Selasa,3 Nov 2015 11:03 WIB

Penulis: pewete pewete

Tes Rem ABS vs Non-ABS, Seberapa Signifikan Bedanya?

Foto: TOYOTA, SANO

Tes Rem ABS vs Non-ABS, Seberapa Signifikan Bedanya?




Jakarta
- Sebut saja Grand New Toyota Avanza, Honda Brio S, Suzuki Celerio dan Mitsubishi Mirage Exceed, semuanya termasuk line-up entry level yang telah dilengkapi rem dengan teknologi ABS (Anti-lock Braking System).

Padahal menengok ke belakang, baru sejak tahun 1929 ABS pertama kali diterapkan di sebuah pesawat dan 43 tahun lalu ketika Mercedes-Benz S-Class W116 diklaim sebagai salah satu mobil produksi yang pertama kali menerapkan ABS.

Bagaimana fitur ini membuat pengemudi lebih aman? Sesuai namanya, ABS menghindari sistem rem mengunci, supaya ban tetap mendapatkan traksi dengan permukaan jalan. Tujuannya, agar pengemudi tetap dapat mengendalikan arah mobil.



Alternatif ABS bisa dengan metode Cadance Braking alias memompa kaki

Caranya, ketika ECU ABS mendeteksi ada kuncian pada ban via sensor kecepatan, katup pelepas tekanan akan diperintahkan untuk melepas cengkraman rem seketika, kemudian dicengkram lagi dan prosesnya berulang-ulang hingga mobil berhenti.

Meski tujuan utamanya untuk tetap memiliki kendali setir saat mengerem, namun traksi lebih yang didapatkan tentu akan memperbaiki jarak pengereman yang didapatkan dan juga waktunya. Namun berapa perbedaannya jika tidak diterapkan ABS yang menjadi permasalahannya.

Nah, simak tes OTOMOTIF untuk mengetahui seberapa signifikan beda jarak dan waktu yang berhasil ditabung. • (otomotifnet.com)




Metode pengetesan dilakukan dengan Racelogic, waktu dan jarak akurat dari satelit

METODE PENGETESAN

Tes dilakukan menggunakan Toyota Avanza S A/T 2009 yang sudah dilengkapi ABS, dengan kecepatan 60 kpj di atas aspal kering, kemudian direm mentok hingga berhenti. Untuk pengetesan tanpa ABS, sekering 30A di bawah kap mesin dicabut untuk menonaktifkan fitur tersebut.

Kami juga menyematkan tes dengan Cadence Braking, yaitu metode memompa kaki atau ‘injak dan lepas’, yang bertujuan sama dan merupakan alternatif sebelum ABS populer.

Tes pertama diisi oleh satu penumpang seberat 85 kg, sedangkan yang kedua ditambah 4 orang hingga bobot totalnya mencapai 388 kg. Untuk alat ukur, digunakan Racelogic yang dapat mengambil data 60-0 km/jam dan jaraknya via satelit.



Hasil TES

1 Orang                   Trial 1                                Trial 2                                Karakter
(85 kg)                     Waktu         Jarak           Waktu       Jarak

ABS                     2 detik        16,3 m         2,1 detik    16,6 m          Lurus
Non-ABS               2,6 detik      2,7 detik      21,6 m       21,1 m         Belok
Cadence               2,1 detik      17,7 m         2,4 detik    19 m            Lurus

5 Orang                   Trial 1                           Trial 2                                       Karakter
(388 kg)                 Waktu         Jarak         Waktu      Jarak

ABS                       2 detik      17,6 m         2,2 detik    17,8 m           Lurus
Non-ABS                2,9 detik    22,3 m         22,7 m       22,7 m           Lurus
Cadence                2,5 detik    20 m            2,3 detik    20,1 m           Lurus




Tes tanpa ABS bisa cabut sekering

KESIMPULAN


Pengereman dengan ABS jelas memberikan efek signifikan, dengan perbedaan jarak vs non ABS mencapai 5,3 m dan selang waktu 0,9 detik ketika diisi banyak penumpang. Namun bagi yang kendaraanya belum memiliki fitur ini, tetap bisa mengaplikasikan metode Cadence, yang terbukti juga dapat memotong waktu dan jarak pengereman, meski gap-nya akan semakin besar ketika dalam bobot penuh.




EDITOR

Otomotifnet

Top