Jumat,19 Agust 2016 19:20 WIB

Penulis: Haryadi Hidayat

Mobil Baru Tengah Tahun 2016

Uang Muka Mobil Honda Rp 8 Juta, Tapi Harus Ada ‘Stempel GIIAS’

Foto: Salim/otomotifnet

Honda mainkan jurus penjualan yang menusuk di pameran

Mobil Honda (PT Honda Prospect Motor) tengah melepas jurus penjualan menusuk.

Bahkan seorang sales Honda di pameran pun sampai geleng-geleng bagaimana harga normal di dealer bisa di banderol demikian.

“Ini kayanya harga subsidi. Saya udah hitung sampai mentok, enggak ketemu persamaannya dengan  yang di dealer,” ujarnya sembari geleng-geleng kepala saat ditemui di sela-sela Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten (19/8).

Ia lantas buka catatan kredit di smartphone-nya.

Honda Mobilio E MT di GIIAS seharga Rp 202 jutaan bisa ditebus dengan uang muka atau total down payment (TDP) Rp 8 juta. Cicilannya Rp 4,3 juta sebulan selama 5 tahun.

Bandingkan di dealer, TDP-nya mencapai Rp 48 jutaan dan cicilan 4,8 juta selama 5 tahun. Itu dengan TDP 20 persen dari harga mobil.

Untuk DP 25 persen, TDP Rp 52 juta dan cicilan 4,5 juta. Jauh kan?  

Lalu, di GIIAS, Brio Satya CVT uang mukanya Rp 8 juta cicilan Rp 3,4 juta selama 5 tahun.

Jauh lebih rendah dari di dealer yang uang mukanya Rp 36 juta dan cicilannya Rp 3,7 juta selama lima tahun (DP 20 persen).

Atau uang muka Rp 43 juta dan cicilan Rp 3,5 juta selama lima tahun (DP 25 persen).

Ia lantas menceritakan beberapa informasi yang ditemuinya.

Nah, yang otomotifnet.com rangkum sebagai berikut:

“Begitu tahu, banyak konsumen yang mau beli Datsun pilih paket DP 8 juta ini”.

“Untuk kredit, approvalnya ketat. Enggak punya cicilan kredit lain, tempat tinggal enggak ngontrak, dua-duanya gajian (suami istri berpenghasilan). Tapi kalau kondisi keuangannya bagus enggak masalah”.

“Untuk kredit, pembayaran cicilannya pakai Bank Jasa Jakarta”.

“Dengan diskon gede begini, banyak yang tarik konsumen dari dealer. Konsumen yang udah SPK di dealer ditarik ke sini. Tapi untuk konsumen dari dealer yang ambil paket 8 juta di sini harus pakai stempel GIIAS”.

Nah, silakan pertimbangkan sambil lihat unitnya di pameran.

EDITOR

Haryadi Hidayat

Top