Kamis,21 Jan 2016 14:00 WIB

Penulis: bagja

Perang Duo HOT SUV: Efektifkah Dua Pilihan Mesin Diesel All New Pajero Sport?

Foto: Bagja

Pajero Sport model sebelumnya dan All New Pajero Sport

Jakarta - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor (KTB) sudah membocorkan bakal ada empat pilihan tipe All New Pajero Sport, mulai dari Dakar 4x4, Dakar 4x2, Exceed 4x2 dan GLX 4x4. Juga soal penawaran mesin baru, MIVEC 2.4 liter.

Nah, ternyata ada strategi khusus soal mesin. All New Pajero Sport bakal ditawarkan dengan dua pilihan mesin (semuanya diesel). Pertama mesin baru yang sering digembar-gemborkan, baik di media maupun di promo dan kampanye All New Pajero Sport, juga mesin bawaan Pajero Sport model sebelumnya.

Mesin terbarunya, berteknologi MIVEC, 2.400 cc, Common-rail turbo dan intercooler. Lebih kecil 100 cc, tapi dengan tenaga maksmimal 181 dk, sedikit lebih besar dari produk terdahulu (178 dk). Begitu juga dengan lonjakan torsinya yang kini menjadi 430 Nm. Dikatakan Mitsubishi, ini kali pertama diterapkan pada Pajero Sport.

Sementara mesin lama, DI-D 2.5-liter yang menghasilkan tenaga 178 dk dan torsinya 350 Nm. Nah, mesin lama ini ternyata masih dipercaya untuk disematkan pada All New Pajero Sport, yakni untuk tipe selain Dakar.

Sayangnya, tidak semua tipe All New Pajero Sport bakal menggendong mesin baru tersebut. Karenanya mesin lama pun akan tetap ditawarkan sebagai pilihan bagi konsumen. Pertanyaannya, kenapa Mitsubishi melakukan skema tersebut? 

Memangnya seberapa efektif ketika konsumen disodorkan dua pilihan mesin, satu yang lama satu lagi yang baru. Beragam spekulasi pun muncul, mulai dari supaya bisa menekan harga jualnya, sampai sepak terjang mesin lama yang dianggap masih tangguh dan sudah dikenal masyarakat. Tapi, apa iya tampang mobilnya baru, tapi mesinnya masih yang lama, apa tidak sama saja hanya membeli tampang?

All New Pajero Sport
Mesin baru All New Pajero Sport, berteknologi MIVEC. 181 dk dan torsi 430 Nm

"Mesin baru hanya ada di (tipe) Dakar," begitu jawaban Mitsubishi melalui Imam Choeru Cahya, Group Head MMC Sales Group MMC Marketing Division PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB). Lantas tipe lainnya hanya mengandalkan mesin yang lama, seperti Exceed dan GLX.

Imam melanjutkan, skema tersebut dilakukan karena mesin lama dianggap masih familiar dengan konsumen di Indonesia. Hal itulah yang mendasari mengapa Mitsubishi masih mempertahankan mesin lama.

All New Pajero Sport
Mesin lama All New Pajero Sport, DI-D 2.5-liter. 178 dk dan torsi 350 Nm

"Mesin (lama) 4D56 itu kan basic engine yang sudah familiar dengan konsumen di Indonesia. 4D56 itu kan dipakai di L300, Triton. Ini memang mesin tua tapi masih andal. Dan ternyata masih banyak yang suka 4D56," kata Imam.

Karenanya, tak heran kalau Imam memprediksi justru tipe Dakar yang nantinya paling banyak dibeli. Alasannya, selain paling lengkap, juga mesin yang diusung sudah baru.

Bagaimana menurut anda, apakah skema penawaran mesin ini bakal efektif, atau sebaliknya malah jadi blunder bagi Mitsubishi?

EDITOR

Bagja

Top