Kamis,31 Maret 2016 18:02 WIB

Penulis: Otomotifnet

First Drive Land Rover Defender 110 SW Adventure

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Meski terlihat konvensional, tetapi headlights 7 inci sudah mengadopsi LED

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Tampilan dasbor tetap sederhana ala Defender dengan pemutar media 1-DIN dan setir 2- spokes

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Kini ada sedikit sentuhan mewah dengan jok kulit lembut berkelir hitam ebony

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Hanya tersedia 600 unit Defender Adventure secara global dengan sedikit modernisasi seperti pelek dual tone 16 inci

Setelah beredar 67 tahun, Land Rover akhirnya memberikan tiga versi terakhir dari Defender. OTOMOTIF berkesempatan melihat salah satunya

Jakarta - Berkali-kali muncul rumor soal Land Rover Defender akan berhenti diproduksi, namun nama yang mulai digunakan dari tahun 90 ini sepertinya terus saja beredar. Hingga akhirnya, Jaguar Land Rover resmi mengumumkan akhir hayat offroader sejati ini dengan hadiah perpisahan 3 versi khusus, Adventure, Heritage dan Autobiography.

Beruntung, pada event All Out Action yang diadakan PT. Grandauto Dinamika selaku pemegang merek JLR Indonesia (19/2), salah satu unitnya berdiri manis di dekat panggung.

Warna eksterior Phoenix Orange membuatnya sangat mencolok, apalagi dengan gril hingga rumah lampu berwarna hitam Santorini. Sentuhan modern seperti pelek split-spoke Diamond Turned berwarna hitam gloss dual tone pun diberikan. Begitu pula perlindungan bagian bawah berkelir aluminium silver yang turut menyangarkan tampilan SUV yang tingginya mendekati 2,2 m ini.

Masuk ke dalam dengan pintu engsel khasnya, suasana mewah yang tidak biasa hadir di dalam Defender kembali dihadirkan dengan penggunaan karpet beludru dan jok berbahan kulit Windsor Leather yang terasa sangat lembut. Beberapa fitur pun seperti AC dan front power window sudah disematkan, meski kami bingung kenapa di belakang masih menggunakan jendela jenis putar.

Dasbor pun bersifat fungsional, dengan tombol-tombol yang terasa solid seperti pengatur AC, defogger dan fog lamp. Slot untuk media hanya disediakan player 1-DIN yang sudah compatible dengan iPod dan tersedia koneksi Bluetooth. Dual Range Transfer Box juga masih diatur dengan tuas, sama seperti transmisi 6- percepatannya. Terdapat 3 headrest pada jok tengah, pelipatannya dapat dikonfigurasikan 70:30.

Khusus varian 110 SW seperti yang dipamerkan, terdapat dua jok baris ketiga yang dapat dilipat ke atas untuk menambahkan ruang penyimpanan barang dan meninggalkan lantai yang rata.

Di bawah kap mesin, terdapat mesin tanpa busi 4-silinder berkapasitas 2.196 cc, dengan single variablevane turbocharger dan sistem injeksi Continental bertekanan tinggi hingga 1.800 bar. Tenaga yang dihasilkan mencapai 120 dk dan torsinya 360 Nm. Meskipun harga sekitar Rp 1,3 miliar seperti terlalu tinggi, namun kami tahu fanatik Land Rover rela mengeluarkan berapa pun untuk memperoleh yang satu ini. Bila ingin pun, Anda tidak akan bisa memilikinya, karena 10 unit yang dibawa sudah ludes terjual. • (otomotifnet.com)

Data Spesifikasi:

Mesin: Land Rover Puma Diesel 4-silinder segaris
Kapasitas: 2.196 cc
Tenaga Maksimum: 120 dk @ 3.500 rpm
Torsi Maksimum: 360 Nm @ 2.000 rpm
Transmisi: Manual 6-percepatan
Dimensi (p x l x t): 4.785 mm x 1.790 mm x 2.182 mm
Wheelbase: 2.794 mm
Ground Clearance: 314 mm
Approach & Departure Angle: 48,7° & 35,6°
Wading Depth: 500 mm
Sistem kemudi: Rack & Pinion dengan Power
Assisted Steering
Radius Putar: 6,4 m
Suspensi Depan: Live Beam Axle, Coil Springs,
Hydraulic Dampers, Panhard Rod dan Anti-roll Bar
Suspensi Belakang: Live Beam Axle, Coil
Springs, Hydraulic Dampers, A Frame dan Anti-roll Bar
Rem Depan / Belakang: Ventilated Disc /
Ventilated Disc dengan ABS dan ETC
Ukuran Ban: 235/85 R16
Kapasitas Tangki: 75 Liter
Harga: sold out

EDITOR

Bagja

Top