kemudian, giliran sosok aslinya dilihat langsung OTOMOTIF di Tokyo Motor Show 2015.

Kini kabar baiknya, SIS juga tengah bersiap untuk menghadirkan Baleno di Tanah Air. Nama besar Baleno, meski kini tak berjenis sedan, bakal menjadi modal awal Suzuki untuk membesarkan sosok baru ini. “Ah bisa saja lo, nanyanya ini terus. Baleno nanti lah, pasti masuk. Tapi belum tahu, karena biasa deh, banyak yang kita pertimbangkan,” ungkap Makmur.

Ditelusuri lebih lanjut, kini giliran Donny Saputra yang mengungkapkan rencana kehadiran Baleno untuk Indonesia. “Pokoknya ada produk baru yang kita siapkan. Produk baru loh ya, bukan facelift,” ungkap Donny. Sayangnya, untuk semester pertama tahun ini kemungkinan besar belum akan hadir, sehingga kita bisa menantikannya pada semester kedua.

Selain harga jualnya, mesin juga memunculkan rasa penasaran sendiri. Jepang termasuk beruntung ketika Suzuki memutuskan untuk menawarkan mesin 1.000 cc berteknologi BoosterJet pada Baleno. Versi mesin hybrid SHVS (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki) juga ditawarkan dengan paketan start/ stop system, brake energy recuperation system dan torque assist unit.

“Tapi untuk Indonesia kita pertimbangkan semua kemungkinan. Namun kalau menghadirkan semua teknologi tersebut, bisa berapa harga jualnya nanti?” tanya Donny. Sehingga, kemungkinannya bakal mengekor Maruti Suzuki India, yakni menggunakan mesin bensin K12 berkapasitas 1.200 cc, sama dengan mesin Splash. Versi mesin diesel berkapasitas 1.300 cc juga akan disediakan. Baleno yang akan diposisikan di atas Swift ini diharapkan menyandingkan mesin tersebut dengan transmisi CVT atau manual 5 percepatan.

EDITOR

Bagja

Top