Selasa,19 Jan 2016 16:15 WIB

Penulis: bagja

Selamat Tinggal Dasbor Honda Brio, Kabin Honda Mobilio Kini Naik Kelas

Foto: Bagja

Honda Mobilio RS

Jakarta - Langkah Honda menyegarkan Mobilio sudah tepat. Apalagi ubahan yang dilakukan terkesan tidak nanggung, seperti saran OTOMOTIFNET. Kesan Honda Brio pun semakin ditinggalkan melalui ubahan baru yang disodorkan.

Sudah menjadi keharusan kalau Honda Mobilio disegarkan tahun ini, apalagi para kompetitornya sudah lebih dulu berbenah, mengingat tahun 2016 ini kondisi pasar otomotif masih misteri. 

Honda sendiri saja masih 'harap-harap cemas' kalau segmen low MPV bakal mengalami sedikit penurunan. Karenanya, tawaran yang segar-segar sudah merupakan kesegeraan yang harus disiapkan Honda. 

Kabin Honda Brio
Dasbor Honda Brio yang mirip Honda Mobilio sebelumnya

Minimal, Honda bisa mulai menghilangkan kesan Honda Brio pada sosok Honda Mobilio. Jangan sampai lagi ada komentar; "Kok interiornya Mobilio mirip banget ya sama Brio," yang muncul karena konsumen merasa ada yang tanggung dari pengembangan Honda Mobilio.

Nah, dijawab sudah oleh Honda. Selamat tinggal dasbor Honda Brio, karena kini kabin Honda Mobilio sudah naik kelas. Dasbornya sudah tidak lagi mirip dengan Honda Brio, tapi jadi mirip Honda BR-V. Sah-sah saja Honda melakukan ini, toh semua mobil yang disebutkan tadi menggunakan satu platform yang sama, jadi bisa saling berbagi.

Dasbor Honda BR-V
Dasbor Honda BR-V yang kini ada di Honda Mobilio

Kesan lebih berkelas dan canggih langsung ditampilkan tatanan dasbor barunya, terutama pada bagian tengah dimana Head Unit berada. Menariknya, tidak ada lagi panel-panel berbentuk bulat untuk mengoperasikan AC, karena kini sudah digital. Selain lebih praktis dan presisi, juga berkesan canggih. Mirip lah sama dasbor Honda Jazz juga.

 

Kompetitor Sekedar Ganti Head Unit, Mobilio Ganti Dasbor Sekalian

Perubahan total atau bisa dibilang mengganti dasbor sudah menunjukkan niatan Honda Prospect Motor untuk tidak mau 'nanggung' dalam menyuguhkan kebaruan pada low MPV andalannya ini. Bahkan, katanya berdasarkan permintaan konsumen, sektor kabin yang disempurnakan.

"Perubahannya kami fokuskan untuk menghadirkan ruang kabin dengan desain yang lebih mewah serta memberikan tingkat kenyamanan lebih tinggi, sesuai dengan keinginan konsumen," ungkap Direktur Marketing dan Aftersales Service Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy.

Honda Mobilio
Dasbor baru Honda Mobilio

Dari luar, mungkin tidak akan sedramatis Suzuki Ertiga Dreza yang mengubah wajahnya besar-besaran. Honda justru sebaliknya, eksterior dibiarkan apa adanya, sementara kabin yang dibuat lebih segar--meski kedua pabrikan ini sama-sama mengatakan semua ubahan atas permintaan konsumen.

Tidak terkesan nanggung juga, karena toh siapa yang mau repot-repot memodifikasi mobil hariannya sampai mengganti dasbor! Sementara kalau sekedar menempelkan bodikit, sudah jamak dilakukan--tidak perlu sampai mengharapkan pabrikan melakukannya.

Karenanya, Honda mengatakan ubahan yang dilakukan pada dasbor Honda Mobilio facelift ini akan sulit dilakukan sendiri, maksudnya, para pemilik Honda Mobilio lama harus gigit jari dan merasa iri dengan dasbor baru Honda Mobilio. Harus ganti mobil kalau mau dasbor baru, tidak bisa sekedar mengganti dasbornya saja.

Dasbor Honda Jazz
Dasbor Honda Jazz jadi inspirasi ubahan dasbor Mobilio

"Pasti sangat sulit, karena kan dasbor yang diganti. Disitu banyak sensor dan kabel-kabel, pasti ribet. Jadi Honda Mobilio lama kalaupun mau diganti dasbornya pakai yang baru, harganya jadi sangat mahal," tambah Jonfis lagi.

Menariknya, dengan banderol seharga Rp 180 jutaan untuk tipe terendah dan tipe tertinggi dibanderol Rp 234 jutaan, kenaikan harganya hanya Rp 2 juta sampai Rp 4 jutaan. Lalu, sebandingkah banderol yang ditawarkan dengan sodoran pembaruan yang dilakukan Honda pada Mobilio? 

EDITOR

Bagja

Top