Rabu,16 Sept 2015 11:02 WIB

Penulis: pewete pewete

First Drive New Toyota Rush 1.5 TRD Sportivo A/T

Foto: TYO

First Drive New Toyota Rush 1.5 TRD Sportivo A/T



Beredar selama 9 tahun, L-SUV ini menjadi salah satu line-up tertua PT. Toyota Astra Motor selain Kijang Innova. Bagaimana aksi versi facelift-nya di akhir siklusnya?


Jakarta
- Saat peluncurannya 4 bulan lalu, OTOMOTIF cukup terkesan bagaimana PT Toyota Astra Motor dan PT Astra Daihatsu Motor dapat menyegarkan tampilan Rush dan Teriosnya yang sudah mulai berumur.



Lingkar setir terlalu kecil, feel dengan jalan terasa sangat hampa. Untung masih dilapis kulit dan ada tombol pengatur audio.

Pelek motif kipas dual-tone, lampu depan dengan DRL dan belakang dengan LED bar serta desain bumper depan dan belakang baru membuatnya cukup tampan untuk kembali bersaing dengan rival-rivalnya yang jauh lebih modern. Namun bagaimana rasanya di jalan?



Indikator parking sensor cukup canggih di kelasnya, bisa tahu bagian mana yang hampir menabrak

Raung mesin 3SZ-VE masih terdengar sama. Pindahkan tuas transmisi mode gate ke D, kemudian torsi agak mengentak di awal langsung terasa, berbarengan dengan suara mendengung tinggi pada gigi 1 dari gardan.



Posisi duduk tinggi dengan bahan jok menggunakan fabric lembut, enak untuk dielus-elus

Soal suspensi, meski terlihat sebagai mobil petualang, rasanya punggung akan cepat sakit jika melewati jalan berbatu dalam suspensi sekeras ini. Harusnya membantu untuk mengurangi limbung kan?



Buka bagasi belakang secara horizontal berarti barang besar mudah dimasukkan, namun mengurangi kepraktisan di tempat sempit

Hmm, tidak juga. Limbung khas SUV lama sangat terasa di New Rush. Pada kecepatan tinggi, bodi sering terasa mengambang dan agak miring ke kiri atau ke kanan. Di kecepatan rendah, tidak terasa sama sekali koneksi antar pengemudi dan jalanan. Lingkar setir yang terlalu kecil juga tidak membantu.



Desain memang jadi jauh lebih modern dengan bumper baru dan lampu belakang LED bar

Ada beberapa hal yang kami suka dari New Rush ini. Sensor parkir misalnya, 2 di belakang dan 2 di depan dilengkapi dengan indikator di samping tombol pelipat spion. Di situ terlihat sensor sisi manakah yang berbunyi. Sangat membantu kala parkir di tempat sempit.

Kemudian head unit baru dengan layar sentuh 6,1 inci mirip milik Camry 2.5 G dan Alphard 2.5 G yang sudah terdapat 10-band parametri EQ dan aplikasi M-Toyota, dikelilingi aksen brushed metal pada fascia tengah yang konon cukup awet dan enak dipandang.

Overall, label harga di atas Rp 250 juta membuat pilihan untuk mengambil Grand New Avanza dibanding New Rush ini sepertinya lebih masuk akal. Apalagi dengan ground clearance yang sama-sama 200 mm. Atau lebih baik menunggu calon penerusnya, ya? • (otomotifnet.com)


DATA SPESIFIKASI:


Mesin: 3SZ-VE berkapasitas 1.495 cc DOHC dengan VVT-i Output Maksimum: 107 dk @ 6.000 rpm Torsi Maksimum: 141 Nm @ 4.400 rpm Transmisi: Otomatis 4-percepatan Dimensi (p x l x t): 4.420mm x 1.745 mm x 1.740 mm Wheelbase: 2.685 mm Sistem kemudi: EPS (Electronic Power Steering) Suspensi Depan: MacPherson Strut dengan Coil Spring & Stabilizer Suspensi Belakang: 4-Link dengan Coil Spring dan Lateral Rod Rem Depan / Belakang: Disc dengan ABS / Drum Ukuran Ban: 235/60R16 Harga: Rp 252.250.000 on the roud Jakarta















EDITOR

Otomotifnet

Top