Rabu,19 Okt 2016 17:11 WIB

Penulis: Fransiscus Rosano Adi Prakoso

Yuk, Mendekat ke Crossover Murah Renault Kwid

Foto: Fransiscus Rosano

PT Auto Euro Indonesia akhirnya resmi meluncurkan crossover murah Renault Kwid yang memegang price tag sangat terjangkau

Jakarta - Akhirnya setelah menjadi rumor yang lama ditunggu, pabrikan berlogo diamond dari Italia ini resmi meluncurkan crossover mungilnya di Indonesia. PT Auto Euro Indonesia (AEI) selaku agen pemegang merek Renault di dalam negeri, hari ini (19/10) memperkenalkan Kwid di Kota Kasablanka, JakSel.

Ya, kami tahu. Pasti pertama melihatnya, anda tidak mengira kan si mungil Kwid ini akan berada di rentang harga yang hampir sama dengan LCGC? Well, paling tidak Renault cukup pintar untuk menyembunyikan ‘titik murah’ crossover kompak terbarunya jika hanya dilihat sekilas M

Mobil dengan hero color Fiery Red ini memiliki ground clearance ekstra tinggi di kelasnya, yaitu 180 mm. Kemudian personalisasi kuat di varian RXT seperti bagian samping yang dimeriahkan dengan motif chequered flag bertuliskan 1.0, menandakan kapasitas mesin yang diusungnya.

Masih dari segi eksterior, Kwid jadi satu-satunya mobil di bawah Rp 150 jutaan yang dilengkapi tampilang tough ‘SUV’ look. Mulai dari bumper depan dengan gril berstruktur bold-nya, fender, rumah foglights dan bumper belakang yang dilapisi skid plastik, hingga spion yang berkelir layaknya brushed silver.

Tak hanya di luar, bahkan detail seperti jok fabrik yang menggunakan kombinasi kelir merah dan abu-abu terlihat sporti jika digabungkan warna interior dominan hitamnya.

Renault Kwid - Rear
Kwid sangat kental dengan tampilan crossovernya

Namun bagian terbaiknya, ada saat melirik ke fascia tengah yang diramaikan trim piano black. Bukan hanya AC dengan heater dan pengaturan arah ke bagian bawah yang jadi satu-satunya di kelas, tapi head unit terintegrasi MediaNAV dari LG berlayar sentuh 7 inci yang sudah dilengkapi fitur seperti USB dan AUX port, Bluetooth hingga navigasi GPS.

Pelek memakai ukuran 13 inci dengan ban yang melapisi berprofil 155/80. Dari nama ban Ceat Milaze, kami tahu Kwid ini diimpor dari India.

Renault Kwid - Dashboard
Spidometer digital dan head unit MediaNAV jadi keunggulan Kwid

Sedang di dalam, disuguhkan fitur seperti keyless entry, spidometer digital namun tanpa takometer, lalu power window di depan yang terintegrasi di fascia tengah. Sayang di belakang power window masih absen.

Soal mesin, AEI berbaik hati dengan memasukkan Kwid yang memiliki spek lebih tinggi dari India. Renault Kwid di Indonesia hadir dengan mesin 1.0 SCe 3-silinder berkapasitas 999 cc. Tenaganya mencapai 67 dk pada 5.500 rpm, sedangkan torsinya 91 Nm pada 4.250 rpm. Mesin ini dipasangkan ke transmisi manual 5-percepatan, dengan gigi mundur perlu menarik ring terlebih dahulu lalu dioper ke sebelah kiri.

Wah, bisa bersaing dengan LCGC kah?

EDITOR

Bagja

Top