Jumat,4 Sept 2015 10:38 WIB

Penulis: pewete pewete

First Drive Kia Sportage CRDi DIESEL DI ATAS FITUR

Foto: Rian

First Drive Kia Sportage CRDi DIESEL DI ATAS FITUR



Meski pemangkasan fitur jadi resiko, sensasi yang diberikan Sportage Diesel ini dengan mudah membuatnya terlupakan


Jakarta - Kenyamanan, performa dan keiritan khas mesin diesel terbaru dari Korea ini memang sulit terbantahkan. OTOMOTIF jelas bersemangat ketika PT. Kia Mobil Indonesia membawa Sportage bermesin diesel ke Indonesia.



Mesin CRDi R 2.0 VGT terasa halus di awal namun galak jika dibutuhkan, namun untuk karakter sepenuhnya tunggu sesi test drive lengkapnya yaa

Berbeda dengan mesin 2.2 L CRDi pada Sorento dan Santa Fe, Sportage menggunakan kapasitas lebih kecil. Mesin ini menggendong nama ‘R' yang merupakan tipe teratas dari keluarga CRDi Hyundai, salah satu yang menggunakan injektor piezo-electronic bertekanan hingga 1.800 bar. Jadi, meski lebih kecil namun tetap bertenaga.



EPS membuat putaran setir sangat ringan di kecepatan rendah, sementara bantingan depan cukup empuk karena bobot mesin berat

Ah cukup bahas teori, langsung saja! Masuk ke dalam masih dengan flip key biasa, tidak ada smart key seperti pada varian Platinum. Jok kulit absen dengan bahan fabric. Saat mencari posisi duduk, langsung sadar tidak ada lagi pengaturan elektrik.



Fitur pengaturan elektrik pada jok supir diganti tuas manual.

Jangan harap akan melihat auto climate control, cruise control, head unit layar sentuh dan fitur canggih lain di dalam SUV seharga Rp 425 juta ini. Karena panoramic sunroof seperti yang ada pada unit tes ini pun tidak akan dibawa ke versi yang akan diterima 20 konsumen nantinya.



Posisi duduk rendah namun empuk dan nyaman, visibilitas ke belakang sedikit minim.

Behind The Wheel

Setelah memutar kunci, pedal gas diinjak perlahan, responnya terasa sedikit telat dengan output tertahan, mirip karakter mesin dengan fitur Active Eco. Kendati terasa ada delay, torsi terbawah saat turbo belum masuk pun masih terasa sama besar dengan mesin bensin Nu yang terkenal mengigit di awal, hanya saja lebih halus sehingga tidak menyentak.



Sayang nih versi yang dijual tanpa panoramic sunroof, padahal bikin kabin terasa lega

Melewati rintangan bump buatan, bantingan depan Sportage CRDi terasa cukup empuk karena terbantu bobot mesin yang lebih berat dan profil ban tebalnya. Terbatas lintasan yang kecil, curi-curi coba injak pedal gas lebih dalam hingga boost turbo masuk.

Sekejap, langsung terasa galaknya torsi 382 Nm yang rata dari 1.800 rpm hingga 2.500 rpm, siap melempar badan ke jok. Nah, ini dia karakter mesin diesel yang ditunggu! • (otomotifnet.com)

KESIMPULAN


Karakter tarikan awal yang lebih halus dibanding versi mesin bensin Nu, akselerasi yang jauh lebih galak, suara diesel  yang ekstra senyap hingga bantingan cukup empuk ternyata menjadi obat yang ampuh untuk melupakan minimnya fitur pada  Kia Sportage Diesel ini.

Yang jelas, kami tidak sabar untuk mencoba karakter mesinnya pada putaran tinggi. Apalagi untuk menembus kemacetan harian Jakarta dan mengukur konsumsi bahan bakarnya yang sudah pasti lebih irit dibanding versi bensinnya. Tunggu sesi test drive-nya ya!

Data Spesifikasi:
Mesin: Diesel 4-silinder, 1.999 cc, CRDi (Common Rail Direct Injection) dengan VGT (Variable Geometry Turbo) Output Maksimum: 175 dk @ 4.000 rpm Torsi Maksimum: 382 Nm @ 1.800 rpm - 2.500 rpm Transmisi: Otomatis 6-percepatan Dimensi (p x l x t): 4.440 mm x 1.855 mm x 1.645 mm Wheelbase: 2.645 mm Sistem Kemudi: EPS (Electronic Power Steering) Suspensi Depan: Independent MacPherson Strut Suspensi Belakang: Multi Link dengan Coil Spring Rem Depan/Belakang: Cakram/ Cakram dengan ABS + EBD






EDITOR

fauzi

Top