Jumat,26 Feb 2016 12:05 WIB

Penulis: Otomotifnet

First Drive All New Mitsubishi Pajero Sport Dakar 4x4

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Khusus Dakar 4x4, ada fitur multi around view monitor yang membantu saat parkir

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Fitur perpindahan gigi transfernya model kenop, tinggal tekan dan putar

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Ada mode yang bisa diatur sesuai dengan kondisi jalan (garvel, mud/snow, sand dan rock)

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Sama dengan yang 4x2, Dakar 4x4 juga memiliki fitur Electronic Parking Brake Lock

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Radius putar yang 5,6 meter, bikin enggak keder saat hendak berputar

Guna mengoperasikan posisi gigi transfer case, enggak lagi pakai model tuas. Juga sudah ada mode untuk memilih kondisi jalan

Jakarta - Pada kesempatan 1st Driving Impression All New Mitsubishi Pajero Sport di kawasan Pantai Carnaval Ancol, Jakut, juga disediakan unit All New Pajero Sport 4x4. Kesempatan enggak boleh terlewatkan begitu saja. Kelar bermain dengan yang Dakar 4x2, langsung pindah ke dalam kabin tipe paling mahal itu. Kesan pertama yang dirasakan saat berpindah kabin dari yang 4x2 ke 4x4, enggak ada bedanya. Jok juga menggunakan bahan kulit dengan settingan model elektrik. Kemudi juga sudah mengadopsi fitur tilt and telescopic. Desain dasbor yang T-Shape dan audio system yang dipakai pun enggak ada bedanya.

Namun saat pandangan mata dialihkan pada tempat tuas persneling, baru kelihatan ada fitur yang berbeda. Enggak hanya satu, tapi ada 2 fitur sekaligus yang membedakan 4x2 dan 4x4. Pengoperasian posisi gigi transfer (2H, 4H, 4HLc dan 4LLc) dibuat lebih mudah. Tinggal tekan kenop dan kemudian putar, misalnya ke 2H untuk kondisi jalanan dalam kota seperti biasa. Lalu juga ada tombol yang oleh insinyur Mitsubishi diberi nama Super Select 4 WD II. Dimana pengendara bisa menyesuaikan kondisi jalan (Gravel, Mud/Snow, Sand dan Rock). Oleh karena trek yang disediakan berpasir saat pengetesan, maka mode disetting pada posisi Sand.

Lalu posisi gigi transfer ada di 4HLc (empat roda rasio gigi rendah dengan pengunci diferensial). Ketika pedal gas diinjak, bisa dirasakan besarnya torsi yang mampu dikeluarkan oleh mesin 4N15 2.400 CC Mivec Turbocharged and Intercooled. Respons mesin yang cukup baik dari varian termahal (Rp 623 juta OTR Jakarta) dari All New Pajero Sport, membuatnya sangat bisa diandalkan di segala medan. Diajak menikung, pergerakan kemudinya cukup presisi. Radius putarnya yang 5,6 meter, membuat All New Pajero Sport enggak mengalami kendala saat mobil ingin putar balik.

Suspensi depan masih menggunakan double wishbone dan belakang 3 link rigid axle. Namun dengan pengembangan yang sudah dilakukan, membuat suspensi All New Pajero Sport mengayun lembut saat melibas jalanan bumpy. All New Pajero Sport juga sudah dites untuk melibas genangan air dengan kedalaman maksimal 700 mm. Jadi penasaran seperti apa kalau diajak melibas banjir, mumpung musim hujan. • (otomotifnet.com)

EDITOR

Bagja

Top