Rabu,3 Agust 2016 11:11 WIB

Penulis: otomotifnet

First Drive New Honda Accord 2.4L VTi-L ,Civic Lebih Besar?

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Fitur Lane Watch, kamera di spion kiri yang aktif saat lampu sen kiri dinyalakan masih satu-satunya di kelasnya

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Putaran setir ringan namun cukup berbobot berkat penggunaan EPS, namun radius putar 5,8 m terbesar di kelasnya cukup menyulitkan memutar di jalan kecil

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Posisi duduk awal, bisa diatur full elektrik dan setir sudah tilt & telescopic

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Lampu LED baru, faktor utama yang membuatnya terlihat mirip Civic Turbo

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Jok belakang sangat luas, center armrest sudah ada remote terintegrasi untuk mengatur head unit di depan

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Menutup tirai belakang sudah motorized dengan tombol mengaktifkannya terletak di konsol tengah

Berkat tampang barunya, Accord kini terlihat lebih mirip seperti adiknya. Masih sama kah rasanya di jalan?
    
Jakarta -
Jujur saja, OTOMOTIF sempat salah mengira sebagai Civic Turbo ketika melihat New Accord ini di jalan raya. Wajar, meski masih menggunakan basis generasi kesembilan yang sama dengan Accord keluaran 2013, fascia depan terlihat dirombak total.

Dengan bahasa desain, Solid Wing Face, satu gril krom besar yang menyambungkan kedua head lights LED baru dengan DRL hingga desain bumper yang lebih segar dan fog lights LED, membuatnya mudah salah disangka sebagai adiknya.

Langsung saja menekan tombol start/stop engine di sebelah kiri setir dan mesin 2.400 cc Earth Dreams-nya langsung menyala. Tuas transmisi digeser ke D, pedal gas diinjak dan ternyata karakter awalnya cukup responsif berkat mesin N/A berkapasitas besarnya.

Tidak ketinggalan, kami coba menekan tombol ECON di sebelah kanan setir yang diklaim bisa membuat konsumsi bahan bakar membaik 20%.

Wah, tidak disangka respon throttle saat beranjak dari diam juga masih responsif, sama sekali tidak terasa seperti mobil ‘lemot’ mengigat ukuran gambotnya yang hanya kalah panjang 0,3 cm dari BMW Seri 5 F10.

Karakter putaran setir juga untungnya tidak se-lifeless Jazz, dengan tetap adanya bobot meski masih sangat ringan untuk memudahkan parkir. Sayangnya, keterbatasan lintasan membuat kami belum bisa merasakan bagaimana bantingan sesungguhnya.

Mencoba dengan kecepatan sedang, perpindahan gigi dari transmisi A/T 5-percepatannya cukup halus dan disediakan paddle shift. Yang jadi khas Accord, fitur Lane Watch yang dapat diktifkan dengan menekan tombol di ujung tuas lampu sein atau mengaktifkan sein ke kiri masih hadir.

Begitu menyala, gambar dari kamera yang diletakkan di spion kiri akan muncul untuk melihat blind spot, sayang resolusinya masih belum sejernih itu.  

Data Spesifikasi:
Mesin: K24W4 Honda Earth Dreams 4-silinder segaris DOHC dengan i-VTEC, VTC dan Direct Injection
Kapasitas: 2.356 cc
Rasio Kompresi: 10,1:1
Tenaga Maksimum: 174 dk @ 6.200 rpm
Torsi Maksimum: 225 Nm @ 4.000 rpm
Transmisi: Otomatis 5-percepatan
Dimensi (p x l x t): 4.870 mm x 1.850 mm x 1.465 mm
Wheelbase: 2.775 mm
Ground Clearance: 135 mm
Radius Putar: 5,8 m
Sistem kemudi: EPS (Electronic Power Steering)
Suspensi Depan: MacPherson Strut
Suspensi Belakang: Independent Multi-Link, Coil Spring dengan Stabilizer
Rem Depan/Belakang: Cakram/Cakram Berventilasi dengan ABS, EBD, BA
Ukuran Ban: 235/45R18
Kapasitas Tangki: 65 liter
Berat Kosong: 1.560 kg
Harga: Rp 635.000.000 (on the road Jakarta)

EDITOR

Bagja

Top