Selasa,15 Sept 2015 23:49 WIB

Penulis: pewete pewete

FIRST DRIVE New Suzuki Ertiga GX M/T BENARKAH SEMAKIN MENGERTI KELUARGA?

Foto: Bagja

FIRST DRIVE New Suzuki Ertiga GX M/T BENARKAH SEMAKIN MENGERTI KELUARGA?



Ada 8 ubahan pada mesin. tenaga berkurang dari 95 dk jadi 92 dk. Tapi distribusi torsi lebih merata


Cirebon - Unit yang diuji New Suzuki Ertiga GX transmisi manual dan otomatis. Mesin dinyalakan, dari dalam kabin sama sekali tidak terdengar suara dan getaran. Posisi duduk, visibilitas, sama sekali tidak berbeda dengan model sebelumnya.



Ada 8 ubahan pada mesin. tenaga berkurang dari 95 dk jadi 92 dk. Tapi distribusi torsi lebih merata

Masuk ke gigi satu, ini yang bikin penasaran, apalagi sudah tahu ada 8 ubahan pada mesin. Akselerasi terasa lembut, tidak terlalu menyentak dan tidak harus terlalu meninggikan putaran mesin. Tapi asyiknya, walau tenaganya berkurang, dari sebelumnya 95 dk kini hanya 92 dk.



Ruang kabin tidak banyak perubahan , hanya membuat nuana lebih gelap

Namun, torsi terbilang merata pada tiap-tiap gigi. Jadi, enggak heran kalau pada posisi gigi 3 atau 4, mobil ini masih bereaksi ketika pedal gas diinjak spontan. Pun begitu dengan tipe A/T, perpindahan gigi juga terbilang lembut, meski agak sedikit mengentak.



Audio terintegrasi dasbor. Suzuki mengklaim ada perbaikan kualitas audio

Namun, sampai kecepatan 100 kpj pun New Ertiga masih enak digeber. Handling yang dirasakan saat berkendara pelan terbilang nyaman. Setting suspensi tanpa ubahan dari model sebelumnya.  Sayangnya, saat dikebut pada kecepatan tinggi dan angin kencang, bodi terasa goyang, sehingga butuh melakukan koreksi pada setir berkali-kali.



Bagian belakang turut dipersegar dengan lampu kombinasi dibuat melebar ke tengah dipermanis garnish krom

Satu lagi, posisi antena di tengah atap sepertinya kurang pas. Karena saat antena ditinggikan, maka dalam kecepatan tinggi akan terus ‘memukul-mukul atap’, sehingga cukup mengganggu karena suara berisik mirip hujan deras.

Kesimpulannya, dengan semua ubahan yang ditawarkan, diklaim membuat low MPV ini semakin mengerti keluarga. Dan Suzuki berhasil membuktikannya pada New Ertiga. • (otomotifnet.com)

UBAHAN MESIN

Dikatakan Suzuki Indomobil Sales (SIS) setidaknya ada 8 ubahan pada sektor mesin New Ertiga. “Semuanya bertujuan untuk efisiensi yang lebih baik. Kita lakukan remapping Electronic Control Unit (ECM), final gear pada transmisi manual juga diubah dari 0,8 menjadi 0,7. Biar napasnya lebih panjang,” ujar Dony Saputra, Head of 4W Product Development PT SIS.

Suzuki memang masih mengandalkan mesin K14B yang sama pada New Ertiga. Berkapasitas 1.400 cc, namun uniknya tenaga yang ditawarkan lebih kecil dari sebelumnya, yakni dari 95 dk menjadi kini hanya 92 dk.

Loh kok malah turun? “Memang secara angka terjadi penurunan tenaga, namun coba nanti coba sendiri bagaimana distribusi tenaganya hampir merata pada setiap putaran mesin,” tambah Dony lagi. Ubahannya berasal dari kompresi ruang bakar yang dinaikkan, juga cover mesin sudah menggunakan bahan resin yang lebih ringan.

Squish ruang bakar pun didesain ulang. Suzuki juga melakukan penyempurnaan pada sistem pendinginan mesin, dengan memperbesar water jacket, dimana spacer-nya didesain khusus agar liquid cooling lebih cepat mengalir ke tiap-tiap silinder.

“Durasi exhaust cam, serta diameter klep masuk dan buang diperbesar, termasuk piston dome kita ubah, tujuannya untuk efisiensi bahan bakar. Tenaga boleh turun, tapi torsi kita set lebih awal. Semuanya berdasarkan masukan konsumen dan hasilnya terjadi efisiensi 8% dari mesin sebelumnya.

Dengan mengusung kompresi yang kini sudah di atas 10:1, secara spesifikasi sebenarnya New Ertiga minimal menenggak Pertalite yang punya RON 90. “Tapi kalau memang maunya minum Premium RON 88, ya tidak ada pengaruh pada mesin,” tutup Dony. •







EDITOR

fauzi

Top