Jumat,6 Mei 2016 09:14 WIB

Penulis: otomotifnet

First Drive Bentley Continental GT V8 S, Tamed Monster

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Bentley Continental GT V8 S

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Interior dengan craftmanship yang luar biasa detail langsung mengesankan kabin yang ultra-mewah

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Tekan tombol ini bisa menaikkan spoiler belakang secara manual, sedangkan pada setting otomatis akan naik sendiri di atas 140 km/jam

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Pengaturan jok dan setir tentunya sudah full elektris, batang safety belt akan maju sendiri untuk mempermudah pengambilan

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Atur suspensi cukup tekan tombol di konsol tengah, kemudian set di layar

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Bagasi 358 liter memang tidak terlalu istimewa, namun cukup luas mengingat empat orang dapat dimuat dengan lega di dalam kabin

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Posisi duduk lebih kearah nyaman dibanding sporti, namun tetap menahan gerakan badan

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Bagian belakang dengan knalpot quadmuffler memberi tampilan lebih sangar

Pilih salah satu, kecepatan maksimum atau kenyamanan maksimum?  Bagaimana jika keduanya?

Jakarta - Merupakan pengalaman langka yang diberikan PT. Grandauto Dinamika (GAD). Pada siang hari yang terik di sirkuit Sentul, sebuah Bentley Continental GT V8 S yang dilapisi kelir Orange Flame duduk manis saja menunggu kami mencobanya.

Penampilan dari desainnya yang kalem menyiratkan kemewahan yang polos, tanpa tahu-menahu soal dunia kecepatan. Well, warna mencolok dan mesin di balik kapnya berkata sebaliknya.

Berbekal mesin 8 silinder berkonfigurasi V dengan kapasitas 3.998 cc, ditambah sepasang turbocharger. Muncul tenaga maksimum 521 dk, mendekati Ferrari 458 Italia yang memang didesain untuk menjadi mobil cepat.

Namun belum pas rasanya jika tidak mengagumi craftmanship yang dibuat tim dari Inggris ini terlebih dahulu sebelum mencoba performa yang disembunyikan mobil ultramewah ini.

Bentley Powerline

Masih jadi bagian dari Bentley lainnya, Continental GT V8 S tidak akan terlihat asing. Garis single sharp edge yang ditarik dari lengkungan roda depan hingga ke belakang, menciptakan identitasnya yang unik.

Pelek 21 inci palang 7-nya pun lebih tidak menyembunyikan rem berventilasinya yang dilengkapi dengan kaliper berwarna merah. Knalpot quad-muffler pun melengkapi tampilan yang menegaskan jati dirinya tersebut.

Level Craftmanship Berbeda

Buka pintu, image sangar memudar berkat interior ultra-mewah. Sulit mencari plastik yang tidak dilapisi bahan kulit, alcantara, metal, piano black atau krom di dalam. Rasanya, kombinasi warna kulit beige dan coklat tua yang dipilih, justru mengurangi kesan ‘sangar’ yang ingin dijadikan diferensiasi dari GT Speed.

Starter mesin, terdengar sedikit bunyi derungan V8 yang baru menyala. Jangan salah, bukannya peredaman firewall yang kurang maksimal, suara ini justru untuk memancing adrenalin pengemudi agar lebih terbawa karakter sportynya. Selebihnya, suara dari luar sangat terisolasi.

Kebuasan Tersamar

Sebelum memulai, tombol berlogo ‘B’ di tuas transmisi ditekan terlebih dahulu untuk nasuk ke posisi D. Kemudian matikan rem parkir elektris dan mulai pedal gas diinjak sedikit. Respon mesin terasa sangat halus.

Oh iya, varian V8 S ini memiliki fitur cylinder deactivation, yang dapat mematikan 4 silinder jika belum butuh performa. Ketika aktif, saluran gas buang pun disesuaikan agar suara yang dihasilkan direduksi.

Ah, sudahlah. Kami tidak jauh-jauh datang ke sini untuk merasakan Bentley dengan 4 silinder. Setelah jarak dengan pace car agak jauh, pedal gas langsung diinjak maksimal. Tidak seperti sportscar yang selalu siap ketika akan ‘dibejek’, GT ini butuh waktu untuk berpikir, menurunkan gigi, mengisi boost turbo hingga akhirnya kembali siap untuk mengaktifkan kedelapan silindernya. Kepala terpental ke headrest? Hmm, tidak juga.

Meski angka torsi 680 Nm terdengar mengerikan, namun Bentley memastikan penyalurannya yang smooth hanya akan perlahan menempelkan kepala ke headrest yang nyaman, bukan terhempas. Apakah cepat? Jelas saja, belum-belum, angka di spidometer analognya sudah menyentuh 160 km/jam sebelum menghajar tikungan pertama.

Dari kickdown hingga proses deselerasi, letupan V8 dari knalpot cukup memberi sensasi bagi pengemudi di dalam, namun suaranya terdengar sangat keras dan sangar dari luar. Tikungan pertama, cukup terasa body roll meski sudah mengikuti racing line yang proper. Jangan lupa, berat mobil ini lebih dari 2 ton!

Sekali di tikungan S kecil, kami tidakmengambil racing line yang tepat. ESP (Electronic Stability Control) pun mengambil alih, sehingga tidak terjadi kehilangan traksi pada roda saat putaran setir yang diberikan berlebihan. Sayangnya, kami tidak mendapat kesempatan di lintasan straight karena perjalanan kami di dalam GT V8 S ini harus berakhir setelah satu lap saja. • (otomotifnet.com)

Data Spesifikasi Bentley Continental GT V8 S

Mesin: V8 Twin-Turbocharged dengan Direct Injection
Kapasitas Mesin: 3.998 cc
Tenaga Maksimum: 521 dk @ 6.000 rpm
Torsi Maksimum: 680 Nm @ 1.700 rpm
Transmisi: Otomatis 8-Percepatan ZF dengan Quickshift, Block Shifting
Layout: Mesin Depan, Continous All Wheel Drive
Dimensi (p x l x t): 4.806 mm x 2.227 mm x 1.394 mm
Wheelbase: 2.746 mm
Radius Putar: 5,65 m
Sistem kemudi: Rack & Pinion, Power Assisted, Speed-Sensitive ZF Servotronic
Suspensi Depan: Four Link Double Wishbone, Computer Controlled Self-Levelling Air Suspension dengan Anti-Roll Bar
Suspensi Belakang: Trapezoidal Multi-Link, Computer Controlled Self-Levelling Air Suspension dengan Anti-Roll Bar
Damper: Continous Damping Control
Ukuran Ban: 275/35ZR21
Kapasitas Tangki: 90 liter
Berat: 2.295 kg
Harga: Rp 8 miliar off the road (Estimasi)

EDITOR

Bagja

Top