Kamis,16 Feb 2017 11:52 WIB

Penulis: otomotifnet

First Drive Proton Iriz 1.3L CVT dan M/T, Buat Yang Ingin Upgrade Dari LCGC

  • Foto: Rian/otomotifnet

    First Drive Proton Iriz 1.3L CVT dan M/T Buat Yang Ingin Upgrade Dari LCGC

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Mesin 1300 ccdengan power maksimum 93 dk/5.750

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Dasbor menggunakan bahan plastik keras

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Lipat jok belakang untuk bagasi yang lebih lega

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Head unit pakai yang double din terintegrasi

  • Foto: Rian/otomotifnet

    First Drive Proton Iriz 1.3L CVT dan M/T Buat Yang Ingin Upgrade Dari LCGC

Selama lebih kurang 5 tahun, Proton mengembangan Iriz dengan bantuan dari pabrikan Lotus

Jakarta - Pabrikan Malaysia, memberikan pilihan baru buat konsumen city car. “Khususnya bagi yang ingin upgrade dari LCGC dan belum ingin masuk ke segmen hatchback,” ucap Shahidin Sahamid, Regional Head ASEAN International Sales Division Proton (Perusahaan Otomobil Nasional Sdn Bhd).

Ada 2 tipe Proton Iriz bermesin 1.300 cc yang akan ditawarkan ke konsumen Tanah Air, yakni yang bertransmisi otomatis CVT dan manual 5 speed. Bocoran halusnya, soal harga bakal di bawah Rp 200 juta dan bisik-bisiknya di kisaran Rp 165 juta.

Sebelum resmi diperkenalkan pada publik, OTOMOTIF berkesempatan untuk merasakan langsung Iriz. Baik yang bertransmisis otomatis CVT maupun manual.

Jalanan di Sentul City, Bogor memang pas dijadikan tempat untuk jajal langsung Iriz. Soalnya semua ada di situ, dari trek lurus, menikung, tanjakan maupun turunan. Seperti ini, rasanya sejenak bercengkrama dengan Iriz 1.3 CVT dan M/T. * (oct/otomotifnet.com)

Mesin Powerful

Meskipun desainnya city car, namun Iriz diciptakan untuk mampu membawa penumpangnya melakukan perjalanan panjang. Itu dibuktikan dengan penggunaan jok berbalut bahan fabric yang terasa tebal dan nyaman.

Sebelum membawa Iriz ke luar kandang, seting dulu posisi kemudi. Oleh karena hanya bisa diseting naik dan turun (tilt), maka harus diikuti dengan maju mundurkan jok, untuk mencari posisi nyaman berkendara.

Spidometer terdapat LCD mutifungsi yang bisa membuat pengemudi mengetahui banyak informasi. Dari bahan bakar, temperatur mesin, kecepatan rata-rata, sisa bahan bakar dalam km, pengingat servis, Trip A dan lain-lain.

Untuk mengetahui itu semua, bisa menekan tombol yang adanya di ujung tuas wiper. Oh iya, beda dengan kebanyakan merek Jepang, pada Iriz tuas untuk sein adanya di kiri dan kanan untuk wiper ya.

Door trim dan dasbor menggunakan bahan plastik keras dengan motif kulit jeruk. Audio dengan CD Player dan bisa koneksi melalui Bluetooth.

Performa maksimal yang didapat dari mesin 4WP 1.3 VVT, mencapai angka 93 dk/5.750 rpm. Ini tentunya lebih besar, misal dibanding hatchback Datsun Go Panca yang dengan kapasitas mesin sama, hanya menghasilkan tenaga maksimal 67 dk.

Dengan torsi yang mencapai 120 Nm/4.000 rpm, tentunya Iriz bisa diandalkan untuk menelusuri kemacetan lalu lintas. Itu kalau mengendarai Iriz bertransmisi manual.

Lain cerita kalau pakainya yang otomatis CVT. Pengemudi harus lebih sabar, pasalnya dengan transmisi ini Iriz enggak bisa langsung diajak berakselerasi.

Dengan kata lain, pedal gas mesti diurut untuk kemudian bisa mendapatkan performa mesin yang maksimal. Tapi dengan penggunaan transmisi otomatis CVT ini, perjalanan terasa smooth karena tak ada lagi perpindahan gigi.

Suspensinya menggunakan Macpherson strut dengan stabilizer bar di depan dan torsion beam axle di belakang. “Pengembangan selama 5 tahun terhadap Iriz, merupakan kerjakeras tim Proton dan Lotus,” jelas Shahidin Sahamid.

Iriz stabil saat diajak menikung maupun saat harus mendahuli kendaraan di depannya. Electric power steering yang digunakan pada Iriz, terasa enteng di kecepatan rendah dan jadi lebih berat saat gas pol.

Fitur Keselamatan

Oleh karena pengemudi bisa enjoy berkendara di dalam kota maupun luar kota, maka ada seabrek fitur keselamatan yang ada di Iriz. Airbag dan ABS sudah jadi barang umum pada fitur keselamatan. Mau tahu yang lainnya?

Electronic Stability Control (ESC)         Membuat mobil tetap stabil ketika menikung.
Traction Control System (TCS)             Agar roda enggal kehilangan traksi.
Electronic Brake Distribution (EBD)      Buat memastikan rem bekerja efektif, sehingga memperpendek jarak pengereman
Brake Assist (BA)                               Untuk mendukung pengemudi mencapai kemungkinan jarak terpendek untuk berhenti, dalam situasi rem mendadak
Hill Hold Assist (HHA)                         Berfungsi mencegah kendaraan mundur atau turun ketika ada pada jalan terjal
Whiplash Protection Headrest              Mencegah salah urat pada leher
Impact Sensing Door Unlock                Kunci pintu terbuka secara otomatis, ketika mengalami tabrakan

EDITOR

rio

Top