Minggu,12 Juni 2016 17:25 WIB

Penulis: otomotifnet

First Drive New Honda Brio Satya CVT, Ubahannya Cukup Besar

  • Foto: toncil/otomotifnet

    Terdapat panduan konsumsi bahan bakar yang mudah dipantau

  • Foto: toncil/otomotifnet

    Dasbor sudah berubah dan lebih enak dipandang

  • Foto: toncil/otomotifnet

    Disematkan pula audio steering switch

  • Foto: toncil/otomotifnet

    Warna kabin dipilih beige supaya terasa besar

  • Foto: toncil/otomotifnet

    Menunjukkan tenaga mesin baru, sampai dibikin stiker besar di bodi samping

Keseluruhan, terdapat 5 pilihan New Honda Brio. OTOMOTIF berkesempatan menjajal New Brio Satya CVT dalam acara media test drive New Honda Brio Drive 2 Excitement

Jakarta - Jika dibandingkan pendahulunya, di eksterior tak terlihat banyak ubahan. Pada interior, paling penggantian dasbor dan instrument cluster. Kini jadi lebih enak dilihat, meski pada area audio masih tersisa ruang kosong sebelah kanan cukup banyak. Namun, untuk performa ada perbedaan mencolok antar generasi tersebut.

“Mesin tetap 1.200 cc tapi performanya ditingkatkan. Jadi, saat menanjak tenaga terus ada,” sebut Muhamad Zuhdi, Service Senior Manager PT HPM. Ternyata ada beberapa ubahan pada mesin. Misal disematkan bahan molybdenum pada piston untuk mengurangi gesekan.

Tujuannya agar tiap gerakan piston mampu menghasilkan tenaga secara maksimal. Hal yang sama juga dikerjakan pada crankshaft. Pada water jacket mesin, ditambahkan cooling control spacer. “Ini untuk menjaga suhu mesin supaya tetap ideal.

Dengan suhu yang tetap terjaga, maka performa dapat terus stabil,” tambah pria berkacamata ini. Segala ubahan yang dilakukan, hasil akhirnya meningkatkan tenaga.

Jika generasi sebelumnya sebesar 88 dk, kini menjadi 90 dk/6.000 rpm. Torsi juga meningkat mesin tidak terlalu tajam. Sementara itu, transmisi sudah menggunakan jenis CVT dengan Earth Dream Technology. Girboks ini sama juga seperti yang dipakai oleh New Honda Brio RS CVT. Transmisi ini memiliki bobot lebih ringan sekitar 10% dibanding otomatis biasa.

Saat melakukan pengetesan, yang paling terasa yakni CVT mampu bekerja dengan smooth. Saat dilakukan kickdown, memang terasa jeda sedikit, namun dapat dengan cepat melecutkan mobil dengan harga Rp 149,6 juta ini. Ketika berada di tanjakan seputar Puncak dan Cibodas, Bogor, Jabar, transmisi dan mesin berintegrasi dengan baik.

Meski harus ditekan sedikit lebih dalam. OTOMOTIF mencoba pindah ke posisi S dari D. Respons yang dihasilkan jauh lebih baik. Sehingga terasa lebih gesit di kemacetan dan posisi menanjak. Mencoba bermain-main saat kondisi jalan kosong. Diajak akselerasi mendadak dan juga stop and go. Bahkan saat di jalan tol, Brio Satya CVT mampu nyaris menyentuh redline. • 

EDITOR

Bagja

Top